Pendidikan Gus Wafi, Bakal Calon Wakil Bupati Tuban Ternyata Lulusan Mesir dan Turki!

M. Reza Sulaiman

Senin, 02 September 2024 | 16:02 WIB
Pendidikan Gus Wafi, Bakal Calon Wakil Bupati Tuban Ternyata Lulusan Mesir dan Turki!
H.Riyadi dan Gus Wafi - Pendidikan Gus Wafi (Instagram/kang_riyadi@_tuban)

Suara.com - Gus Wafi tengah menjadi sorotan belakangan ini. Hal tersebut terjadi usai pria yang memiliki nama lengkap Wafi Abdul Rosyid itu ditunjuk untuk mendampingi Calon Bupati Tuban H. Riyadi menjadi Calon Wakil Bupati Tuban dalam Pilkada 2024. Profil dan pendidikan Gus Wafi pun menarik untuk disimak.

Seperti yang diketahui, Bakal calon Bupati Tuban H Riyadi bersama Wakilnya H Wafi Abdul Rosyid resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban, pada hari Kamis, 29 Agustus 2024. Ketika mendaftarkan diri di hari terakhir itu, pasangan yang mengusung slogan Tuban yang Baru ini diantar rombongan pawai obor dan kentongan oleh ribuan santri serta ratusan simpatisan.

Dalam konteks Pilkada, obor digunakan sebagai gambaran dari harapan masyarakat akan hadirnya pemimpin yang mampu memberikan arahan yang jelas dan membawa Tuban menuju masa depan yang cerah. Sementara, dalam konteks kepemimpinan, kentongan melambangkan pentingnya komunikasi yang efektif dan kebersamaan di antara pemimpin serta rakyatnya.

Hingga artikel ini dimuat, nama Gus Wafi menjadi trending dalam penelusuran Google. Banyak masyarakat yang mencaritahu sosok yang selama ini dikenal dengan kiai muda tersebut. Lantas bagaimana sosok Gus Wafi?

Profil dan Pendidikan Gus Wafi

Gus Wafi merupakan putra keempat dari pasangan KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) dan Nyai Hj. Masthi’ah. Gus Wafi merupakan seorang tokoh ulama dan pendidik asal Rembang, Jawa Tengah. Beliau belajar agama langsung dari ayahnya dan guru di Madrasah Ghozaliyyah Syafi'iyyah.

Setelah memiliki cukup bekal, beliau kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Al Fattah Al Islamiy Damaskus, Syiria. Di sana ia belajar bidang keilmuan Islam dari beberapa tokoh terkemuka.

Lalu, pria yang lahir pada 15 Maret 1977 itu meneruskan studinya di Universitas Zamalik, Kota Tua Kairo, Mesir. Setelah cukup lama belajar di luar negeri, beliau kembali ke Indonesia dan mengajar di Sarang, khususnya di Ma'had Al Anwar. Beliau pun terlibat kegiatan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan belajar mengajar di pesantren dengan fokus pada ilmu tarikh (sejarah).

Keterlibatan Gus Wafi, Anak Ulama Kiai Maimoen Zubair Dalam Bidang Politik 

baca juga

Selama ini, sosok Gus Wafi juga dikenal lantaran dukungannya terhadap Anies Baswedan sebagai calon presiden Indonesia pada pemilihan presiden 2024 ini. Keterlibatannya terlihat kala ia memimpin puluhan kiai dalam doa dan musyawarah yang digelar pada 25 Februari 2023 untuk mendoakan kemenangan Anies dalam pesta demokrasi kala itu.

Menurutnya, mantan Gubernur Jakarta itu dianggap mencerminkan akhlaqul karimah (etika yang baik) dan diharapkan bisa menjadi pemimpin yang baik bagi Indonesia. Meski pada akhirnya Anies Baswedan harus kalah dalam Pilpres 2024.

