Pelit Tip ke Pelayan Resto di Amerika, Influencer India Dikecam: Makan di Cepat Saji Saja

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:18 WIB
Pelit Tip ke Pelayan Resto di Amerika, Influencer India Dikecam: Makan di Cepat Saji Saja
Ilustrasi restoran (Unsplash.com/ Sandra Seitamaa)

Suara.com - Memberi tip kepada pelayan adalah kebiasaan yang tersebar luas di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, pelanggan diharapkan menambah 10 hingga 20 persen tambahan pada tab mereka di akhir makan. Baru-baru ini, seorang YouTuber India, yang mengunjungi Amerika Serikat, memicu perdebatan sengit di dunia maya setelah mengkritik budaya memberi tip di negara tersebut.

Dalam postingan viral, Ishan Sharma berbagi pengalamannya di sebuah restoran di Kota New York, di mana dia mengaku uang kembaliannya tak sesuai setelah membayar tunai $50 untuk makanan seharga $45. Pertanyaannya tentang pemberian tip wajib ditolak oleh server, mendorong dia untuk berbicara menentang praktik tersebut. Dia menyebut budaya memberi tip di New York sebagai "penipuan", meskipun temannya, seorang penduduk setempat, merasa malu dengan penolakannya untuk membayar lebih banyak uang tip.

''Memberi tip adalah sebuah penipuan di New York! Mengapa saya membayar ekstra hanya karena restoran membayar upah minimum per jam? Memesan krep, sandwich klub, dan Panini seharga $45(Rs. 3800). Kami membayar tunai $50 dan pelayan hanya mengambil sisanya sebagai tip. Saya meminta kembalian dan dia berkata, "Anda harus membayar tip" dan pergi. Saya bertanya, “Apakah wajib?” dan dia mengabaikanku. Dan teman saya (warga lokal) merasa bersalah karena tidak membayar tip setidaknya 20%! 20% untuk apa? GILA,'' tulisnya dalam postingannya.

Postingannya menuai dukungan dan kritik, dengan beberapa pengguna bersimpati atas rasa frustrasinya dan yang lain membela sistem pemberian tip sebagai cara untuk menunjukkan penghargaan atas pelayanan yang baik. Banyak juga yang mengecamnya karena gagal menghormati adat istiadat setempat dan norma-norma sosial di negara lain. Salah satu pengguna berkata, ''15-20% tip adalah kebiasaan sosial yang lazim di AS. Ketika di Roma lakukan seperti yang dilakukan orang Romawi. Jika Anda merasa pemberian tip itu salah, jangan memesan makanan di restoran biasa.”

Pengguna lain berkomentar, ''Anda adalah alasan mengapa dunia menjadi rasis terhadap orang India. Berhentilah bersikap pelit.''

Yang ketiga menyatakan, ''Jika Anda tidak ingin memberi tip, makanlah makanan cepat saji saja. Memberi tip adalah kebiasaan di restoran tempat duduk. Bukan sekedar sebagai ucapan terima kasih khusus jika pelayanannya baik, tapi SETIAP saat. Orang-orang ini bukan pelayanmu. Ini adalah kerja keras untuk melayani pelanggan yang egois dan berhak."

Yang keempat berkata, ''Saya tidak tahu tentang Amerika; tapi bukankah tip harusnya diberikan sebagai cara mengucapkan terima kasih tapi sebagai suatu keharusan.'' Yang kelima menambahkan, ''Gila ya. Pelayan mungkin mengutukmu karena hanya menyisakan 10%.''

Sebelumnya, YouTuber tersebut kembali memicu perdebatan di media sosial ketika dia mengkritik kurangnya keramahtamahan di hotel-hotel Amerika. Pria berusia 22 tahun, yang terbiasa dengan keramahtamahan luar biasa di Taj Hotel di India, terkejut ketika dia dikenai denda sebesar $14,99 (1,258) untuk sebotol air pada pukul 2 pagi di Caesars Palace Hotel yang ikonik di Las Vegas. Pengalamannya memicu perdebatan tentang perbedaan standar pelayanan antara India dan Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Cicipi Aneka Hidangan Khas Banten Kini Bisa di Jakarta, Ada Rabeg Hingga

Ingin Cicipi Aneka Hidangan Khas Banten Kini Bisa di Jakarta, Ada Rabeg Hingga

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:25 WIB

Plot Twist Mengejutkan! Ulasan Film India Maharaja yang Bikin Melongo

Plot Twist Mengejutkan! Ulasan Film India Maharaja yang Bikin Melongo

Your Say | Rabu, 21 Agustus 2024 | 11:01 WIB

Dua Anak jadi Korban Pemerkosaan di India Picu Kerusuhan, Massa Tuntut Pelaku Dihukum Mati: Gantung!

Dua Anak jadi Korban Pemerkosaan di India Picu Kerusuhan, Massa Tuntut Pelaku Dihukum Mati: Gantung!

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 10:00 WIB

Google Dikritik Tekan Influencer Teknologi untuk Ajak Gunakan Ponsel Pixel Dibanding Produk Pesaing

Google Dikritik Tekan Influencer Teknologi untuk Ajak Gunakan Ponsel Pixel Dibanding Produk Pesaing

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:59 WIB

Ada Khel Khel Mein, Ini 3 Rekomendasi Film Akshay Kumar yang Tayang 2024

Ada Khel Khel Mein, Ini 3 Rekomendasi Film Akshay Kumar yang Tayang 2024

Your Say | Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:30 WIB

Tragedi Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang di India: Seruan untuk Mengakhiri Kekerasan

Tragedi Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang di India: Seruan untuk Mengakhiri Kekerasan

Video | Selasa, 20 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Terkini

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:24 WIB

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:19 WIB

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:11 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:55 WIB

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB