Kekalahan Terbesar Rusia, Pasukan Chechnya yang Ditakuti Kini Menjadi Tawanan Ukraina?

Bella

Selasa, 13 Agustus 2024 | 05:00 WIB
Kekalahan Terbesar Rusia, Pasukan Chechnya yang Ditakuti Kini Menjadi Tawanan Ukraina?
Tangkapan layar diduga pasukan Chechnya menjadi tawanan Ukraina. (Suara.com/via x.com/niyso_eng)

Suara.com - Pasukan Chechnya yang tergabung dalam angkatan bersenjata Rusia telah menyerah dalam jumlah besar ke Ukraina di wilayah Kursk. Penyerahan ini mencerminkan kekalahan yang signifikan bagi Rusia, terutama karena wilayah tersebut seharusnya dipertahankan oleh kekuatan yang dikenal karena kekejamannya.

Rekaman video yang beredar menunjukkan pasukan Chechnya, yang dikenal sebagai unit elit di bawah pimpinan Ramzan Kadyrov, saat mereka ditangkap sebagai tawanan perang.

Dalam video tersebut, beberapa anggota unit Akhmat yang sebelumnya dianggap sebagai pasukan khusus terlihat terikat tangan dan mata mereka tertutup. Mereka mengaku berasal dari Grozny, ibu kota Chechnya, dan menyatakan bahwa mereka ditinggalkan oleh komandan mereka ketika menghadapi serangan dari pasukan Ukraina.

"Saat kami diserbu, kami tidak melihat satu pun dari komandan kami," kata salah seorang tawanan.

"Kami dikepung dan mendapat tembakan gencar, jadi kami memutuskan untuk menyerah daripada terkubur di sana." lebih lanjutnya.

Penyerahan massal ini terjadi di wilayah Rusia yang seharusnya dipertahankan, menandakan kegagalan besar dalam upaya pelestarian Rusia. Selain itu, pasukan Ukraina juga menahan banyak wajib militer yang tidak dilatih, yang sebelumnya dijanjikan oleh Putin tidak akan dikirim ke medan perang selama mereka menjalani tugas.

Seorang wajib militer berusia 21 tahun, Ilfat Kharedinov, mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya dikirim ke garis depan meskipun mereka belum berlatih dengan baik.

“Saya adalah seorang prajurit wajib militer dari angkatan bersenjata Federasi Rusia. Kami dikirim ke perbatasan, tempat seharusnya hanya pasukan berlatih yang bertugas. Kami dikirim ke garis pertahanan pertama seperti daging,” ujar Kharedinov, memohon untuk menyelamatkan.

Keluarga wajib militer yang terlibat dalam konflik kini mulai panik dan mengajukan petisi kepada Presiden Vladimir Putin.

baca juga

Oksana Deeva, ibu dari seorang wajib militer, mengajukan petisi yang kini telah ditandatangani oleh ribuan orang, menuntut agar anak-anak mereka yang tidak didengarkan ditarik dari medan perang.

“Kami meminta Anda untuk mengeluarkan para wajib militer dari wilayah aksi militer. Mereka tidak memiliki pengalaman atau senjata. Lindungi nyawa mereka,” tulis Deeva dalam petisinya.

Seruan ini mencerminkan kemarahan dan kekhawatiran yang meluas di kalangan keluarga prajurit Rusia, tekanan ketidakpuasan terhadap keputusan Putin untuk mengerahkan pasukan yang tidak siap. Sementara itu, Kremlin diperkirakan akan segera membalas dengan tindakan yang lebih tegas sebagai balasan atas kekalahan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibocorkan Media Asing, Jumlah Poin Ranking FIFA yang Didapat Timnas Indonesia Jika Kalahkan Raksasa Dunia

Dibocorkan Media Asing, Jumlah Poin Ranking FIFA yang Didapat Timnas Indonesia Jika Kalahkan Raksasa Dunia

Bola | Minggu, 11 Agustus 2024 | 18:00 WIB

Rakyat Jepang Desak Amerika Serikat Minta Maaf atas Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki

Rakyat Jepang Desak Amerika Serikat Minta Maaf atas Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 10:02 WIB

Cerita Ratusan Warga India Jadi Tentara Bayaran Rusia: 91 Tewas, 69 Masih Di Medan Perang Ukraina

Cerita Ratusan Warga India Jadi Tentara Bayaran Rusia: 91 Tewas, 69 Masih Di Medan Perang Ukraina

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 01:15 WIB

Bocoran Media Asing, Timnas Indonesia Lawan Raksasa Sepak Bola Dunia di FIFA Matchday Oktober!

Bocoran Media Asing, Timnas Indonesia Lawan Raksasa Sepak Bola Dunia di FIFA Matchday Oktober!

Bola | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 16:20 WIB

Wanita Berkewarganegaraan AS-Rusia Dituntut 15 Tahun Penjara usai Donasi ke Lembaga Pro-Ukraina

Wanita Berkewarganegaraan AS-Rusia Dituntut 15 Tahun Penjara usai Donasi ke Lembaga Pro-Ukraina

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 21:05 WIB

Prabowo Kunjungan ke China dan Rusia, Pengamat: Orientasi Politik Luar Negeri Indonesia Tunjukkan Pergeseran

Prabowo Kunjungan ke China dan Rusia, Pengamat: Orientasi Politik Luar Negeri Indonesia Tunjukkan Pergeseran

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 22:20 WIB

Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Kunjungi Teheran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Kunjungi Teheran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×