Soal Ancaman Megathrust, Warga Ternyata Was-was dengan Bangunan Rumahnya Sendiri

Chandra Iswinarno

Senin, 02 September 2024 | 17:14 WIB
Soal Ancaman Megathrust, Warga Ternyata Was-was dengan Bangunan Rumahnya Sendiri
Tangkapan layar Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi, BRIN Nuraini Rahma Hanifa. [ANTARA/Youtube BRIN]

Suara.com - Ancaman Megathrust atau gempa besar yang bisa terjadi sewaktu-waktu di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia sampai saat ini masih menjadai sorotan, apalagi banyak warga yang merasa insecure dengan tempat tinggal atau bangunan.

Hal tersebut disampaikan Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nuraini Rahma Hanifa. Ia mengemukkan masyarakayt masih trauma dan panik dengan bencana alam seperti gempa.

Padahal, menurutnya, kepanikan itu yang kemudian menjadi penyebab tingginya korban jiwa dalam sebuah bencana alam.

Apalagi untuk bencana gempa bumi, kepanikan yang lazim dialami masyarakat Indonesia adalah kemungkinan bangunan runtuh hingga menyebabkan warga panik dan berlarian tak beraturan.

"Nah kita di Indonesia mungkin enggak merasa yakin dengan bangunan ataupun rumah yang kita tempati, sehingga mungkin satu kita punya insecurity terhadap bangunan, yang kedua kita juga panik," ujarnya, Senin (2/9/2024).

Apabila berkaca pada Jepang, bangunan yang dibangun telah memiliki standar khusus. Sehingga bisa memberikan rasa aman dan juga dapat menjamin bahwa bangunan tersebut tahan terhadap gempa bumi.

Selain itu, Rahma menilai masyarakat Indonesia juga memiliki bayangan traumatis terhadap gempa yang pernah terjadi di Aceh pada 2004 silam.

Saat itu, gempa terjadi juga diiringi gelombang tsunami, yang mengharuskan setiap orang berlarian keluar rumah.

Upaya mitigasi bencana, menurutnya bisa diawali dengan upaya berbasis sains, teknologi, dan inovasi. Beberapa di antaranya, seperti pembuatan rumah tahan gempa dan modernisasi sistem peringatan dini, sembari terus melakukan sosialisasi jalur evakuasi saat bencana alam terjadi kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Insya Allah itu bisa mengurangi kepanikan, dan juga kita akan merasa lebih siap dalam menghadapi gempa megathrust ini," ucapnya.

Meski begitu, ia mengemukakan bahwa persiapan dalam menghadapi gempa megathrust menjadi PR seluruh elemen negara, baik pemerintah maupun masyarakat agar dapat meminimalisasi korban terdampak.

"Secara jujur kayaknya kita masih punya banyak PR untuk meningkatkan kesiapan kita (dalam menghadapi gempa megathrust)," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Gempa Megathrust Terjadi di Indonesia? Ini Hasil Penelitian BRIN!

Kapan Gempa Megathrust Terjadi di Indonesia? Ini Hasil Penelitian BRIN!

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 17:55 WIB

Lokasi Zona Megathrust di Indonesia, Langkah Mitigasi Apa yang Perlu Disiapkan?

Lokasi Zona Megathrust di Indonesia, Langkah Mitigasi Apa yang Perlu Disiapkan?

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 18:36 WIB

Di Mana Saja Daerah yang Terkena Gempa Megathrust? Ini Titik-titiknya

Di Mana Saja Daerah yang Terkena Gempa Megathrust? Ini Titik-titiknya

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 21:13 WIB

Terkini

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!

Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:52 WIB

Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:46 WIB

'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa

'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:45 WIB

DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN

DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:43 WIB

Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir  ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta

Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:24 WIB

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:21 WIB

Siksa Bocah di Taman Kramat Pulo hingga Tersengat Listrik, 2 Remaja Ditangkap Polisi

Siksa Bocah di Taman Kramat Pulo hingga Tersengat Listrik, 2 Remaja Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:16 WIB

Usut Gurita Suap Bea Cukai, KPK Periksa Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus

Usut Gurita Suap Bea Cukai, KPK Periksa Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:08 WIB

Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Terpilih Berkesempatan Dapat Modal Usaha

Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Terpilih Berkesempatan Dapat Modal Usaha

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:07 WIB