'Kuliti' Skandal Jet Pribadi Kaesang dan Bobby, Eks Pimpinan KPK: Jokowi Gak Ngerti Conflict of Interest

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 30 September 2024 | 16:32 WIB
'Kuliti' Skandal Jet Pribadi Kaesang dan Bobby, Eks Pimpinan KPK: Jokowi Gak Ngerti Conflict of Interest
Kolase Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution (Instagram)

Suara.com - Menjelang masa jabatannya lengser pada 20 Oktober, keluarga Presiden Jokowi belakangan marak menjadi sorotan publik, salah satunya soal skandal pesawat jet pribadi yang dipakai putra bungsunya, Kaesang Pangerap dan istri, Erina Gudono.

Terkait skandal jet pribadi Kaesang, mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menyebut jika masih banyak pejabat termasuk Presiden Jokowi yang tidak mengerti soal konflik kepentingan alias conflict interest.

Dalam podcast yang disiarkan kanal Youtube Abraham Samad Speak Up pada Minggu (29/9/2024) kemarin, masalah konflik interes awalnya diungkapkan Saut menanggapi pertanyaan Abraham Samad soal Wali Kota Medan sekaligus menantu Jokowi, Bobby Nasution yang juga ikut disebut-sebut menggunakan pesawat jet milik pengusaha asal Singapura, Gang Ye.

"Makanya saya bilang pimpinan KPK harus komprehensif menangani ini karena penyelenggara negaranya bapaknya itu satu (Jokowi), kan jadi komprehensif semuanya gitu," kata Saut dalam kanal Youtube Abraham Samad Speak Up dikutip Suara.com pada Senin (30/9/2024).

Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di podcast Abraham Samad. (Tangkapan layar/Youtube)
Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di podcast Abraham Samad. (Tangkapan layar/Youtube)

"Apalagi Bobby penyelenggara, yang di Solo (Gibran) juga penyelenggara negara. Iya kalau kita kaitan dengan kasus yang disebut Roy Suryo sebagai Gang Ye (pemilik jet pribadi)," imbuh Saut.

Menurutnya, konflik kepentingan masih kerap terjadi di dalam pemerintahan karena masih banyak penyelenggara negara yang tidak memahami masalah tersebut.

"Nah ini yang saya pikir agak ruwet sekarang ini orang enggak paham yang namanya conflic of interest," ujarnya.

Dalam podcast tersebut, Saut pun menyebut pejabat negara mulai dari Presiden hingga RT/RW belum paham soal konflik kepentingan yang masih menjadi 'biang kerok' masalah korupsi di pemerintahan.

"Karena ini memang awal dari semuanya yang tidak pernah dipahami oleh penyelenggara negara siapun di Indonesia mulai dari Presiden sampai RT/RW, enggak ngerti namanya conflict of Interest," ujarnya.

Yang mirisnya, lanjut Saut, Jokowi selaku presiden juga tidak memahami soal konflik kepentingan yang mestinya dihindari. Hal itu diungkapkan Saut saat dipertegas oleh Abraham Samad selaku host usai jabatan Presiden disebut-sebut dalam podcast tersebut.

"Jadi Jokowi enggak ngerti juga ya?" tanya Abraham Samad.

Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di podcast Abraham Samad. (Tangkapan layar/Youtube)
Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di podcast Abraham Samad. (Tangkapan layar/Youtube)

"Enggak ngerti dia (Jokowi soal conflict of interest), gak ngerti bahwa itu langkah pertama ketika ada tangga pertama, anda akan masuk ke tangga kedua dan seterusnya, anda kejeblos," timpal Saut.

Saut pun menganggap jika Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menjadi proyek mercusuar di era Jokowi juga syarat dengan konflik kepentingan.

"Sama dengan IKN itu kan conflict of interest-nya cukup tinggi itu," bebernya.

Saut juga menyontohkan putusan kontroversial Anwar Usman kala menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi yang akhirnya meloloskan keponakannya, Gibran terkait syarat umur cawapres di Pilpres 2024 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Ngeri! Curhatan Eks Tahanan Terpaksa Setor Pungli karena Ditakut-takuti 'Setan Penghuni' Rutan KPK

Bikin Ngeri! Curhatan Eks Tahanan Terpaksa Setor Pungli karena Ditakut-takuti 'Setan Penghuni' Rutan KPK

News | Senin, 30 September 2024 | 16:24 WIB

Skandal Nebeng Pesawat Jet Teman, Mantan Pimpinan KPK Sebut Kaesang Ngeles, Kok Bisa?

Skandal Nebeng Pesawat Jet Teman, Mantan Pimpinan KPK Sebut Kaesang Ngeles, Kok Bisa?

News | Senin, 30 September 2024 | 15:19 WIB

Sebut Gibran Pembohong, Roy Suryo Sesalkan Ucapan Jimly soal Fufufafa: Ya Jangan Dimaafkan Prof, Jelas-jelas Salah

Sebut Gibran Pembohong, Roy Suryo Sesalkan Ucapan Jimly soal Fufufafa: Ya Jangan Dimaafkan Prof, Jelas-jelas Salah

News | Jum'at, 27 September 2024 | 13:13 WIB

Bongkar Sederet Fakta soal Skandal Pesawat Jet, Roy Suryo Sebut Kaesang Layak Dipidana karena Berbohong

Bongkar Sederet Fakta soal Skandal Pesawat Jet, Roy Suryo Sebut Kaesang Layak Dipidana karena Berbohong

News | Rabu, 25 September 2024 | 14:05 WIB

Terkini

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB