Ekonomi Jakarta Diprediksi Bakal Tumbuh 5,6 persen Tahun 2024, Ini Alasannya

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2024 | 22:00 WIB
Ekonomi Jakarta Diprediksi Bakal Tumbuh 5,6 persen Tahun 2024, Ini Alasannya
Foto udara pemandangan di Kota Jakarta, Senin (18/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Perekonomian Jakarta pada tahun 2024 ini diprediksi bakal mengalami pertumbuhan sebanyak 5,6 persen dibandingkan tahun lalu alias year on year (yoy). Hal ini dikarenakan sejumlah faktor yang terjadi sepanjang tahun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta, Arlyana Abubakar mengatakan, ada dua faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun ini, yakni permintaan konsumsi Rumah Tangga (RT) dan investasi.

"Untuk keseluruhan tahun 2024, perekonomian Jakarta diprakirakan tumbuh kuat dalam kisaran 4,80-5,60 persen (yoy)," ujar Arlyana kepada wartawan, Kamis (8/8/2024).

"Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga (RT) dan investasi diprakirakan akan tetap menjadi penggerak perekonomian Jakarta pada tahun 2024," lanjutnya menambahkan.

Peningkatan konsumsi rumah tangga, kata Arlyana, belakangan meningkat karena maraknya kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) hingga penyelanggaraan Pemilu 2024.

Sementara, peningkatan investasi terjadi karena adanya proyek-proyek strategis yang dikerjakan tahun jamak alias multi years.

Lalu, lapangan usaha perdagangan, jasa keuangan, informasi dan komunikasi, serta industri pengolahan juga turut tumbuh meningkat.

Memasuki Triwulan III 2024, Arlyana memperkirakan perekonomian Jakarta bakal tetap kuat. Penyebabnya adalah stabilnya permintaan domestik yang tercermin salah satunya dari Indeks Ekspektasi Konsumen BI untuk 6 bulan yang akan datang.

"Kinerja ekspor juga diperkirakan terus membaik didorong oleh kembali dilakukannya ekspor, utamanya otomotif ke beberapa negara tujuan ekspor, termasuk Jepang yang sebelumnya sempat terhenti," ungkap Arlyana.

Dari sisi lapangan usaha, konstruksi diperkirakan meningkat sejalan dengan meningkatnya investasi dan akselerasi pembangunan proyek strategis.

Kinerja lapangan usaha industri pengolahan juga diperkirakan membaik didorong oleh perbaikan ekspor secara bertahap serta masih kuatnya permintaan domestik.

Lebih lanjut, ia juga memperkirakan inflasi Jakarta pada Triwulan III 2024 masih akan terjaga lantaran didukung berlanjutnya penurunan harga bawang merah yang sejalan dengan berlangsungnya periode panen.

Penurunan harga cabai merah dan daging ayam ras serta stabilnya harga beras juga masih berlangsung karena terjaganya pasokan.

Adapun prospek inflasi keseluruhan tahun 2024 diprakirakan terjaga dalam sasaran 2,5±1 persen (yoy).

Penurunan harga komoditas pangan juga didukung oleh perluasan kerjasama antar daerah (KAD) melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan serta penguatan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi RI Lagi Gawat! Pedagang Tanah Abang Ngeluh Masyarakat Ogah Belanja

Ekonomi RI Lagi Gawat! Pedagang Tanah Abang Ngeluh Masyarakat Ogah Belanja

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:49 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bisa Dicapai dengan Usaha Lestari

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bisa Dicapai dengan Usaha Lestari

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2024 | 17:58 WIB

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, IMF Tetap Kasih Jempol

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, IMF Tetap Kasih Jempol

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2024 | 10:55 WIB

Terkini

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:00 WIB

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:59 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:31 WIB

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 05:45 WIB