Dipilih Jadi Calon Wakil Bupati Tuban

Dalam akun Instagramnya, Gus Wafi kerap kali membagikan momen ketika dirinya menimba ilmu di Turki selama 4 tahun. Tak hanya itu, ia juga rutin menyampaikan ceramah dan pengajian di berbagai majelis. Melalui kegiatan-kegiatannya itu memperlihatkan kedekatan Gus Wafi dengan masyarakat.

Meski demikian, Gus Wafi tidak mempunyai latar belakang politik. Akan tetapi karena alasan itulah diduga membuat ulama ini menjadi sosok yang dipilih untuk diusung sebagai calon pemimpin Tuban.

Gus Wafi sendiri menjelaskan bahwa keputusannya untuk maju di Pilkada Tuban tahun ini bukanlah keputusan yang ia ambil secara tiba-tiba. Setelah melalui beberapa pertimbangan, dia lantas memutuskan untuk meminta restu dari kedua orang tuanya, dan para guru.

Demi meminta restu dan doa, Gus Wafi bahkan berkunjung ke Sarang untuk bertemu KH Bahauddin Nur Salim (Gus Baha) di Narukan dan KH Abdullah Ubab Maimun atau Gus Ubab (putra almarhum KH Maimun Zubair).

Latar belakang Gus Wafi maju dalam pemilihan tersebut didorong oleh niatnya untuk membangun Tuban menjadi wilauaj yang lebih adil dan merata, tanpa melihat perbedaan suku, agama, hingga status sosial. Selain itu, Gus Wafi juga ingin menjadikan masa depan Tuban jadi lebih baik dan gemilang.

Dipilihnya Gus Wafi sebagai calon wakil bupati Tuban menunjukkan keseriusan Riyadi, calon bupati Tuban, dalam mencari pasangan yang mampu diterima oleh berbagai kalangan. Selain itu, keputusan ini juga menunjukkan komitmen Riyadi untuk membangun Tuban dengan menggunakan pendekatan yang inklusif dan didasari nilai-nilai keagamaan terhadap masyarakat.

Diketahui, pertahanan Bupati Tuban yaitu Aditya Halindra Faridzky yang berpasangan dengan Joko Sarwono diusung oleh beberapa koalisi besar. Kedua kandidat itu diusung oleh Partai Golkar, PKB, PDIP, Demokrat, PPP, Gerindra, PAN, serta PKS.

Sedangkan, pasnagan H. Riyadi dan Gus Wafi memperolej dukungan dari Partai Nasdem dan sejumlah partai lain yang tidak mempunyai kursi di DPRD Tuban. Partai-partai itu diantaranya NasDem, Perindo, Hanura, PBB, Gelora, dan Partai Buruh.

Penyelenggaraan Pilkada Tuban 2024 diperkirakan akan menjadi ajang pertarungan yang sengit. Mengingat H. Riyadi sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati Tuban, mendampingi Aditya Halindra. Saat ini, pasangan mantan rekan kerja tersehut akan memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati Tuban 2024. 

Demikianlah profil dan pendidikan Gus Wafi, calon wakil bupati Tuban. Semoga artikel ini bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Mau Bikin Parpol usai Gagal Nyagub, Elite Golkar: Jangan Cuma Mau Kekuasaannya, tapi...

Anies Mau Bikin Parpol usai Gagal Nyagub, Elite Golkar: Jangan Cuma Mau Kekuasaannya, tapi...

Kotak Suara | Senin, 02 September 2024 | 15:33 WIB

Koar-koar Parpol Disandera Penguasa, Luluk PKB soal 'Nyanyian' Anies: Gak Mesti Harusnya Diusik-usik

Koar-koar Parpol Disandera Penguasa, Luluk PKB soal 'Nyanyian' Anies: Gak Mesti Harusnya Diusik-usik

Kotak Suara | Senin, 02 September 2024 | 14:29 WIB

Pilkada Ulang di 2025 Bakal jadi Alternatif jika Kotak Kosong Menang, Simak Penjelasan Lengkap KPU

Pilkada Ulang di 2025 Bakal jadi Alternatif jika Kotak Kosong Menang, Simak Penjelasan Lengkap KPU

Kotak Suara | Senin, 02 September 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×