Alasan Amerika Serikat Dukung Ukraina Dibongkar Kamala Harris, Apa Katanya?

Andi Ahmad S | Suara.com

Jum'at, 27 September 2024 | 14:47 WIB
Alasan Amerika Serikat Dukung Ukraina Dibongkar Kamala Harris, Apa Katanya?
Kamala Harris (Instagram/kamalaharris)

Suara.com - Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya kenapa Amerika Serikat lebih mendukung Ukraida melawan perang dengan Rusia.

Kabar tersebut diungkapkan langsung Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris. Menurut dia, AS mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia karena itu merupakan kepentingan strategis negaranya.

“Amerika Serikat mendukung Ukraina, bukan karena alasan amal, namun karena hal tersebut merupakan kepentingan strategis kami,” kata Harris pada konferensi pers dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih, Kamis (26/9).

Harris menyampaikan bahwa Amerika Serikat akan terus memberikan bantuan keamanan yang dibutuhkan Ukraina agar berhasil di medan perang.

Pernyataannya muncul setelah AS mengumumkan paket senjata militer baru dan bantuan hampir 8 miliar dolar AS (Rp121 triliun) untuk perjuangan Ukraina melawan Rusia.

Menekankan bahwa dukungannya terhadap rakyat Ukraina tak tergoyahkan, Harris mengatakan dirinya akan bekerja untuk memastikan Ukraina menang dalam perang, agar aman, tenteram, dan sejahtera.

Haris menilai rakyat Ukraina dengan berani membela tanah air, kebebasan dan demokrasi melawan diktator brutal, merujuk pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Jika kita membiarkan agresor seperti Putin mengambil alih tanah tanpa mendapat hukuman, maka mereka akan terus menyerang dan Putin bisa mengarahkan perhatiannya pada Polandia, negara-negara Baltik, dan sekutu NATO lainnya,” ucapnya.

Menurutnya, pemimpin Rusia tersebut dapat mengakhiri perang dengan menarik pasukan dari Ukraina.

Lebih lanjut Harris mencatat bahwa ada beberapa pihak di Amerika yang akan memaksa Ukraina menyerahkan sebagian besar wilayahnya dan mengatakan usulan tersebut sama dengan usulan Putin.

“Dan mari kita perjelas, itu bukanlah proposal perdamaian. Sebaliknya, mereka mengusulkan untuk menyerahkan diri, yang mana berbahaya dan tidak dapat diterima," tegasnya.

Zelenskyy, pada bagiannya, mengatakan bahwa penting bagi Ukraina untuk sepenuhnya dapat dipahami dan bekerja dalam koordinasi penuh dengan AS.

Dia menekankan bahwa Rusia perlu diberi tekanan untuk menghentikan perang dan menciptakan perdamaian yang benar-benar abadi dan adil.

“Ini adalah prioritas utama bagi kami dan bagi negara-negara pencinta kebebasan lainnya untuk mencapai perdamaian yang nyata, bukan yang beku, tapi nyata, kedamaian yang nyata bagi kami,” ucapnya.

Beralih ke serangan Rusia baru-baru ini terhadap Ukraina, Zelenskyy berkata pihaknya perlu segera memperkuat pertahanan udara Ukraina untuk menyelamatkan ribuan nyawa dan mengurangi teror Rusia hingga mencapai titik nol. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Orangtua Adrian Wibowo? Penyerang Amerika Serikat, Ayahnya WNI Kelahiran Surabaya

Siapa Orangtua Adrian Wibowo? Penyerang Amerika Serikat, Ayahnya WNI Kelahiran Surabaya

Bola | Jum'at, 27 September 2024 | 13:00 WIB

Bos Amman Mineral Borong Saham 4 Direkturnya Dengan Harga Diskon

Bos Amman Mineral Borong Saham 4 Direkturnya Dengan Harga Diskon

Bisnis | Jum'at, 27 September 2024 | 10:43 WIB

Konflik Timur Tengah Tanpa Solusi, Peran PBB Dipertanyakan

Konflik Timur Tengah Tanpa Solusi, Peran PBB Dipertanyakan

News | Kamis, 26 September 2024 | 20:09 WIB

Terkini

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:01 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:26 WIB

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB