Anies Baswedan Pilih Berdoa Bersama Warga untuk Demokrasi: Semoga Allah Lindungi Kita

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:46 WIB
Anies Baswedan Pilih Berdoa Bersama Warga untuk Demokrasi: Semoga Allah Lindungi Kita
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih berdoa bersama warga. [Tangkapan layar akun IG aniesbaswedan]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut ambil sikap terkait dengan situasi demokrasi yang memicu gerakan 'peringatan darurat Indonesia' di media sosial. Gerakan itu muncul setelah DPR mengabaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perubahan UU Pilkada.

Menyikapi situasi tersebut, Anies menggelar doa bersama untuk keselamatan demokrasi bersama sejumlah warga kampung di Jakarta.

"Berdoa bersama warga Kampung Susun Kunir, Kampung Muka, dan Kampung Balokan," tulis Anies pada postingannya di Instagram pribadi, dikutip Kamis (22/8/2024).

Mantan capres itu menyebut bahwa doa bersama digelar di 30 kampung secara serentak pada Rabu (21/8/2024) malam kemarin. Doa dimaksudnya demi keselamatan demokrasi Indonesia.

"Lebih dari 30 kampung di Jakarta mengadakan doa bersama semalam, Doa untuk Demokrasi. Semoga Allah selamatkan dan lindungi kita hari ini dan hari-hari ke depan," lanjut Anies.

Dari foto yang diunggah Anies, terlihat sejumlah tulisan harapan dari para warga mengenai situasi demokrasi yang terjadi.

Salah satunya dari warga kampung Susun Kunir yang didatangi langsung oleh Anies. Mereka berharap demokrasi bisa kembali sehat dan bersih dari segala praktik kecurangan.

Postingan Anies itu langsung dapat atensi publik. Lebih dari 1.300 komentar dituliskan netizen dalam waktu kurang dari satu jam pasca Anies mengunggah momen tersebut.

Warganet bahkan ada yang meminta Anies untuk ikut turun ke jalan lakukan demonstrasi yang dilakukan hari ini di depan Gedung DPR juga Kantor Mahkamah Konstitusi.

"Turun ke jalan pak, timbul tenggelam bersama rakyat. Pimpin demonstrasi untuk demokrasi," komentar warganet @masixxx.

"Abah dirumah aja hari ini jangan kemana-mana ya fitnah lagi terkait aksi. Takut dapat kiriman," timpal @putrxxxxx.

"Saya bukan warga jakarta, tapi masih di Indonesia, kalau bukan sekarang perubahannya, jangan sampai anak cucu kita jadi tamu di negeri sendiri," ujar warganet @ranggxxxx.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat Paripurna Pengesahan RUU Pilkada di DPR Hari Ini Ditunda, Kenapa?

Rapat Paripurna Pengesahan RUU Pilkada di DPR Hari Ini Ditunda, Kenapa?

Kotak Suara | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:38 WIB

DPR-Pemerintah Sia-sia Otak-atik RUU Pilkada, Pakar: Putusan MK Tak Bisa Dianulir!

DPR-Pemerintah Sia-sia Otak-atik RUU Pilkada, Pakar: Putusan MK Tak Bisa Dianulir!

Kotak Suara | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:07 WIB

DPR Diduga Muluskan Jalan Kaesang Lewat RUU Pilkada, Setara Institute: Bentuk Vetokrasi Elite Penuh Nafsu Kekuasaan!

DPR Diduga Muluskan Jalan Kaesang Lewat RUU Pilkada, Setara Institute: Bentuk Vetokrasi Elite Penuh Nafsu Kekuasaan!

Kotak Suara | Kamis, 22 Agustus 2024 | 08:49 WIB

Terkini

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:57 WIB

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:52 WIB

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:37 WIB

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:29 WIB

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:03 WIB