PKS Nilai Tak Perlu Siaran Azan Diganti Running Text Saat Misa Paus Fransiskus: Tunjukkan Indah Toleransi

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 04 September 2024 | 14:59 WIB
PKS Nilai Tak Perlu Siaran Azan Diganti Running Text Saat Misa Paus Fransiskus: Tunjukkan Indah Toleransi
Paus Fransiskus memberi salam saat menaiki kendaraan setibanya dari Vatikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (3/9/2024). [BAY ISMOYO / AFP]

Suara.com - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, menilai Kementerian Agama tak perlu mengeluarkan surat imbauan kepada Kementerian Kominfo soal siaran televisi agar kumandang azan maghrib yang biasa ditayangkan di televisi diganti hanya dalam bentuk running text saja saat penayangan misa Paus Fransiskus.

Menurutnya, biarkan lah siaran azan dikumandangkan, justru hal tersebut akan menambah indah nilai toleransi.

"Imbauan ini menurut kami tidak perlu. Justru dengan tetap berjalan seperti biasa menunjukkan indahnya toleransi di negeri ini. Misa tetap berjalan dan kumandang azan juga tetap bisa disiarkan dan tidak akan ada masalah," kata Jazuli dalam keterangannya diterima Suara.com, Rabu (4/9/2024).

Anggota DPR Dapil Banten ini percaya bahwa masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim ini memiliki kebesaran hati untuk turut menjaga berjalannya peribadatan masing-masing agama.

"Umat katolik yang menjalankan misa bersama Paus Fransiskus dapat khusyuk melakukan ibadahnya di Senayan dan disiarkan langsung di televisi. Sementara umat muslim ketika panggilan azan berkumandang termasuk lewat saluran televisi bisa bersiap dan melaksanakan ibadah sholatnya dengan baik," katanya.

Menurutnya, Indonesia sudah berpuluh-puluh tahun melaksanakan implementasi toleransi beragama, sehingga harus dijaga kerukunan ini tanpa ada yang merasa terusik.

Bahkan, kata dia, praktek kerukunan dan toleransi di Indonesia telah menjadi percontohan bagi negara-negara lain di dunia.

Di sisi lain, Jazuli menyambut baik kehadiran pemimpin tertinggi umat katolik dunia Paus Fransiskus di Indonesia.

"Tentu sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan toleransi antar umat beragama kita menyambut gembira kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia sekaligus akan memimpin misa akbar umat katolik," ujarnya.

baca juga

Kehadiran Paus Fransiskus, lanjut Jazuli, bisa membawa kebahagiaan khususnya bagi umat katolik, dan tentu saja beliau membawa pesan-pesan perdamaian dan kemanusiaan bagi bangsa Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) maupun Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau para stasiun TV untuk menyiarkan azan magrib secara running text.

Lewat surat imbauan, pemerintah meminta azan via running text dilakukan tatkala Paus Fransiskus pimpin ibadah Misa pada Kamis (5/9/2024) mendatang di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Berikut isi surat imbauan dari pihak Kominfo yang tersebar di lini masa pada Selasa (3/9/2024).

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengkonfirmasi surat imbauan azan magrib via running text dari Kemenag kepada Suara.com pada Selasa (3/9/2024) malam. [Suara.com/Dicky Prastya/Screenshot]
Menkominfo Budi Arie Setiadi mengkonfirmasi surat imbauan azan magrib via running text dari Kemenag kepada Suara.com pada Selasa (3/9/2024) malam. [Suara.com/Dicky Prastya/Screenshot]

Menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Bimbingan Islam dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik dan Kementerian Agama Nomor: B-86/DJ.V/BA.03/09/2024 tanggal 1 September 2024, hal Permohonan Penyiaran Azan Magrib dan Misa bersama Paus Fransiskus (sebagaimana copy surat teriampir), bersama ini kami sampaikan hal sebagai berikut:

  1. Agar Misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 September 2024 pada pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB disiarkan secara langsung dengan tidak terputus pada seluruh televisi nasional;
  2. Sementara itu, di antara pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB Azan Magrib juga disiarkan;
  3. Sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran Azan Magrib dapat dilakukan dengan running text;

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerja samanya diucapkan terima kasih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngobrol Bareng Jokowi di Istana, Paus Fransiskus Puji-puji Bhinneka Tunggal Ika, Begini Katanya!

Ngobrol Bareng Jokowi di Istana, Paus Fransiskus Puji-puji Bhinneka Tunggal Ika, Begini Katanya!

News | Rabu, 04 September 2024 | 14:54 WIB

Menjadi Saksi Sejarah: Kunjungan Sri Paus Fransiskus Menyatukan Umat se-Nusantara

Menjadi Saksi Sejarah: Kunjungan Sri Paus Fransiskus Menyatukan Umat se-Nusantara

News | Rabu, 04 September 2024 | 14:40 WIB

Kardinal Suharyo Ungkap Paus Fransiskus Ke Indonesia Pakai Sepatu Tua: Itu Pilihan

Kardinal Suharyo Ungkap Paus Fransiskus Ke Indonesia Pakai Sepatu Tua: Itu Pilihan

News | Rabu, 04 September 2024 | 14:20 WIB

Outfit Nisya Ahmad di Pelantikan DPRD Lebih Mahal Ketimbang Mobil Paus Fransiskus di Jakarta

Outfit Nisya Ahmad di Pelantikan DPRD Lebih Mahal Ketimbang Mobil Paus Fransiskus di Jakarta

Entertainment | Rabu, 04 September 2024 | 14:03 WIB

Terkini

Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut

Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:01 WIB

Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok

Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 15:01 WIB

Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan

Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:00 WIB

Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi

Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 15:00 WIB

The Body Keeps the Score: Ketika Tubuh Menyimpan Luka yang Tak Terhapus

The Body Keeps the Score: Ketika Tubuh Menyimpan Luka yang Tak Terhapus

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 14:55 WIB

BGN Bersih-Bersih Pegawai Bermasalah, Ada yang Diduga Ngentit Duit MBG hingga Terlibat Judol

BGN Bersih-Bersih Pegawai Bermasalah, Ada yang Diduga Ngentit Duit MBG hingga Terlibat Judol

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:53 WIB

Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran

Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:52 WIB

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:50 WIB

Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka

Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka

Jawa Tengah | Senin, 27 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Lagi Diisolasi, Febrie Adriansyah Mulai Jalani Hari-hari Bersama Tahanan KPK

Tak Lagi Diisolasi, Febrie Adriansyah Mulai Jalani Hari-hari Bersama Tahanan KPK

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:45 WIB

×