Anies Baswedan Merapat, Mengingat Kembali saat PDIP Jadi Oposisi Pemerintah

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 25 Agustus 2024 | 11:26 WIB
Anies Baswedan Merapat, Mengingat Kembali saat PDIP Jadi Oposisi Pemerintah
Anies Baswedan bersama Ketua DPD PDIP Ady Widjaja (tengah) menemui awak media usai menggelar pertemuan di kantor DPD PDIP, Jakarta, Sabtu (24/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Usai kalah dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, PDIP memutuskan menjadi oposisi. Jejak kapan terakhir kali PDIP jadi oposisi kini menarik untuk diulas kembali.

Pada Pemilu 2004, PDIP harus menerima kekalahan atas kombinasi Partai Demokrat dan Golkas. Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung, yakni Megawati Soekarno Putri dan Hasyim Muzadi kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla. Usai pemilihan tahun 2004 tersebut PDIP memutuskan menjadi oposisi sampai tahun 2009.

Maka, jika ditanya kapan terakhir kali PDIP jadi oposisi, itu adalah pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Kini, di tahun 2024, PDIP menyatakan siap menjadi oposisi pemerintahan yang baru yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan hasil quick count, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memenangi pemilu dengan perolehan suara mencapai 50 persen. Sementara dua lawannya, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo tertinggal di beakang. Pasangan yang diusung oleh PDIP, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memperoleh suara hanya 16 persen.

Rekam jejak PDIP jadi oposisi

Kapan terakhir kali PDIP jadi oposisi? jawabannya mengemuka dengan mudah ketika kita kembali ke masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selama sepuluh tahun kepemimpinan SBY, partai Banteng itu berperan sebagai oposisi. Posisi PDIP saat itu berada di luar pemerintahan.

Selama menjadi partai oposisi, PDIP melakukan banyak kritik terhadap kebijakan publik SBY. PDIP mengkritik penetapan ExxonMobil sebagai lead operator Blok Cepu dan menolak kenaikan harga BBM. Pada masa itu, PDIP menunjukkan konsistensinya dalam menolak kebijakan pemerintah yang dapat merugikan rakyat. Pada saat itu, publik pun mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada PDIP sehingga kepercayaan masyarakat pada partai ini pun meningkat.

Banyak pihak mendukung PDIP dan partai pengusung pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin menjadi partai oposisi. Pengamat politik, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), M. Isnur menilai kepemimpinan Prabowo-Gibran akan militeristik yang mengancam status negara hukum dan demokrasi.

Oleh karena itu, perlu adanya partai oposisi yang mampu mengontrol anggaran dan mengawal demokrasi. Oleh karenanya, setelah Megawati Soekarno Putri mendeklarasikan partainya akan menjadi partai oposisi, diharapkan dapat fokus menjadi penjaga demokrasi.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Anies Baswedan Resmi Gabung PDIP Demi Maju di Pilkada Jakarta

Cek Fakta: Anies Baswedan Resmi Gabung PDIP Demi Maju di Pilkada Jakarta

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 10:42 WIB

Ahmad Basarah Soal Kans Anies 'Dimerahkan' Jika Diusung PDIP: Yang Sudah Jadi Kader Saja Berkhianat

Ahmad Basarah Soal Kans Anies 'Dimerahkan' Jika Diusung PDIP: Yang Sudah Jadi Kader Saja Berkhianat

Kotak Suara | Minggu, 25 Agustus 2024 | 10:26 WIB

Respons Soal Anies Temui DPD PDIP Jakarta, Cak Imin Cuma Menyampaikan Doa: Moga Lancar-lancar

Respons Soal Anies Temui DPD PDIP Jakarta, Cak Imin Cuma Menyampaikan Doa: Moga Lancar-lancar

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 05:50 WIB

Terkini

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:27 WIB

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:53 WIB

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:30 WIB

Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual

Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:05 WIB

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB