Lewat Program Jakarta Entrepreneur, Heru Budi Dorong UMKM Naik Kelas

Fabiola Febrinastri | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:25 WIB
Lewat Program Jakarta Entrepreneur, Heru Budi Dorong UMKM Naik Kelas
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai program inovatif diluncurkan, khususnya lewat Jakarta Entrepreneur.

Program ini bertujuan mendorong UMKM naik kelas. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, pengusaha diberi kesempatan untuk memperluas penjualan produknya hingga ke luar negeri. "Oleh karena itu, para produsen lokal harus terus meningkatkan kualitas produknya agar sesuai dengan standar internasional," ujar Heru, Kamis (7/8/2024) lalu.

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elizabeth Rante Allo menjelaskan, awalnya Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT). Lalu, pada 2020 berganti nama menjadi Jakpreneur, yang kini dikenal sebagai Jakarta Entrepreneur.

“Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian pelaku UMKM melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta," kata Elizabeth. Jakarta Entrepreneur menyediakan fasilitas 7 Pasti Akan Sukses (PAS) untuk mendukung UMKM dalam mengembangkan usaha mereka, atau dikenal juga dengan sebutan fasilitasi P1-P7, yakni Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, Pelaporan Keuangan, dan Permodalan.

Dalam pelatihan, Jakarta Entrepreneur telah mencatat 243.383 peserta per 13 Juni 2024. Elizabeth menilai efektif pelatihan ini. “Keberhasilan ini juga didukung oleh berbagai stakeholder. Shopee, misalnya, memberikan pelatihan dan pembinaan untuk transaksi online. Sedangkan Grab berkontribusi dalam memperluas pemasaran dan digital payment melalui aplikasi mereka," tuturnya.

Selain Shopee dan Grab, mitra lain seperti Bukalapak, Tokopedia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga berperan dalam mendukung UMKM. Untuk memperluas akses permodalan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Jasa Keuangan dan Bank DKI.

“Kami menyediakan E-Form Bank DKI sebagai bagian dari skema permodalan, termasuk Monas Pemula dengan modal maksimal Rp 10 juta dan Monas 25 Jakpreneur dengan modal maksimal Rp 25 juta. Selain itu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank DKI tahun 2023 menyediakan dana sebesar Rp 1,5 triliun untuk mendukung UMKM," papar Elizabeth.

Promosi UMKM juga dilakukan melalui Jakarta Entrepreneur dengan berbagai kegiatan, seperti bazar dan pameran di berbagai level. “Produk UMKM dipasarkan melalui e-order untuk konsumsi rapat pemerintah dan e-katalog untuk Program Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Program Jumat Beli Lokal juga mendukung pemasaran online yang terintegrasi dengan platform seperti Tokopedia," urai Ellizabeth.

Program Jakarta Entrepreneur telah meningkatkan jumlah pelaku UMKM menjadi 380.266, dengan 66,20 persen di antaranya beroperasi di Jakarta. “Kontribusi UMKM terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia mencapai 61 persen dan serapan tenaga kerja mencapai 97 persen pada 2023,” beber Elizabeth.

Sementara, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina meminta Pemprov DKI juga menggandeng sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, untuk menyediakan wadah bagi para pelaku UMKM. Menurutnya, usulan tersebut merupakan salah satu upaya membantu para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. “Komisi B mendorong DPPKUKM untuk melakukan koordinasi dengan mall yang ada di Jakarta, untuk menyediakan ruang atau tenant khusus bagi UMKM,” jelasnya.

Selain dengan mal, DPPKUKM pun dimintanya berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seperti Perumda Pasar Jaya, untuk menyediakan tempat bagi para pelaku UMKM binaan Jakarta Entrepreneur. “Untuk para UMKM yang sudah naik kelas, bisa ditempatkan di Pasar Jaya,” terang Wa Ode.

Ia juga meminta Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kuota pelatihan masyarakat, terutama yang berorientasi ekspor. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing masyarakat Jakarta dalam menyambut Jakarta sebagai Kota Global,” pungkas Wa Ode.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Langkah 4K, Pj. Gubernur Heru Jaga Inflasi di Jakarta

Lewat Langkah 4K, Pj. Gubernur Heru Jaga Inflasi di Jakarta

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:35 WIB

Sharing Pengalaman Heru Budi Buat Gubernur Selanjutnya: Yang Tidak Baik, Disempurnakan

Sharing Pengalaman Heru Budi Buat Gubernur Selanjutnya: Yang Tidak Baik, Disempurnakan

Kotak Suara | Senin, 19 Agustus 2024 | 19:15 WIB

Targetkan Jakarta Juara Umum PON 2024, Heru Budi Janjikan Atlet Beasiswa di PTN hingga Pekerjaan di BUMD

Targetkan Jakarta Juara Umum PON 2024, Heru Budi Janjikan Atlet Beasiswa di PTN hingga Pekerjaan di BUMD

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 17:07 WIB

Bikin Heru Budi Terharu, Cerita Siswa SD Pilih Bawa Pulang Menu Makan Gratis buat Neneknya yang Sakit

Bikin Heru Budi Terharu, Cerita Siswa SD Pilih Bawa Pulang Menu Makan Gratis buat Neneknya yang Sakit

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:32 WIB

Sejumlah Siswa Tak Suka Menu Makan Begizi Gratis Di Jakarta, Heru Budi Bakal Evaluasi

Sejumlah Siswa Tak Suka Menu Makan Begizi Gratis Di Jakarta, Heru Budi Bakal Evaluasi

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:06 WIB

Strategi Pj. Gubernur Heru Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Jakarta

Strategi Pj. Gubernur Heru Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Jakarta

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:51 WIB

Terkini

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB