Disebut Raih Popularitas dari Kematian Putranya, Rano Karno Bela RK: Jangan Lempar Fitnah dan Tuduhan Keji

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Senin, 30 September 2024 | 19:09 WIB
Disebut Raih Popularitas dari Kematian Putranya, Rano Karno Bela RK: Jangan Lempar Fitnah dan Tuduhan Keji
Cagub Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil berswafoto dengan Cawagub nomor urut 3 Rano Karno alias Bang Doel. (Ist/ Foto dok. Bang Doel)

Suara.com - Calon Gubernur Jakarta dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Ridwan Kamil (RK) dibela oleh rivalnya, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta nomor urut tiga, Rano Karno setelah diserang fitnah telah meraih simpati publik atas kematian putranya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril.

Terkait fitnah yang beredar di media sosial, pria yang akrab disapa Bang Doel itu pun membela Ridwan Kamil.

Rano menyebut jika tidak ada satu orang pun yang tidak bersedih atas kepergian anaknya. Rano Karno pun memberikan pesan menohok kepada orang yang telah memfitnah RK.

"Saya yakin, tak ada satu orang tuapun yang siap kehilangan anaknya. Sedih kehilangan anak itu akan dibawa seumur hidup. Janganlah kebencian kamu terhadap seseorang atau sesuatu membuat kamu berlaku tidak adil," ujarnya di Jakarta, Senin (30/9/2024).

Maraknya berita yang menyudutkan para kandidat di Pilkada Jakarta, Rano Karno pun meminta khususnya warga Jakarta untuk melawan narasi-narasi yang bisa memecah belah masyarakat.

"Ayo, mari sama-sama hentikan fitnah dan hujatan dalam pilkada Jakarta. Bila Anda tak mampu meringankan, paling tidak janganlah memberi beban psikis pada keluarga atau orang tua yang berduka. Jangan lempar fitnah dan tuduhan keji," ujarnya.

Pramono Ikut Murka usai RK Difitnah

Senada dengan wakilnya, Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung pun turut bersimpati kepada RK usai difitnah mendapat popularitas atas kematian putranya, Eril.

"Saya secara pribadi ya meminta siapapun untuk tidak masuk dalam ruang publik yang akhirnya menjadi hal yang sensitif, dan saya menaruh simpati kepada Pak Ridwan Kamil, bagaimana pun kehilangan anak itu sesuatu yang sangat luar biasa," kata Pramono di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (30/9/2024).

Pramono menilai keterlaluan bila kematian seseorang dijadikan bahan olok-olok. Ia merasa sikap-sikap demikian perlu disadarkan.

Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung. (Suara.com/Novian)
Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung. (Suara.com/Novian)

"Kalau kemudian ini menjadi bahan olok-olokan atau bahan kampanye menurut saya keterlaluan sekali, dan yang seperti ini siapa pun yang melakukan harus disadarkan," ujar Pramono.

Sementara di sisi lain, Pramono percaya bahwa kelakukan seperti tersebut bukn berasal dari tim kampanya siapapun.

"Dan saya yakin yang melakukan itu pasti bukan bagian dari tim kampanye siapapun," kata Pramono.

RK Difitnah Netizen

Sebelumnya, pegiat media sosial (medsos) Denis Malhotra menjadi sorotan publik usai diduga menyinggung kematian putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APK Dirusak Orang Tak Dikenal, Ridwan Kamil: kalau Tidak Suka Ya Tidak Usah Pilih di TPS

APK Dirusak Orang Tak Dikenal, Ridwan Kamil: kalau Tidak Suka Ya Tidak Usah Pilih di TPS

News | Senin, 30 September 2024 | 18:23 WIB

Denis Malhotra Fitnah Ridwan Kamil, Pramono Anung: Keterlaluan Sekali!

Denis Malhotra Fitnah Ridwan Kamil, Pramono Anung: Keterlaluan Sekali!

News | Senin, 30 September 2024 | 18:06 WIB

Membelot dari Demokrat, Putra Zainuddin MZ Dukung Pramono-Rano karena Ingat Ajaran Orang Tua, Apa Itu?

Membelot dari Demokrat, Putra Zainuddin MZ Dukung Pramono-Rano karena Ingat Ajaran Orang Tua, Apa Itu?

Kotak Suara | Jum'at, 27 September 2024 | 14:31 WIB

Siap Kampanye Lewat Medsos Demi Incar Pemilih Gen Z, Rano Karno Ogah Tiru Joget Gemoy Prabowo: Gak Bisa, Terlalu Luwes

Siap Kampanye Lewat Medsos Demi Incar Pemilih Gen Z, Rano Karno Ogah Tiru Joget Gemoy Prabowo: Gak Bisa, Terlalu Luwes

Kotak Suara | Rabu, 25 September 2024 | 12:03 WIB

Terkini

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB