Dicap Berbohong karena Catut Nama Rakyat Demi Ambisi IKN, Rocky Gerung: Jokowi Langgar Prinsip Pacta Sunt Servanda

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 26 September 2024 | 18:43 WIB
Dicap Berbohong karena Catut Nama Rakyat Demi Ambisi IKN, Rocky Gerung: Jokowi Langgar Prinsip Pacta Sunt Servanda
Pengamat politik Rocky Gerung. [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung terang-terangan menyebut jika Presiden Jokowi telah menutupi hasrat politik untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dengan menyebut-nyebut proyek mercusuar itu dibangun karena kehendak rakyat.

Rocky pun menganggap ucapan 'keputusan rakyat' yang disebutkan oleh Jokowi sebagai dalih untuk menutupi kegagalan kepala negara terkait pemindahan ibu kota Jakarta ke IKN.

"Pada akhirnya Presiden Jokowi harus cari alasan karena dikepung oleh kritik soal IKN dan itu menunjukkan bahwa ada hal yang sebetulnya dari awal dia sembunyikan yaitu ambisi dia tuh. Nah sekarang dia mau cari semacam alasan atau pembenaran bahwa itu adalah keputusan rakyat, tidak IKN itu adalah ambisi dia sendiri," ujar Rocky Gerung dikutip Suara.com dalam kanal Youtube-nya, Rocky Gerung Official, Kamis (26/9/2024).

Menurutnya, ketimbang berbohong, Rocky Gerung menyarankan agar Jokowi berkata jujur kepada rakyat soal ambisinya untuk membangun IKN yang diprediksi akan mangkrak hingga masa jabatannya sebagai presiden habis pada 20 Oktober 2024 mendatang.

"Jadi Jokowi di ujung masa jabatannya bahkan masih mau berbohong, tetapi dia akan dikejar oleh fakta-fakta bahwa memang IKN akan mangkrak, apalagi kalau APBN yang Rp3.600 triliun dari Pak Prabowo itu tidak akan dialirkan ke IKN karena itu akan boros sekali," beber Rocky.

Rocky Gerung. [Tangkapan layar Rocky Gerung Official]
Rocky Gerung. [Tangkapan layar Rocky Gerung Official]

"Diperlukan sebetulnya kejujuran dari Pak Jokowi bahwa itu adalah ambisi yang dia investasikan dan dia tanamkan untuk kepentingan popularitas dia," sambung Rocky.

Lantaran disebut-sebut gagal membangun IKN hingga di ujung masa jabatannya, Rocky pun menyebut publik akan menyebutnya IKN adalah legacy kegagalan Jokowi.

"Orang tidak lagi melihat IKN itu sebagai sumber kemewahan atau sumber pameran prestasi Jokowi tapi dianggap sebagai monumen kegagalan dia (Jokowi)," sindir Rocky.

Rocky juga membandingkan klaim Jokowi dengan survei Litbang Kompas yang menyebutkan jika 80 persen rakyat Indonesia tidak menginginkan adanya pemindahan ibu kota ke IKN.

"Jadi sebetulnya modus operandi Jokowi itu mudah terbaca yaitu berupaya untuk menyembunyikan sesuatu yang pada akhirnya gagal dan kegagalan itu harusnya dia yang bertanggung jawab," sebut Rocky.

Terkait hal itu, Rocky juga menyebut jika Jokowi telah melanggar prinsip pacta sunt servanda atau janji harus ditepati karena dianggap telah mencatut nama rakyat demi ambisinya membangun IKN.

"Ketika dia akhirnya mau mulai minta maaf dan mulai mengalihkan persoalan seolah-olah, hal-hal yang dia rancang dengan keliru itu adalah kesepakatan dia dengan rakyat," kata Rocky.

"Itu yang saya maksud dari beberapa waktu yang lalu bahwa Jokowi melanggar prinsip pacta sunt servanda, perjanjian harusnya dia lakukan itu, tetapi dia tidak melakukan perjanjian dengan rakyat, dia bikin perjanjian dengan masa depan dinastinya itu," imbuhnya.

Klaim Proyek IKN Kehendak Rakyat

Jokowi sebelumnya mengeklaim jika megaproyek IKN merupakan keputusan rakyat karena pengambilan keputusan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara diambil bersama DPR RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Berantakan' Klarifikasi Roti Rp400 Ribu, Pandji Sarankan Kaesang-Erina Minta Maaf: Anda Ini Anak dan Menantu Presiden!

'Berantakan' Klarifikasi Roti Rp400 Ribu, Pandji Sarankan Kaesang-Erina Minta Maaf: Anda Ini Anak dan Menantu Presiden!

News | Kamis, 26 September 2024 | 14:53 WIB

Minta Maaf karena Tahu Anak-anaknya Di-bully? Rocky Gerung Ungkap Suasana Batin Iriana Jokowi

Minta Maaf karena Tahu Anak-anaknya Di-bully? Rocky Gerung Ungkap Suasana Batin Iriana Jokowi

News | Kamis, 26 September 2024 | 12:42 WIB

Sikap Pimpinan KPK Dicap Kekanak-kanakan Usut Kasus Jet Pribadi Kaesang, MAKI: Gampang Ngambek!

Sikap Pimpinan KPK Dicap Kekanak-kanakan Usut Kasus Jet Pribadi Kaesang, MAKI: Gampang Ngambek!

News | Kamis, 26 September 2024 | 11:10 WIB

PDIP Bakal 'Habisi' Jokowi jika Gabung ke Prabowo? Rocky Gerung: The Enemy Of Your Enemy Is My Friend

PDIP Bakal 'Habisi' Jokowi jika Gabung ke Prabowo? Rocky Gerung: The Enemy Of Your Enemy Is My Friend

News | Rabu, 25 September 2024 | 10:45 WIB

Terkini

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:46 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB