Bisa Mengancam Keselamatan, KPAI Minta Warganet Jangan Dukung Siswa STM Demo di DPR

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:40 WIB
Bisa Mengancam Keselamatan, KPAI Minta Warganet Jangan Dukung Siswa STM Demo di DPR
Situasi di gerbang pintu belakang Gedung DPR RI atau Gerbang Pancasila makin memanas. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Berbagai postingan di media sosial tersebar video yang menunjukan sejumlah pelajar putih abu-abu atau anak STM ikut berdemo di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024). Aksi tersebut justru dapat dukungan dari sejumlah warganet karena menganggap tindakan itu bentuk kepedulian anak-anak tersebut pada negara.

Namun, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan bahwa aksi anak-anak sekolah tersebut tidak patut dilakukan.

Komisioner KPAI bidang pendidikan Aris Adi Leksono meminta warganet jangan mendukung para pelajar yang masih di bawah umur itu untuk ikut berunjuk rasa.

"Saya kira ini bisa mengancam keselamatan anak. Karena kita tidak tahu di tengah kerumunan massa itu situasinya seperti apa. Apakah akan chaos atau seperti apa," kata Aris saat dihubungi Suara.com, Kamis (22/8/2024).

Dia menyampaikan bahwa anak-anak harusnya dilindungi dari risiko berbahaya yang bisa terjadi apabila demo ricuh. Aris pun meminta setiap orang tua untuk memastikan setiap anaknya langsung pulang ke rumah begitu jam sekolah selesai.

"Kami mengimbau kepada orang tua untuk saat ini segera mengontrol anak-anak. Jangan sampai pulang sekolah kemudian terlibat di demonstrasi yang justru mengancam keselamatannya, sehingga diimbau untuk segera pulang ke rumah," pintanya.

Aris memahami keinginan anak yang ingin ikut terlibat dalam gerakan Kawal Putusan MK. Menurutnya, setiap orang memang berhak menyampaikan pendapat.

Akan tetapi, cara menyampaikan pendapat itu tak harus selalu dengan mengikuti demonstrasi. Aris meminta kepada orang dewasa agar mengajarkan anak cara-cara menyampaikan pendapat selain turun ke jalan.

Massa aksi yang terdiri dari sejumlah elemen buruh, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya saat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa aksi yang terdiri dari sejumlah elemen buruh, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya saat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Anak juga diberi hak menyampaikan aspirasi tapi dengan cara-cara yang baik, cara yang tidak mengancam keselamatannyam. Misalnya dengan menyampaikan melalui tulisan atau medsosnya untuk mengharapkan perbaikan sistem demokrasi kita," sarannya.

baca juga

Lebih lanjut, Aris mengatakan dirinya banyak mendapatkan kiriman postingan dari berbagai media sosial yang menunjukan aksi para pelajar di jalan. Dia melihat, semakin malam justru jumlah anak yang turun ke jalan kian banyak.

Padahal batas waktu demonstrasi telah berakhir pukul 5 sore. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat anak rentan menjadi korban bila terjadi kericuhan.

"Pelajar kita perlu dilindungi dan diberi edukasi tentang cara-cara menyampaikan aspirasi tanpa membahayakan dirinya," pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak STM Ikut Aksi Kawal Putusan MK, KPAI Bilang Begini

Anak STM Ikut Aksi Kawal Putusan MK, KPAI Bilang Begini

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:17 WIB

Mencekam! Massa Tolak RUU Pilkada Dobrak Barikade Polisi di Gerbang DPR

Mencekam! Massa Tolak RUU Pilkada Dobrak Barikade Polisi di Gerbang DPR

Video | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:30 WIB

Tol Dalam Kota Depan Gedung DPR Masih Lumpuh Buntut Tolak Revisi UU Pilkada, Ada Massa Putih Abu-abu

Tol Dalam Kota Depan Gedung DPR Masih Lumpuh Buntut Tolak Revisi UU Pilkada, Ada Massa Putih Abu-abu

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:39 WIB

Anak STM Turun Aksi Kawal Putusan MK, Lagu Indonesia Pusaka Berkumandang

Anak STM Turun Aksi Kawal Putusan MK, Lagu Indonesia Pusaka Berkumandang

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:21 WIB

Pekikan Revolusi, Massa Aksi Penolakan RUU Pilkada Coba Terobos Barikade Polisi di Pintu Gerbang Belakang DPR

Pekikan Revolusi, Massa Aksi Penolakan RUU Pilkada Coba Terobos Barikade Polisi di Pintu Gerbang Belakang DPR

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:10 WIB

Terkini

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 20:37 WIB

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:33 WIB

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 20:32 WIB

×