Siapa Said Iqbal? Sosok Dibalik Gugatan Syarat Pilkada di MK

M. Reza Sulaiman

Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:45 WIB
Siapa Said Iqbal? Sosok Dibalik Gugatan Syarat Pilkada di MK
Presiden Partai Buruh Said Iqbal. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Said Iqbal, Presiden Partai Buruh dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), baru-baru ini menjadi pusat perhatian setelah gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pencalonan Pilkada dikabulkan. Dengan putusan ini, syarat ambang batas kursi DPRD (20%) atau suara sah (25%) tidak lagi menjadi penghalang untuk mengusulkan calon dalam Pilkada.

Keputusan ini menjadi terobosan besar yang membuka peluang lebih luas bagi partai-partai politik dalam mengajukan calon mereka, tanpa harus terikat dengan syarat ketat perolehan kursi atau suara.

Profil Said Iqbal dan Perjalanan Karier

Lahir di Jakarta pada 5 Juli 1968, Ir. H. Said Iqbal, S.T., M.E. telah lama dikenal sebagai sosok yang berjuang untuk kesejahteraan buruh di Indonesia. Lulusan Teknik Mesin Universitas Jayabaya ini kemudian melanjutkan pendidikan magister di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, yang memperkuat landasannya dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal (tengah) saat melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (6/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal (tengah) saat melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (6/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Karirnya sebagai aktivis buruh dimulai sejak tahun 1992, ketika ia menjadi pemimpin serikat pekerja di sebuah perusahaan elektronik di Bekasi. Tak hanya itu, ia juga mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan sejak reformasi, terus berperan aktif dalam berbagai organisasi buruh baik di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi dan Penghargaan Internasional

Dedikasi dan perjuangannya di dunia perburuhan tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Pada tahun 2013, Said Iqbal dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia, The Fese Elisabeth Velasquez Award oleh serikat pekerja Belanda, mengalahkan 200 kandidat lainnya.

Sebagai Presiden Partai Buruh periode 2021-2026, Said Iqbal terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh di Indonesia. Di samping itu, ia juga memegang posisi sebagai Presiden FSPMI dan KSPI, menjadikannya salah satu figur terpenting dalam gerakan buruh di Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Tak Diberi Kesempatan Bicara, PDIP Anggap Hasil Rapat Baleg Soal RUU Pilkada Bertentangan dengan Putusan MK

Curhat Tak Diberi Kesempatan Bicara, PDIP Anggap Hasil Rapat Baleg Soal RUU Pilkada Bertentangan dengan Putusan MK

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:43 WIB

Sejarah Tercipta! Baru 24 Jam Putusan MK Soal Pilkada Berubah Di DPR, PDIP Gagal Usung Calon Sendiri

Sejarah Tercipta! Baru 24 Jam Putusan MK Soal Pilkada Berubah Di DPR, PDIP Gagal Usung Calon Sendiri

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:28 WIB

Seputar #KawalPutusanMK dan Skandal Azizah Salsha: Fokus Publik Terbelah

Seputar #KawalPutusanMK dan Skandal Azizah Salsha: Fokus Publik Terbelah

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×