Jenazah WNI Tewas Ditembak Di Malaysia Dimakamkan Di Lombok

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 13:23 WIB
Jenazah WNI Tewas Ditembak Di Malaysia Dimakamkan Di Lombok
Jenazah korban Gafur saat dimakamkan di Pemakaman umum Desa Waringin, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB, Jumat (09/08/2024) (ANTARA/HO-Dimas)

Suara.com - Jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tewas ditembak di Malaysia, telah tiba dan langsung dimakamkan di Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

"Jenazah korban telah tiba di kampung halaman," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur M Hairi di Lombok Timur, Jumat (9/8/2024).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah melakukan koordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka upaya pemulangan jenazah korban.

Jenazah korban dipulangkan melalui jalur udara dari Malaysia menuju Jakarta, kemudian menuju Bandara Internasional Lombok. Setelah itu dilakukan penjemputan oleh pihak keluarga di kargo bandara dan langsung dibawa menggunakan mobil ambulans ke rumah duka.

"Setelah tiba hari ini langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat selesai shalat Jumat sesuai harapan keluarga," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Menurut dia, korban berangkat secara ilegal, sehingga data di dinas tidak ada. Namun, pihaknya tetap melakukan upaya untuk memulangkan jenazah korban agar bisa dimakamkan di kampung halaman sesuai harapan keluarga.

"Pemulangan tetap kami upayakan sesuai dengan harapan keluarga," katanya.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching terus memonitor penanganan kasus seorang Pekerja Migran Indonesia asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), bernama Gafur yang tewas ditembak di kebun sawit Simpang Ngu, Niah, Miri, Sarawak, Malaysia.

Konsul Jenderal Republik Indonesia Kuching R Sigit Witjaksono dalam pesan singkatnya saat dihubungi dari Kuala Lumpur, Jumat, mengatakan jenazah baru diautopsi oleh aparat kepolisian setempat pada Kamis (1/8/2024).

Ia juga mengatakan staf teknis Polri dan tim perlindungan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching masih terus memonitor lebih lanjut penanganan kasus tersebut.

Kepala Polisi Daerah (KPD) Miri Alexson Naga Chabu dalam sebuah pernyataan media membenarkan telah menerima satu laporan dari seorang warga asing pada Senin (29/7) sekitar pukul 20.00 waktu setempat (pukul 19.00 WIB) berkaitan kasus penemuan mayat laki-laki di kawasan perkebunan sawit swasta, Sepupok, Niah, Miri, Sarawak.

Investigasi awal dari polisi setempat mendapati jenazah diyakini adalah warga asing. Namun demikian tidak disebutkan asal negaranya.

Saat ini pihak kepolisian setempat masih mencari tersangka, saksi dan keterangannya dalam kejadian itu, serta barang bukti untuk membantu proses penyelidikan. Surat penyidikan telah dibuka dan penyidikan dilakukan berdasarkan Pasal 302 Kanun Keseksaan (KUHP).

Laporan Utusan Borneo, berdasarkan keterangan KPD Miri, menyebutkan warga asing itu meninggal dengan luka tembak pada anggota badan di kawasan kebun sawit swasta. Korban berusia 40 tahun meninggal dengan luka tembak pada dahi, mata, leher dan perut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngebet Salip Ranking FIFA Timnas Indonesia, Malaysia Bikin Turnamen Sendiri Lawan Tim Kuat Asia

Ngebet Salip Ranking FIFA Timnas Indonesia, Malaysia Bikin Turnamen Sendiri Lawan Tim Kuat Asia

Bola | Kamis, 08 Agustus 2024 | 09:10 WIB

Danish Hakimi Buka Akun Instagram Lagi, Langsung Dicibir Netizen karena Aksi Melet

Danish Hakimi Buka Akun Instagram Lagi, Langsung Dicibir Netizen karena Aksi Melet

Bola | Kamis, 08 Agustus 2024 | 07:59 WIB

Remehkan Garuda Hancur Lebur di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siap-siap Malaysia Salip Ranking FIFA Timnas Indonesia

Remehkan Garuda Hancur Lebur di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siap-siap Malaysia Salip Ranking FIFA Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:21 WIB

Tewas Diberondong Peluru, Penembak WNI di Malaysia Masih 'Bergentayangan'

Tewas Diberondong Peluru, Penembak WNI di Malaysia Masih 'Bergentayangan'

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 10:10 WIB

Negara Asia Tenggara Ini Jadi yang Pertama Peringatkan Warganya Tak Berkunjung ke Inggris usai Kerusuhan

Negara Asia Tenggara Ini Jadi yang Pertama Peringatkan Warganya Tak Berkunjung ke Inggris usai Kerusuhan

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:35 WIB

Indra Sjafri: Saya Pernah Dipecat Gara-gara Kalah dari Malaysia

Indra Sjafri: Saya Pernah Dipecat Gara-gara Kalah dari Malaysia

Bola | Minggu, 04 Agustus 2024 | 06:38 WIB

Diseret Warga ke Kantor Polisi, Begini Nasib Ibu Dua Anak usai Live Syur di TikTok

Diseret Warga ke Kantor Polisi, Begini Nasib Ibu Dua Anak usai Live Syur di TikTok

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:47 WIB

Terkini

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB