Pakar Buaya Ternama Dihukum 10 Tahun Penjara atas Tindak Pelecehan Hewan

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:08 WIB
Pakar Buaya Ternama Dihukum 10 Tahun Penjara atas Tindak Pelecehan Hewan
Ilustrasi buaya. (AFP)

Suara.com - Seorang mantan ahli zoologi BBC dan pakar buaya ternama, telah dijatuhi hukuman lebih dari 10 tahun penjara di Australia karena melakukan tindakan kekejaman terhadap hewan.

Adam Britton, 53 tahun, yang lahir di West Yorkshire dan kemudian pindah ke Australia, dinyatakan bersalah atas 56 dakwaan terkait penyiksaan dan pelecehan seksual terhadap puluhan anjing di tanah miliknya di pedesaan.

Dalam putusan Mahkamah Agung Darwin pada hari Kamis, Britton dijatuhi hukuman 10 tahun lima bulan, dengan masa bebas bersyarat selama enam tahun, yang berlaku surut sejak penangkapannya pada bulan April 2022.

Hakim, Ketua Mahkamah Agung Michael Grant, menggambarkan tindakan Britton sebagai "kebejatan yang tak terbayangkan" dan menjatuhkan larangan seumur hidup baginya untuk memiliki atau berada di sekitar hewan jenis mamalia apa pun.

Sebelum menjatuhkan hukuman, Hakim Grant memperingatkan mereka yang berada di ruang sidang tentang rincian kejahatan Britton yang mengganggu, yang melibatkan "kekejaman yang mengerikan terhadap hewan".

"Kebejatan Anda berada di luar konsepsi manusia biasa", katanya.

Kasus Britton mengejutkan banyak orang, terutama karena ia telah membangun reputasi sebagai akademisi dan pakar buaya yang disegani. Ia sebelumnya bekerja di Universitas Charles Darwin dan bahkan menjadi pembawa acara penyiar terkenal David Attenborough selama pembuatan film serial BBC Life in Cold Blood.

Ilustrasi Anjing Collie/Pexels
Ilustrasi Anjing Collie/Pexels

Namun, kehidupan gandanya terungkap setelah informasi anonim membuat pihak berwenang menemukan tindakannya yang mengerikan.

Pelanggaran Britton, yang dimulai pada tahun 2014, melibatkan pelecehan seksual terhadap anjing peliharaannya sendiri, Ursa dan Bolt, di "ruang penyiksaan" rahasia di propertinya di McMinns Lagoon dekat Darwin.

baca juga

Ia melanjutkan tindakan ini hingga penangkapannya pada tahun 2022, setelah video kejahatannya dibagikan secara daring. Video tersebut, yang didistribusikan Britton dengan nama samaran, digunakan untuk mendorong orang lain melakukan pelanggaran serupa.

"Kenikmatan Anda yang murni dan murni terbukti memuakkan dari materi yang direkam", kata Hakim Grant tentang video tersebut.

Selama proses vonis, terungkap bahwa Britton telah memperoleh banyak anjing yang disiksanya dari pemilik yang tidak menaruh curiga melalui platform daring seperti Gumtree Australia. Ia memikat pemilik hewan peliharaan dengan berpura-pura menawarkan rumah yang penuh kasih sayang, tetapi kemudian justru membuat hewan-hewan tersebut mengalami kekejaman yang tak terbayangkan.

Pengadilan juga mendengar bahwa Britton memiliki dan mendistribusikan materi pelecehan seksual anak, yang menambah beratnya kejahatannya.

Setelah penangkapannya, polisi menyita banyak perangkat elektronik dan senjata dari rumah Britton. Pengungkapan tersebut telah memicu kemarahan publik, dengan aktivis hak-hak binatang mengecam hukuman tersebut karena terlalu ringan.

Emma Hurst, seorang anggota parlemen untuk Partai Keadilan Hewan di New South Wales, mengkritik hukuman tersebut sebagai "sangat lemah," dengan menyatakan: "Pria ini berbahaya bagi hewan lain dan masyarakat."

Istri Britton, Erin, yang tidak mengetahui kejahatannya, dilaporkan telah mengubah nama belakangnya sejak pengungkapan tersebut. Properti pasangan itu, tempat terjadinya pelecehan, disiapkan untuk dijual, tetapi sebelumnya dirusak dengan tulisan "Pembunuh Anjing" yang disemprotkan di dinding.

Di pengadilan, Britton menyatakan penyesalannya melalui surat yang dibacakan oleh pengacaranya, dengan menyatakan bahwa ia telah berjuang melawan gangguan parafilik yang langka. Gangguan ini didefinisikan sebagai memiliki minat, dorongan, fantasi, atau perilaku seksual yang terus-menerus dan berulang dengan intensitas yang nyata yang melibatkan objek, aktivitas, atau bahkan situasi yang sifatnya tidak biasa.

"Saya sangat menyesali rasa sakit dan trauma yang saya sebabkan pada hewan yang tidak bersalah dan akibatnya pada keluarga, teman, dan anggota masyarakat yang saya pengaruhi", katanya.

Britton juga berjanji untuk mencari pengobatan jangka panjang dan meminta privasi bagi keluarganya saat mereka berusaha untuk pulih dari cobaan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terekam Kamera! Detik-detik Anjing Jatuh dari Gedung Timpa Balita hingga Tewas

Terekam Kamera! Detik-detik Anjing Jatuh dari Gedung Timpa Balita hingga Tewas

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 16:52 WIB

Fuji Trauma Usai Terkena Pelecehan Seksual oleh Ibu-Ibu Tak Dikenal: Gue Pengen Nangis

Fuji Trauma Usai Terkena Pelecehan Seksual oleh Ibu-Ibu Tak Dikenal: Gue Pengen Nangis

Your Say | Kamis, 08 Agustus 2024 | 14:54 WIB

5 Fakta Kasus Pelecehan Seksual Fuji di Event Lari Kendari, 'Aku Lebih Baik Digebukin'

5 Fakta Kasus Pelecehan Seksual Fuji di Event Lari Kendari, 'Aku Lebih Baik Digebukin'

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2024 | 21:34 WIB

Siapa Sosok Pelaku Pelecehan Seksual Fuji Saat Event Lari di Kendari?

Siapa Sosok Pelaku Pelecehan Seksual Fuji Saat Event Lari di Kendari?

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2024 | 21:23 WIB

Bukan Robot AI! Seekor Anjing Jebloskan Dokter Pedofil ke Penjara Berkat Indra Penciumannya

Bukan Robot AI! Seekor Anjing Jebloskan Dokter Pedofil ke Penjara Berkat Indra Penciumannya

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:31 WIB

Sisa Manusia Ditemukan di Perut Buaya 4,9 Meter, Diduga Nelayan yang Hilang

Sisa Manusia Ditemukan di Perut Buaya 4,9 Meter, Diduga Nelayan yang Hilang

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 15:09 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×