Eks Penyidik ke Ketua KPK: Tak Perlu Menyindir Pakai Pantun, yang Harus Dilakukan Tuntaskan Kasus Gratifikasi Kaesang

Dwi Bowo Raharjo | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Selasa, 24 September 2024 | 16:23 WIB
Eks Penyidik ke Ketua KPK: Tak Perlu Menyindir Pakai Pantun, yang Harus Dilakukan Tuntaskan Kasus Gratifikasi Kaesang
Ketua sementara KPK Nawawi Pomolango. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap mengkritik pantun yang disampaikan Ketua sementara KPK Nawawi Pomolango.

Sebab, alih-alih menyelesaikan kasus dugaan gratifikasi pada penggunaan jet pribadi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, Nawawi justru menyampaikan pantun yang menyindir Kaesang.

“Tidak perlu sindir menyindirnya, seharusnya yang dilakukan oleh KPK sebagai penegak hukum ya menuntaskan kasus gratifikasi Kaesang. Ngapain juga pakai pantun pantun seperti itu?” kata Yudi kepada Suara.com, Selasa (24/9/2024).

Dia juga menegaskan bahwa Nawawi memiliki tugas untuk menyelesaikan kasus yang berkaitan dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

“Jadi tugas Pak Nawawi ya bukan berpantun, tapi tugasnya adalah menuntaskan kasusnya Kaesang,” tegas Yudi.

Sebelumnya, Nawawi menyampaikan pantun yang menyindir penggunaan jet pribadi oleh putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang.

Sebelum menyampaikan pantun, Nawawi meminta agar setiap baitnya tidak disahuti dengan kata ‘cakep’ tetapi ‘COI’ yang artinya conflict of interest.

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. (Instagram/@kaesangp)
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. (Instagram/@kaesangp)

“Pernyataan cakep tapi diganti dengan kata COI artinya conflict of interest. Jadi selalu mengingatkan kita bahwa conflict of interest itu sangat-sangat hati-hati untuk mengelolanya,” kata Nawawi Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2024).

Lebih lanjut, Nawawi menyampaikan dua pantun buatannya yang menyindir soal dugaan gratifikasi pada penggunaan jet pribadi putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang.

“Sang anak jualan pisang, si bapak pengusaha terasi. Jangan naik pesawat terbang, kalau taiketnya dari gratifikasi,” ucap Nawawi menyampaikan pantun.

“Burung pipit burung merpati, bersiul riang di atas dahan. Jangan mimpi nebeng jet pribadi, kalau cuma jualan pisang,” lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Jabat Menteri Saat Nyapres, Ketua KPK Sindir Konflik Kepentingan Prabowo

Masih Jabat Menteri Saat Nyapres, Ketua KPK Sindir Konflik Kepentingan Prabowo

News | Selasa, 24 September 2024 | 16:04 WIB

Viral Video Lawas Gibran dan Kaesang Bahas Ukuran Syahrini, Rupanya Begini Versi Lengkapnya

Viral Video Lawas Gibran dan Kaesang Bahas Ukuran Syahrini, Rupanya Begini Versi Lengkapnya

Entertainment | Selasa, 24 September 2024 | 16:11 WIB

Ketua KPK Soal Penggeledahan Rumah Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek: Itu Kasus Baru

Ketua KPK Soal Penggeledahan Rumah Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek: Itu Kasus Baru

News | Selasa, 24 September 2024 | 15:59 WIB

Intip Biaya Kuliah Erina Gudono di University of Pennyslvania, Pantas Ringan Naiki Jet Pribadi?

Intip Biaya Kuliah Erina Gudono di University of Pennyslvania, Pantas Ringan Naiki Jet Pribadi?

Entertainment | Selasa, 24 September 2024 | 16:02 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB