Penyebab Kematian Afif Maulana Tak Kunjung Terungkap, KPAI: Negara Belum Berikan Keadilan Bagi Korban

Selasa, 30 Juli 2024 | 17:10 WIB
Penyebab Kematian Afif Maulana Tak Kunjung Terungkap, KPAI: Negara Belum Berikan Keadilan Bagi Korban
Komisioner KPAI, Dian Sasmita saat menerima kunjungan keluarga Afif Maulana. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima kunjungan dari pihak keluarga Afif Maulana (13) yang tewas diduga akibat penganiayaan yag dilakukan oleh aparat kepolisian di Padang.

Keluarga Afif Maulana didampingi oleh sejumlah lembaga, di antaranya Komnas Perempuan, Komnas HAM, LBH Muhammadiyah dan KontraS.

Komisioner KPAI, Dian Sasmita mengatakan, pertemuan tersebut guna membahas keberlangsungan kasus tersebut yang seakan jalan di tempat lantaran hingga saat ini belum dilakukannya ekshumasi dan autopsi ulang guna mengetahui penyebab kematian Afif.

“Kami, KPAI, Komnas Perempuan dan LPSK, telah hadir juga untuk mendiskusikan, langkah-langkah strategis yang harus dilakukan, segera kami lakukan untuk mendorong ekshumasi ini,” kata Dian, di KPAI, Selasa (30/7/2024).

Dian mengaku, pihaknya telah bersurat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait permintaan agar kasus ini ditangani secara cepat, pada 16 Juli lalu.

Kemudian, KPAI juga meminta agar Polri melakukan ekshumasi terhadap jenazah Afif, namun hingga saat ini belum ada hal kongkrit soal penanganan kasus ini

“Namun sampai dengan hari ini, sampai jam ini kami belum mendapatkan respons apapun dari Kapolri. Ini menjadi catatan kami bahwa penanganan kasus terhadap kematian anak AM ini dilakukan dengan lambat. Ini artinya negara kepolisian belum bisa memberikan keadilan bagi anak korban, dan keluarga,” bebernya.

Dian menilai, kematian Afif harus dilakukan secara cepat, transparan, dan profesional. Kemudian, penyelidikan juga harus dilakukan dengan mengedepankan pembuktian yang ilmiah lewat scientific crime bukan berdasarkan pengakuan.

“Kami mendorong adanya ekshumasi sebagai salah satu bentuk, memperkuat pembuktian. Menunjukkan juga kebenaran, apakah benar stetmen selama ini oleh Kapolda Sumbar bahwa anak Afif terjatuh terpeleset, dan lain-lain seperti itu,” katanya.

Baca Juga: Agar Kasusnya Terang Benderang, KPAI, LPSK hingga Komnas HAM Diminta Kompak Ekshumasi Jenazah Afif Maulana

Dian sendiri mengaku jika tidak percaya dengan pengakuan Kapolda Sumatera Irjen Suharyono soal penyebab kematian Afif akibat terjatuh dari ketinggian dan mengalami luka-luka yang hanya terjadi dinagian kiri tubuh korban saja.

“Itu sangat tidak mungkin, apalagi jatuhnya juga telentang. Jadi kami mendorong sekali, supaya ekshumasi dilakukan segera,” katanya.

“Kalau Kapolri tidak melakukan, sampai hari ini pun kami bertanya, Kapolri seharusnya memberikan jawaban, kenapa berlarut-larut. Ini perlu disampaikan secara terang, supaya kita semua paham, dan tentunya pihak keluarga bisa mendapatkan penjelasan,” imbuh Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI