Sebut Mulyono Pabrik Kebohongan, Amien Rais: Jokowi Bukan Pembohong Profesional, Dia Pembohong Pathologis

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 16 September 2024 | 12:52 WIB
Sebut Mulyono Pabrik Kebohongan, Amien Rais: Jokowi Bukan Pembohong Profesional, Dia Pembohong Pathologis
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Tangkapan layar/Youtube)

Suara.com - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan seorang pembohong pathologis. Hal ini diungkapkan Amien melalui tayangan video berjudul "Jokowi Pembohong Pathologis" yang diunggah melalui akun YouTube Amien Rais Official.

Mulanya melalui tayangan videonya, Amien menyoroti rencana Jokowi berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur selama 40 hari di sisa masa jabatannya. Tetapi Amien tidak percaya bahwa Jokowi akan konsisten berkantor di IKN hingga 19 Oktober 2024.

"Nah karena itu ketika Mulyono atau Jokowi akan pindah dan bermukim di IKN Nusantara selama 40 hari sampai hari lengsernya, saya tidak percaya. Jadi kata para anak buahnya termasuk Pak Bas, Menteri PUPR, ke mana saja Jokowi akan pergi, kepergiannya berangkat dari IKN dan ketika pulang juga pulangnya ke IKN. Ini saya tidak percaya ya," tutur Amien dikutip Suara.com, Senin (16/9/2024).

"Mengapa? Karena kerinduannya untuk kembali ke Istana Merdeka di Jakarta yang berbau kolonial itu seperti dikatakan Mulyono sendiri sudah mendarah mendaging. Jadi dia betul-betul tidak enak itu di Istana Merdeka karena berbau kolonial kata dia," sambung Amien.

Amien kemudian menyoroti sejumlah kebohongan yang menurut dia dilakukan Jokowi selama dua periode memimpin Indonesia. Ia berpandangan ucapan dan tindakan Jokowi selalu kontrafiktif.

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Tangkapan layar/Youtube)
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Tangkapan layar/Youtube)

"Berdasarkan apa yang saya ikuti dari sepak terjang Jokowi sejak tahun pertama sampai jadi presiden pada 20 Oktober 2014 sampai hari ini, Jokowi adalah menurut saya ini produsen kebohongan tanpa henti. Jadi Mulyono adalah pabrik kebohongan," kata Amien.

Amien lantas menyebutkan kebohongan-kebohongan Jokowi, di mana ucapan tidak selaras dengan perbuatan.

"Nah kebohongan Mulyono itu, antara lain tidak akan nambah utang, tidak akan impor beras, garam, jagung, kedelai, gula, dan lain sebagainya. Akan menegakkan hukum dan sesuai sumpahnya akan memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa. Itu bunyi Pasal 9 Undang-Undang Dasar 1945," tutur Amien.

Amien kemudian mengingatkan kembali adanya upaya pemambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Menurutnya hal itu tidak terlepas dari campur tangan Jokowi.

"Kenyataannya Mulyono atau Jokowi pernah berusaha menukangi Undang-Undang Dasar kita supaya bisa berkuasa lima tahun lagi. Kita masih ingat ya. Dan yang dia lakukan adalah berbakti pada keluarganya, anak-anak, dan menantunya. Bukan berbakti pada nusa dan bangsa. Ini sudah jelas sekali," kata Amien.

Berdasarkan kebohongan-kebohongan yang dicatat, Amien menyimpulkan bahwa Jokowi bukan merupakan pembohong profesional. Menurutnya, Jokowi merupakan pembohong pathologis.

"Jadi di masa lalu saya pernah menyatakan bahwa Jokowi itu bukan pembohong profesional, dia itu pembohong pathologis, jadi jiwanya tidak begitu sehat. Menurut para ahli, para ahli ilmu psikologi maksud saya, seorang pembohong pathologis itu sejatinya menghancurkan dirinya sendiri dan tidak pernah peduli konsekuensinya," kata Amien.

"Jadi saya quote, They harm themselves with their behavior, but keep doing it despite any consequences (Mereka menyakiti diri sendiri dengan perilakunya, tetapi terus melakukannya meskipun ada konsekuensinya). Ini kesimpulannya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Ucapan Kaesang Kurang Ajar di Podcast, Dokter Tifa Colek Prabowo: Mempermainkan Bapak Begini Rupa di Televisi

Sebut Ucapan Kaesang Kurang Ajar di Podcast, Dokter Tifa Colek Prabowo: Mempermainkan Bapak Begini Rupa di Televisi

News | Senin, 16 September 2024 | 12:20 WIB

Skandal Akun Fufufafa Dikuliti Habis-habisan Netizen, Kini Muncul Tagar #GibranJujurlah di X

Skandal Akun Fufufafa Dikuliti Habis-habisan Netizen, Kini Muncul Tagar #GibranJujurlah di X

News | Senin, 16 September 2024 | 10:38 WIB

Blak-blakan Tuding Jokowi Pecinta PKI, Ucapan Amien Rais Ditepis Mahfud MD, Apa Katanya?

Blak-blakan Tuding Jokowi Pecinta PKI, Ucapan Amien Rais Ditepis Mahfud MD, Apa Katanya?

News | Rabu, 11 September 2024 | 15:52 WIB

Sebut Seseorang Perusak Demokrasi, Amien Rais: Goodbye Sir, Jangan Cawe-cawe Lagi, Biar Prabowo Ambi Alih!

Sebut Seseorang Perusak Demokrasi, Amien Rais: Goodbye Sir, Jangan Cawe-cawe Lagi, Biar Prabowo Ambi Alih!

News | Rabu, 05 Juni 2024 | 15:10 WIB

Terkini

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:14 WIB

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:13 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:05 WIB

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:01 WIB