Perempuan Menang Pilkada Jumlahnya Makin Sedikit, Pengamat Sebut Dampak dari Dinasti Politik

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 01 Agustus 2024 | 18:24 WIB
Perempuan Menang Pilkada Jumlahnya Makin Sedikit, Pengamat Sebut Dampak dari Dinasti Politik
Ilustrasi Pilkada. (Antara)

Suara.com - Perempuan dinilai masih kalah eksistensinya dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). Meski jumlah kepesertaanya terus meningkat setiap musim pemilu, namun The Indonesian Institute (TII) mencatat bahwa kemenangan perempuan di Pilkada justru menurun.

Peneliti bidang politik TII, Felia Primaresti, memperkirakan kalau persaingan antar perempuan sendiri kian ketat. Ditambah lagi masih melekatnya unsur dinasti politik di dalam partai itu sendiri.

"Jumlah kandidat dan kursinya selalu naik, tapi tingkat kemenangannya justru terus turun. Hal ini menunjukkan persaingan antar perempuan di partai sangat ketat. Ini dibuktikan dengan masih tingginya angka perempuan yang terafiliasi dengan dinasti politik," kata Felia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/8/2024).

Felia juga mengkritik penyelenggara Pemilu yang seperti tidak mengindahkan syarat keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen untuk setiap dapil parpol. Aturan itu tertulis dalam Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 245.

"Justru malah menurunkan pembulatannya saat Pemilu 2024," kata dia.

Meski ada peningkatan jumlah perempuan yang mencalonkan diri, keberhasilan mereka dalam memenangkan kursi justru menurun. Menurut Felia, kondisi itu menunjukkan adanya hambatan struktural yang signifikan di dalam partai politik.

Terlebih bagi politisi perempuan yang memang tidak memiliki hubungan dinasti politik dengan petinggi parpol.

"Persaingan antar perempuan semakin ketat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki afiliasi politik kuat atau dukungan dari dinasti politik. Dengan kata lain, akses perempuan dalam politik ke posisi kekuasaan masih dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal selain kemampuan mereka sendiri," lanjut Felia.

Rintangan itu diakui pula oleh anggota DPR Fraksi PKS Diah Nurwitasari. Dia mengungkapkan bahwa selain faktor dinasti, politisi perempuan juga hadapi rintangan berupa adu popularitas keterkenalan oleh masyarakat.

baca juga

Pragmatisme masyarakat yang cenderung memilih kandidat berdasarkan popularitas dan kekuatan ekonomi daripada kapabilitas, serta kendala internal yang sering kali menghambat partisipasi aktif perempuan dalam politik.

"Pragmatisme masyarakat juga menjadi tantangan besar, di mana mereka lebih memilih kandidat yang populer dibandingkan yang benar-benar memiliki kapabilitas. Belum lagi dampak dari politik uang. Selain itu, ada juga kendala internal dalam partai yang sering kali menghambat partisipasi aktif perempuan," ujar Diah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diusung PAN Maju Pilkada Jakarta, Zita Anjani: Saya Ngefans Pak Anies, Kaesang Bagus Banget

Diusung PAN Maju Pilkada Jakarta, Zita Anjani: Saya Ngefans Pak Anies, Kaesang Bagus Banget

Kotak Suara | Kamis, 01 Agustus 2024 | 18:20 WIB

Bantah Kampanye di Pasar Tanah Abang, Jusuf Hamka: Saya Tak Cari Jabatan, Kalau Allah Rida Kun Fayakun

Bantah Kampanye di Pasar Tanah Abang, Jusuf Hamka: Saya Tak Cari Jabatan, Kalau Allah Rida Kun Fayakun

Kotak Suara | Kamis, 01 Agustus 2024 | 18:20 WIB

Sebut Prabowo Sibuk, Zulhas Bantah KIM Deadlock soal Pilkada Jakarta: Kami Tetap Harmonis

Sebut Prabowo Sibuk, Zulhas Bantah KIM Deadlock soal Pilkada Jakarta: Kami Tetap Harmonis

Kotak Suara | Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:39 WIB

Dapat Rekomendasi dari DPP Gerindra, Sutrisna Wibawa dan Sumanto Siap Maju di Pilkada Gunungkidul

Dapat Rekomendasi dari DPP Gerindra, Sutrisna Wibawa dan Sumanto Siap Maju di Pilkada Gunungkidul

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:30 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×