Jokowi Sebut Cari Kerja Makin Susah, Sandiaga Uno Tawarkan Ini

Andi Ahmad S | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 27 September 2024 | 22:36 WIB
Jokowi Sebut Cari Kerja Makin Susah, Sandiaga Uno Tawarkan Ini
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno [Lilis Varwati/Suara.com]

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno menyatakan kalau sektor parekraf sangat berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan. Dia menyebut bahwa peluang lapangan kerja bahkan bisa sampai enam kali lipat dibandingkan sektor lainnya.

Pernyataan itu sekaligus menjawab keterangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut kalau mencari kerja akan makin sulit.

"Sektor ini menciptakan 6 kali lipat lebih banyak lapangan kerja for every dollar invested. Jadi untuk setiap dolar atau rupiah yang diinvestasikan ini bisa menciptakan 6 kali lipat lebih banyak lapangan kerja," kata Sandiaga usai acara peluncuran produk Aksilarasi di IdeaFest, Jakarta Convention Center (JCC), Semayan, Jumat (27/9/2024).

Menurut Sandi, yang perlu dilakukan ialah fokus membangun sektor parekraf yang telah menjadi tiga besar dunia tersebut. Maka permasalahan lapangan kerja pun tetap bisa terbuka lebar. Hanya saja, diakui Sandi, untuk membangun itu semua juga diperlukan modal investasi yang tidak sedikit.

"Memang kita butuh investasi besar di pabrik-pabrik, perusahaan-perusahaan besar, manufacturing itu harus terus kita kerja. Tapi ekonomi kreatif inilah yang akan menjadi lokomotif dalam menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi menyebut bahwa pembukaan lapangan kerja kini jadi prioritas utama. Hal ini seiring dengan adanya peningkatan otomasi atau penggunaan teknologi di berbagai sektor. Serta makin sulitnya mencari pekerjaan.

"Kalau Bapak (dan) Ibu bertanya pada saya fokus ke mana, kalau saya sekarang maupun ke depan, kita harus fokus kepada pasar kerja. Karena ke depan terlalu sedikit peluang kerja untuk sangat banyak tenaga kerja yang membutuhkan,” ujar Jokowi dalam acara peresmian pembukaan Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII dan Seminar Nasional 2024, di Jawa Tengah, pada Kamis (19/9/2024).

Menurut Jokowi, setidaknya puluhan juta pekerjaan berpotensi hilang pada tahun 2025.

"Kalau kita baca tahun 2025, pekerjaan yang akan hilang itu ada 85 juta. Sebuah jumlah yang tidak kecil. Kita dituntut untuk membuka lapangan kerja," tuturnya.

Presiden menuturkan, kekinian seluruh sektor pekerjaan mengarah kepada otomasi, dan perkembangan otomasi itu terus terjadi setiap hari. Maka dari itu, menurutnya, Indonesia perlu memikirkan pembukaan lapangan kerja dengan dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut IKN Keinginan Rakyat, HNW: Sudah Lah....

Jokowi Sebut IKN Keinginan Rakyat, HNW: Sudah Lah....

News | Jum'at, 27 September 2024 | 20:49 WIB

Beredar Video Pria Mirip Bobby Nasution Peluk Clara Widianda, Rupanya Begini Faktanya

Beredar Video Pria Mirip Bobby Nasution Peluk Clara Widianda, Rupanya Begini Faktanya

Entertainment | Jum'at, 27 September 2024 | 20:45 WIB

Kini Dituding Selingkuh, Tabiat Asli Bobby Nasution Dibongkar Kahiyang Ayu dan Iriana Jokowi

Kini Dituding Selingkuh, Tabiat Asli Bobby Nasution Dibongkar Kahiyang Ayu dan Iriana Jokowi

Entertainment | Jum'at, 27 September 2024 | 16:40 WIB

Terkini

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB