Tak Naik Jet Pribadi dan Tak Tidur di Hotel Mewah, Lawatan Paus Fransiskus ke Indonesia Disorot: Perlu Diteladani

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Selasa, 03 September 2024 | 14:13 WIB
Tak Naik Jet Pribadi dan Tak Tidur di Hotel Mewah, Lawatan Paus Fransiskus ke Indonesia Disorot: Perlu Diteladani
Sri Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)

Suara.com - Kesederhanaan pemimpin Gereja Katolik dunia Paus Fransiskus saat datang ke Indonesia langsung jadi sorotan publik. Sikap sederhana itu ditunjukan mulai dari pilihan pesawat komersil daripada jet pribadi saat penerbangan dari Roma, Italia, ke Jakarta.

Kemudian, dengan mobil jenis MPV atau multi purpose vehicle setibanya di bandara. Alih-alih menginap di hotel mewah, Paus Fransiskus juga memilih tinggal di kantor Kedutaan Vatikan untuk Indonesia. 

Psikolog Adjie Santosoputro menyebut kalau tindakan Paus Fransiskus menunjukan keteladanan mental yang patut dicontoh. Adjie menyampaikan bahwa sikap sederhana tersebut memang menjadi ciri khas pemuka agama Katolik yang terikat pada perjanjian kaul.

"Yang pada kaget Paus milih mobil & penginapan yang sederhana… bukan private jet. Paus, kardinal, uskup, pastor, romo, juga suster itu punya beberapa kaul," ujar Adjie, dikutip Suara.com dari unggahannya di akun X pribadinya, Selasa (3/9/2024).

Cuitan Psikolog Adjie Santosoputro menyoroti kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. (tangkapan layar/X)
Cuitan Psikolog Adjie Santosoputro menyoroti kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. (tangkapan layar/X)

Salah satu kaul yang dimiliki seorang Paus ialah kaul melarat atau kemiskinan. Menurut Adjie, sikap tersebut dapat menjadi teladan bagi setiap manusia. 

"Kaul melarat. Enggak berhak memiliki apapun. Enggak melekat-attach. Sikap mental yang perlu diteladani," imbuhnya.

Dikutip dari situs Gereja Katolik Paroki Santo Marinus Yohanes, kaul merupakan janji seorang pemuka agama Gereja Katolik kepada Tuhan. Ada beberapa jenis kaul salah satunya berupa kaul kemiskinan, yang berarti pelepasan sukarela hak atas milik atau menggunakan milik tersebut dengan maksud untuk menyenangkan Allah.

Kemiskinan menjadi keutamaan injil yang mendorong hati untuk melepaskan diri dari barang-barang fana.

Diketahui bahwa Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh Paus Fransiskus di kawasan Asia Pasifik. Paus akan berada di Indonesia pada 3-6 September 2024.

baca juga

Setelah dari Indonesia, Paus akan melanjutkan perjalanan apostolik ke Port Moresby di Papua Nugini dan Vanimo dari 6-9 September 2024. Kemudian ke Dili, Timor Leste dari 9-11 September 2024 dan Singapura pada 11-13 September 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah Sambut Kedatangan Paus Fransiskus: Momentum Penting Dialog Masalah Palestina

Muhammadiyah Sambut Kedatangan Paus Fransiskus: Momentum Penting Dialog Masalah Palestina

News | Selasa, 03 September 2024 | 13:01 WIB

Paus Fransiskus Tiba di Indonesia, Disambut Buket Bunga 'Bhineka Tunggal Ika'

Paus Fransiskus Tiba di Indonesia, Disambut Buket Bunga 'Bhineka Tunggal Ika'

News | Selasa, 03 September 2024 | 12:51 WIB

Tiba Di Indonesia, Paus Fransiskus Terbang 12 Jam 45 Menit Di Udara

Tiba Di Indonesia, Paus Fransiskus Terbang 12 Jam 45 Menit Di Udara

News | Selasa, 03 September 2024 | 12:21 WIB

Menampar Mereka Yang Suka Pamer, Ini Penampakan Toyota Innova Jemput Paus Fransiskus Di Bandara

Menampar Mereka Yang Suka Pamer, Ini Penampakan Toyota Innova Jemput Paus Fransiskus Di Bandara

News | Selasa, 03 September 2024 | 12:12 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×