Nama Soeharto Dihapus dari Tap MPR, Tutut: Mohon Maaf Kalau Selama Ini Bapak Ada Kesalahan

Sabtu, 28 September 2024 | 18:29 WIB
Nama Soeharto Dihapus dari Tap MPR, Tutut: Mohon Maaf Kalau Selama Ini Bapak Ada Kesalahan
Anak Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, Titik dan Tutut dalam agenda Silaturahmi Kebangsaan dengan Keluarga Jenderal Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto di Ruang Delegasi Lt.2, Gedung Nusantara V MPR RI, Sabtu (28/9/2024). [DOK. MPR RI]

Suara.com - Putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut, menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan oleh bapaknya ketika memimpin.

Pernyataan itu disampaikan Tutut dalam sambutannya di acara Silaturahmi kebangsaan MPR RI dengan keluarga Soeharto usai nama Soeharto dihapus dalam TAP MPR RI Nomor 11 Tahun 1998 tentang perintah untuk menyelenggarakan yang bersih tanpa Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (28/9/2024).

"Dalam rangka pencabutan nama Bapak Haji Muhammad Soeharto dari Tap MPR dan semua itu terjadi karena kesadaran dan juga rasa menghargai kepada bapak yang selama ini telah memimpin bangsa dan negara ini selama 35 tahun," kata Tutut.

"Memang manusia tidak ada yang betul selalu ya. Pasti ada salahnya. Kami juga mohon maaf kalau selama ini bapak ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan saat memimpin," sambungnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Soeharto selama ini untuk kepentingan Bangsa dan Negara Indonesia.

Ia pun bersyukur atas penghapusan nama Soeharto dari TAP MPR tersebut. Menurutnya, semua keluarga Soeharto haru atas hal tersebut lantaran merupakan penantian yang lama.

"Bahwa setelah sekian tahun lamanya akhirnya ada yang menyadari dan mengatakan sesuatu yang benar, bahwa yang benar itu benar, yang salah itu salah dan persatuan itu lebih penting daripada dendam kesumat," ujarnya.

Menurutnya, Soeharto mengajarkan kepada anak-anaknya tak boleh memunculkan rasa dendam.

"'Sakit pak hatinya pak'. 'Nggak boleh begitu'. Kami itu nggak boleh dendam. 'Dendam itu tidak akan menyelesaikan masalah'. itu yang disampaikan bapak kepada kami anak-anak. 'Jadi mohon sabar kalian semua harus sabar'. 'Kalau ampas dendam nanti anak cucu di akhirat juga merasa bahwa itu tidak benar dia akan mengungkit lagi masalah-masalah yang ada. Jadi ingat, sabar, sabar, sabar'," katanya.

Baca Juga: Bamsoet Sebut Presiden Soeharto Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional: Rasanya Tak Berlebihan

"'Gimana caranya sabar pak?', 'kalau nikmat semua yang ada yang diberikan Allah, mau baik mau buruk, mau enak apa tidak nikmati', kata bapak gitu," sambungnya.

Untuk itu, kata dia, penghapusan nama Soeharto dari TAP MPR yang baru dilakukan itu membuat keluarga sangat terharu.

"Jadi ini semua yang membuat kami keluarga terharu karena para pimpinan telah memutuskan dengan sepakat semuanya ditandatangani semuanya tentang pencabutan nama bapak dari Tap MPR tersebut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI