Kronologi Kasus Sum Kuning, Penjual Telur Korban Pemerkosaan Tahun 1970

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 20 September 2024 | 17:31 WIB
Kronologi Kasus Sum Kuning, Penjual Telur Korban Pemerkosaan Tahun 1970
Sum Kuning - Kronologi Kasus Sum Kuning (YouTube/Umbra Skull)

Di tengah kasus yang menggegerkan warga Yogyakarta. Selesai diperiksa di rumah sakit, Sum malah ditahan oleh polisi. Dia dituding menyebarkan berita palsu, yang istilah saat ini lebih dikenal dengan sebutan berita hoaks.

Di tengah rumitnya kasus Sum Kuning ini, mencuat kabar jika pelaku adalah anak orang penting di Yogyakarta. Maklum, kala itu hanya orang kaya dan pejabat yang memiliki mobil.

Kasus ini makin melebar dan rumit. Bahkan wartawan yang menulis mengenai peristiwa tersebut juga harus berurusan dengan militer. Sementara Sumaridjem juga dituduh terlibat dalam organisasi terlarang PKI, sebagai anggota Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani).

Saat di pengadilan, Sum dituntut hukuman tiga bulan penjara. Akan tetapi, tuntutan ini ditolak oleh Hakim Nyonya Lamijah Moeljarto. Kemudian, Sum dibebaskan lantaran tidak terbukti memberi keterangan palsu. 

Kapolri Hoegeng Turun Tangan

Kasus Sum Kuning menyita perhatian Kapolri Jenderal Hoegeng Imam Santoso bahkan ia sampai turun tangan. Pada bulan Januari 1971, Hoegeng yang dikenal sebagai sosok jujur itu, membentuk tim khusus bernama Tim Pemeriksa Sum Kuning yang diketuai Kadapol IX/Jateng Suwardjiono. 

Tim itu berusaha untuk menyelidiki lebih dalam kasus pemerkosaan terhadap Sum Kuning. Kala itu, tersiar kabar jika anak dari sejumlah pejabat polisi dan petinggi Yogyakarta disebut terlibat. Adapun indikasinya yaitu anak-anak muda yang biasa naik mobil keliling kota Yogyakarta hingga larut malam.

Lagi-lagi melalui media massa, sejumlah anak pejabat itu membantah. Mereka mengatakan jika kasus Sum Kuning overbodig (berlebihan). Akan tetapi, upaya Jenderal Hoegeng tak berhenti sampai di situ.

ia melaporkan perkembangan kasus Sum Kuning kepada Presiden Soeharto dengan harapan diberi dukungan. Namun yang terjadi justru sebaliknya, Soeharto malah meminta kasus pemerkosaan itu diambil alih oleh Tim Pemeriksa Pusat/Kopkamtib.

baca juga

Polisi Menetapkan Dua Tersangka yang Diragukan Masyarakat

Setelah hampir dua tahun penyelidikan kasus berjalan, polisi akhirnya menetapkan sepuluh orang tersangka. Akan tetapi, masyarakat meragukan penetapan 10 tersangka itu, katena para tersangka hanya penjual sate dan sebagian adalah mahasiswa.

Saat di persidangan, banyak keterangan tersangka saling bertolak belakang. Jaksa menyebut jika Sum diperkosa di sebuah rumah sewa di Klaten. Namun, Sum menyebut bahwa ia diperkosa empat pemuda di dalam mobil.

Pada akhirnya, dua orang dari sepuluh tersangka ditetapkan sebagai pelaku dan masing-masing menerima vonis empat setengah tahun penjara. Akan tetapi, masyarakat masih bertanya-tanya, siapa sekelompok pemuda yang sebenarnya telah memperkosa Sum? Kasus ini tidak pernah terungkap tuntas dan jadi misteri sampai saat ini.

Itu tadi kronologi kasus Sum Kuning yang tidak terungkap tuntas sampai saat ini. Semoga jadi pembelajaran buat kita semua.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Sum Kuning? Kasusnya Bikin Geger Warga Yogyakarta: Diperkosa dan Dituduh PKI

Siapa Sum Kuning? Kasusnya Bikin Geger Warga Yogyakarta: Diperkosa dan Dituduh PKI

News | Jum'at, 20 September 2024 | 14:39 WIB

Apa Jabatan Soeharto saat G30S PKI Meletus? Ini Perannya di Malam Mencekam

Apa Jabatan Soeharto saat G30S PKI Meletus? Ini Perannya di Malam Mencekam

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2024 | 09:25 WIB

Dokumen CIA Terbongkar: Benarkah AS Dalang G30S PKI?

Dokumen CIA Terbongkar: Benarkah AS Dalang G30S PKI?

News | Kamis, 19 September 2024 | 18:39 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×