Helikopter Jatuh di Nepal, 4 Turis China dan Pilot Tewas

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2024 | 20:11 WIB
Helikopter Jatuh di Nepal, 4 Turis China dan Pilot Tewas
Ilustrasi kecelakaan helikopter. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt]

Suara.com - Sebuah helikopter jatuh di Nepal tengah pada hari Rabu, menewaskan lima orang di dalamnya termasuk pilot dan empat turis Tiongkok.

Nepal memiliki rekam jejak buruk dalam keselamatan penerbangan dan republik Himalaya ini telah menyaksikan serentetan kecelakaan pesawat ringan dan helikopter yang mematikan selama beberapa dekade.

Helikopter Air Dynasty sedang menuju ke Syabrubesi, titik awal bagi banyak rute trekking yang populer di kalangan wisatawan, dari ibu kota Kathmandu.

Pesawat tersebut kehilangan kontak sekitar tiga menit setelah lepas landas, menurut siaran pers dari Otoritas Penerbangan Sipil, dan jatuh di distrik Nuwakot di utara ibu kota.

Helikopter lain segera dikirim ke lokasi kecelakaan untuk diselamatkan, katanya.

“Kelima orang di dalamnya termasuk pilot tewas,” kata juru bicara polisi Dan Bahadur Karki kepada AFP.

Petugas distrik Nuwakot Ram Krishna Adhikari mengatakan lima mayat telah diangkat dari lokasi kecelakaan.

“Itu jatuh di kawasan hutan di lereng bukit. Kami belum tahu penyebab atau bagaimana kejadiannya,” ujarnya dari lokasi jatuhnya pesawat.

Adhikari mengatakan bahwa personel polisi dan tentara dikerahkan setelah penduduk setempat memberi tahu dia tentang kecelakaan dan kebakaran di lokasi tersebut.

Industri penerbangan Nepal telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, membawa barang dan orang dari daerah yang sulit dijangkau serta trekker dan pendaki asing.

Namun tempat ini terganggu oleh keamanan yang buruk karena kurangnya pelatihan dan pemeliharaan, ditambah lagi dengan kondisi geografis pegunungan Nepal yang berbahaya.

Republik Himalaya ini memiliki beberapa landasan pacu yang paling terpencil dan rumit di dunia, diapit oleh puncak-puncak yang tertutup salju dengan pendekatan yang menimbulkan tantangan bahkan bagi pilot ulung sekalipun.

Uni Eropa telah melarang semua maskapai penerbangan Nepal memasuki wilayah udaranya karena alasan keamanan.

Insiden hari Rabu ini terjadi dua minggu setelah kecelakaan pesawat di Kathmandu yang menewaskan 18 penumpang kecuali pilotnya.

Enam orang, termasuk lima anggota keluarga Meksiko, tewas ketika sebuah helikopter jatuh segera setelah lepas landas di wilayah Everest pada tahun 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilot Selandia Baru Ditembak dan Dibakar OPM, Begini Kronologi Satgas Cartenz Evakuasi Jasad Glen ke Timika

Pilot Selandia Baru Ditembak dan Dibakar OPM, Begini Kronologi Satgas Cartenz Evakuasi Jasad Glen ke Timika

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 13:54 WIB

Detik-detik Menegangkan Pesawat Saurya Airlines Jatuh di Nepal, Petugas Bandara Hanya Bisa Terdiam

Detik-detik Menegangkan Pesawat Saurya Airlines Jatuh di Nepal, Petugas Bandara Hanya Bisa Terdiam

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 01:19 WIB

Pilot jadi Orang Satu-satunya yang Selamat dalam Tragedi Pesawat Jatuh di Nepal, Begini Kondisinya

Pilot jadi Orang Satu-satunya yang Selamat dalam Tragedi Pesawat Jatuh di Nepal, Begini Kondisinya

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 04:00 WIB

Pesawat Saurya Airlines Jatuh di Kathmandu Nepal, 18 Orang Tewas

Pesawat Saurya Airlines Jatuh di Kathmandu Nepal, 18 Orang Tewas

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 14:16 WIB

Harga Helikopter Bell 505 yang Jatuh di Bali Gegara Terlilit Tali Layangan

Harga Helikopter Bell 505 yang Jatuh di Bali Gegara Terlilit Tali Layangan

News | Sabtu, 20 Juli 2024 | 17:08 WIB

Helikopter Jatuh di Bali, Polisi Pastikan 5 Penumpang Selamat

Helikopter Jatuh di Bali, Polisi Pastikan 5 Penumpang Selamat

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 20:55 WIB

Terkini

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB