Para Penggali Kubur di Gaza Berjuang Hadapi Lonjakan Korban Perang hingga Nyaris Kehabisan Ruang Pemakaman

Bella

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 05:50 WIB
Para Penggali Kubur di Gaza Berjuang Hadapi Lonjakan Korban Perang hingga Nyaris Kehabisan Ruang Pemakaman
Ilustrasi - Petugas menguburkan jenazah warga Palestina di kuburan massal di pemakaman Khan Yunis, Gaza selatan, Rabu (22/11/2023). [Mahmud HAMS/AFP]

Suara.com - Di tengah terik matahari yang menyengat, para penggali kubur di pemakaman Deir el-Balah, Gaza, bekerja tanpa henti. Mereka menyusun balok beton menjadi persegi panjang yang rapat, berdampingan, untuk kuburan-kuburan baru yang digali dengan cepat.

Lebih dari sepuluh bulan sejak perang Gaza dimulai, begitu banyak jenazah yang tiba di pemakaman ini, hingga mereka nyaris kehabisan ruang untuk menguburkannya.

“Pemakaman ini begitu penuh, kami sekarang menggali kuburan di atas kuburan lain, menumpuk jenazah dalam beberapa lapis,” ujar Saadi Hassan Barakeh, pria 63 tahun yang telah menghabiskan 28 tahun hidupnya sebagai penggali kubur, seperti dikutip dari Alarabiya, Jumat (16/8/2024).

Dalam semua perang di Gaza yang pernah ia alami, Barakeh mengaku tak pernah melihat keadaan seburuk ini.

Barakeh pernah bertanggung jawab atas pemakaman di Ansar yang memiliki luas 3,5 hektar. Namun kini, pemakaman itu pun telah penuh sesak dengan korban perang.

“Terlalu banyak jenazah,” katanya sambil menyeka keringat di wajahnya yang dipenuhi debu dan tanah dari kuburan yang baru digali.

Kini, Barakeh hanya menangani pemakaman Al-Soueid yang lebih luas, dengan area 5,5 hektar. Meski begitu, pekerjaannya tak menjadi lebih ringan. Ia bekerja setiap hari, mulai pukul enam pagi hingga enam sore, tanpa henti.

“Sebelum perang, kami hanya mengurus satu atau dua pemakaman per minggu, paling banyak lima,” kenangnya. “Sekarang, dalam seminggu ada saat-saat di mana saya menguburkan 200 hingga 300 orang. Ini tak dapat dipercaya.”

Perang yang telah menewaskan lebih dari 40.000 jiwa di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas, tidak hanya membebani masyarakat tetapi juga pemakaman di seluruh wilayah itu.

baca juga

Barakeh menyaksikan tragedi demi tragedi setiap hari. Dengan cangkul di tangan, ia memberikan semangat kepada 12 pekerjanya yang terus menggali dan menutup puluhan kuburan setiap hari. Namun, saat malam tiba, beberapa bayangan sulit dilupakan.

“Saya tak bisa tidur setelah melihat begitu banyak tubuh anak-anak yang hancur dan wanita-wanita yang telah meninggal,” ujarnya dengan suara lirih. Ia menambahkan, “Saya menguburkan 47 wanita dari satu keluarga.”

Di atas kepalanya, suara dengungan konstan drone pengintai Israel mengingatkan pada ancaman dari udara yang terus mengirimkan jenazah-jenazah baru ke pemakaman ini.

Bagi Barakeh dan timnya, hari-hari ini adalah perjuangan untuk tetap bertahan di tengah gelombang kematian yang tak pernah surut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Besar Diluncurkan Hizbullah ke Israel Lewat Terowongan Bawah Tanah, Ini Yang Terjadi

Rudal Besar Diluncurkan Hizbullah ke Israel Lewat Terowongan Bawah Tanah, Ini Yang Terjadi

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 21:31 WIB

Australia di Persimpangan Jalan, Antara Kemanusiaan dan Keamanan

Australia di Persimpangan Jalan, Antara Kemanusiaan dan Keamanan

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 21:19 WIB

Negosiasi Gencatan Senjata di Qatar untuk Gaza: Harapan Baru di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Negosiasi Gencatan Senjata di Qatar untuk Gaza: Harapan Baru di Tengah Ketegangan Timur Tengah

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 05:15 WIB

Kepala Intelijen Israel akan Mengikuti Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Qatar, Hamas Enggan Datang

Kepala Intelijen Israel akan Mengikuti Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Qatar, Hamas Enggan Datang

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:32 WIB

Donald Trump Telepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Lakukan Pembahasan Ini

Donald Trump Telepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Lakukan Pembahasan Ini

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:04 WIB

Alasan Hamas Tolak Ikut Serta dalam Perundingan Gencatan Senjata Hari Ini

Alasan Hamas Tolak Ikut Serta dalam Perundingan Gencatan Senjata Hari Ini

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:58 WIB

Ben-Gvir Provokasi Dunia dengan Serbuan ke Masjid Al-Aqsa, Rusia Langsung Blak-blakan

Ben-Gvir Provokasi Dunia dengan Serbuan ke Masjid Al-Aqsa, Rusia Langsung Blak-blakan

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:01 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×