Tak Pernah Undang Pimpinan KPK Ke Istana, ICW: Jokowi Kurang Perhatian Dengan Penanganan Korupsi

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 15 September 2024 | 14:26 WIB
Tak Pernah Undang Pimpinan KPK Ke Istana, ICW: Jokowi Kurang Perhatian Dengan Penanganan Korupsi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (tangkap layar)

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) kurang punya perhatian terhadap penanganan kasus korupsi yang dilakukan KPK. Sehingga tak mengherankan kalau Jokowi hampir tidak pernah memanggil pimpinan KPK ke Istana.

Peneliti ICW Almas Sjafrina memahami kalau sikap Jokowi yang jarang bertemu pimpinan KPK untuk menjaga independensi lembaga anti rasuah tersebut. Akan tetapi, selama dua periode menjadi presiden, menurut Almas, Jokowi juga tidak menunjukan dukungan atas penguatan KPK.

"Apa urgensinya pimpinan KPK bertemu dengan Presiden Jokowi? Saya rasa kalau kita mau melihat apakah Pak Jokowi ini punya intensi yang baik untuk menguatkan KPK sebagai lembaga negara yang independen yang nanti jangan sampai terkesan ikut cawe-cawe dan orientasinya adalah penguatan, itu kan mudah saja dengan menguatkan KPK dari regulasinya," tutur Almas saat dihubungi Suara.com belum lama ini.

Selama dua periode menjadi presiden, ICW juga mengkritik sikap Jokowi yang tidak menunjukan komitmen terhadap pemilihan calon pimpinan KPK berintegritas dan bersih.

"Kalau misalnya sama sekali tidak ada perhatian dari Presiden Jokowi, katakanlah pertemuan tidak ada tapi juga report atau mencari tahu apa sih kurangnya KPK, apa sih kebutuhan penguatan dan sebagainya, itu juga tidak dilakukan, bisa kita bilang Presiden Jokowi memang kurang punya perhatian untuk penguatan KPK," kata Almas.

Dia menyampaikan, penguatan lembaga tidak harus dengan pertemuan-pertemuan rutin. Melainkan bisa juga dengan dorongan atas pembuatan aturan perundang-undangan serta perangkat hukum yang kuat.

Sayangnya yang terjadi selama pemerintaha Jokowi justru revisi undang-undang KPK yang dinilai mempersulit kerja KPK dalam penanganan kasus korupsi. Hingga pemecatan secara sepihak sejumlah pegawai KPK lewat Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang kontroversial.

"Saya meyakini bahwa untuk menguatkan itu tidak harus dengan pertemuan-pertemuan rutin. Tapi dengan memastikan bahwa KPK ini didukung dengan perangkat hukum yang kuat, yang tidak melemahkan, dan menjamin bahwa KPK dipimpin oleh orang-orang yang tidak punya konflik kepentingan, orang-orang yang berintegritas dan tidak tersandung masalah," pungkas Almas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasto Bandingkan Nasibnya dan Kaesang di Depan KPK: Saya Dipanggil, yang Pakai Private Jet..

Hasto Bandingkan Nasibnya dan Kaesang di Depan KPK: Saya Dipanggil, yang Pakai Private Jet..

Lifestyle | Minggu, 15 September 2024 | 13:56 WIB

Harga Sandal Kaesang Kontras dengan Sepatu Jokowi, Netizen: Sangat Membagongkan

Harga Sandal Kaesang Kontras dengan Sepatu Jokowi, Netizen: Sangat Membagongkan

Lifestyle | Minggu, 15 September 2024 | 11:56 WIB

Sembilan Tahun Menjabat Menteri, Mahfud MD Sebut Jokowi Rusak Demokrasi

Sembilan Tahun Menjabat Menteri, Mahfud MD Sebut Jokowi Rusak Demokrasi

News | Minggu, 15 September 2024 | 12:15 WIB

Mahfud MD Sebut Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Singgung Permainan Politik Semakin Parah

Mahfud MD Sebut Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Singgung Permainan Politik Semakin Parah

News | Minggu, 15 September 2024 | 11:05 WIB

Nawawi Sebut Jokowi Lebih Mudah Ditemui Ormas Ketimbang Pimpinan KPK, Istana Bilang Begini

Nawawi Sebut Jokowi Lebih Mudah Ditemui Ormas Ketimbang Pimpinan KPK, Istana Bilang Begini

News | Minggu, 15 September 2024 | 10:49 WIB

Riwayat Pendidikan Keluarga Jokowi, Gibran Akui Tak Ada Budaya Membaca Buku di Rumah

Riwayat Pendidikan Keluarga Jokowi, Gibran Akui Tak Ada Budaya Membaca Buku di Rumah

Lifestyle | Minggu, 15 September 2024 | 10:03 WIB

Anggaran IKN Menurun Tajam di Masa Prabowo, Istana: Ini Indahkan Bang

Anggaran IKN Menurun Tajam di Masa Prabowo, Istana: Ini Indahkan Bang

News | Minggu, 15 September 2024 | 10:15 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB