Pria di Inggris Dijatuhi Hukuman Penjara Setelah Meludahi dan Menghina Sopir Bus: Teroris Muslim

Bella | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:27 WIB
Pria di Inggris Dijatuhi Hukuman Penjara Setelah Meludahi dan Menghina Sopir Bus: Teroris Muslim
Pria di Inggris lakukan tindakan rasisme terhadap seorang supir Bus (Foto/Dok: X)

Suara.com - Seorang pria bernama Michael Mongan (39), dijatuhi hukuman 10 bulan penjara di Inggris setelah melakukan pelecehan rasial terhadap seorang sopir bus Muslim di Hayes.

Insiden tersebut terjadi pada 7 Agustus ketika Mongan, yang marah setelah kartu pembayarannya ditolak, melontarkan hinaan Islamofobia dan meludahi sopir bus tersebut. Aksinya terekam dalam video yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Mongan terdengar berulang kali meneriakkan hinaan seperti "teroris Muslim" dan menggunakan kata-kata kasar, serta mendesak pengemudi untuk turun dari bus sambil memukul layar pelindung yang ada di depannya. Tindakan agresif ini diduga dipicu oleh kerusuhan yang terjadi baru-baru ini di seluruh Inggris, di mana kelompok sayap kanan menyebarkan kebencian rasial dan Islamofobia.

Crown Prosecution Service (CPS) menyatakan bahwa aksi Mongan dipengaruhi oleh situasi kacau yang melanda Inggris selama beberapa hari terakhir.

Kerusuhan tersebut dimulai setelah klaim palsu tersebar online bahwa seorang pencari suaka Muslim bertanggung jawab atas penusukan yang menewaskan tiga anak di Southport pada 29 Juli. Namun, pihak berwenang kemudian mengidentifikasi penyerang sebenarnya sebagai Axel Rudakubana, seorang remaja berusia 17 tahun asal Cardiff yang lahir dari orang tua Rwanda.

Hingga 8 Agustus, polisi telah menangkap 483 orang dan mengajukan 149 dakwaan terkait kerusuhan yang terjadi di berbagai kota di Inggris.

Sebelumnya, serangan rasial juga dilakukan oleh tiga orang pria terhadap seorang wanita bernama Maya Amangeldiyeva di Herne Bay, Kent. Insiden mengerikan ini terjadi pada Senin malam dan juga diduga terkait dengan gelombang kerusuhan anti-imigran yang melanda Inggris akhir pekan lalu.

Maya, seorang pengusaha kelahiran Turkmenistan yang telah tinggal di Inggris selama 15 tahun, dikenal luas atas dedikasinya dalam membantu komunitas melalui pengelolaan kafe komunitas, bank makanan, dan toko gratis. Meski telah menerima paspor Inggris dan menjadi figur terkemuka di komunitasnya, Maya telah menjadi sasaran kampanye kebencian selama dua tahun terakhir.

Menurut kesaksiannya kepada Mirror, Maya, yang berusia 36 tahun, menceritakan bagaimana tiga pria bertopeng mendekatinya di dekat tepi laut kota Herne Bay. Mereka menggunakan bahasa kasar yang mencerminkan kebencian rasial, memanggilnya "imigran asing yang kotor" dan menyuruhnya kembali ke negara asalnya.

Serangan tersebut semakin brutal ketika salah satu pria tersebut mendorongnya hingga terjatuh, sementara dua lainnya menendangnya berkali-kali. Akibat serangan ini, Maya menderita cedera serius dan harus dilarikan ke rumah sakit di Margate.

Maya menggambarkan insiden tersebut sebagai momen yang sangat menakutkan, di mana ia merasa tidak berdaya dan khawatir akan menjadi korban kekerasan seksual.

"Mereka bertiga, dan saya tidak bisa melakukan apa-apa. Saya hanya menangis dan terduduk di lantai sepanjang waktu," ujarnya sambil menyeka air mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manchester United Menggila di Bursa Transfer, Resmi Datangkan De Ligt dan Mazraoui

Manchester United Menggila di Bursa Transfer, Resmi Datangkan De Ligt dan Mazraoui

Bola | Rabu, 14 Agustus 2024 | 07:47 WIB

Penggemar Sepak Bola Inggris Habiskan Rp192 Miliar untuk Bir Selama Final Euro

Penggemar Sepak Bola Inggris Habiskan Rp192 Miliar untuk Bir Selama Final Euro

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 16:32 WIB

Jumlah Korban Meninggal Dunia di Gaza Capai 40 Ribu Orang, Lima Negara Ini Dukung Israel dari Serangan Iran

Jumlah Korban Meninggal Dunia di Gaza Capai 40 Ribu Orang, Lima Negara Ini Dukung Israel dari Serangan Iran

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:17 WIB

Manchester City Terancam Degradasi ke Liga 2 Liga Inggris karena Skandal Besar Ini

Manchester City Terancam Degradasi ke Liga 2 Liga Inggris karena Skandal Besar Ini

Bola | Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:08 WIB

Belum Debut, Elkan Baggott Sudah Dipuji-puji Pelatih Blackpool FC, Kenapa?

Belum Debut, Elkan Baggott Sudah Dipuji-puji Pelatih Blackpool FC, Kenapa?

Bola | Selasa, 13 Agustus 2024 | 08:51 WIB

Geger! Rudal Dilempar ke Mobil Polisi Saat Kerusuhan Inggris, Pelakunya Bikin Syok

Geger! Rudal Dilempar ke Mobil Polisi Saat Kerusuhan Inggris, Pelakunya Bikin Syok

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 01:05 WIB

Lebih dari 700 Orang Menyeberang Selat Inggris, Dua Diantaranya Tewas

Lebih dari 700 Orang Menyeberang Selat Inggris, Dua Diantaranya Tewas

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 20:07 WIB

Cerita Imigran di Inggris yang Mendapat Serangan Rasis: Kembalilah ke Negara Muslimmu!

Cerita Imigran di Inggris yang Mendapat Serangan Rasis: Kembalilah ke Negara Muslimmu!

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 19:47 WIB

Dua Pembalapnya Tampil Buruk di MotoGP Inggris 2024, Aprilia Kenapa?

Dua Pembalapnya Tampil Buruk di MotoGP Inggris 2024, Aprilia Kenapa?

Your Say | Senin, 12 Agustus 2024 | 15:18 WIB

Elkan Baggott Gabung Blackpool FC, Jurnalis Inggris Sebut Langkah Tepat?

Elkan Baggott Gabung Blackpool FC, Jurnalis Inggris Sebut Langkah Tepat?

Your Say | Senin, 12 Agustus 2024 | 11:11 WIB

Terkini

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB