Perang Timur Tengah: Rusia Kecam Israel, Pererat Hubungan dengan Iran

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:44 WIB
Perang Timur Tengah: Rusia Kecam Israel, Pererat Hubungan dengan Iran
Bendera Rusia berkibar di atas kantor pusat Bank Sentral Rusia di Moskow, Rusia. [Dok.Antara]

Suara.com - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov, meminta Iran dan Israel untuk menahan diri, serta menyerukan semua pihak yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah untuk mengumumkan gencatan senjata.

"Eskalasi kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini harus segera dihentikan, dan pertempuran di wilayah konflik Palestina-Israel harus dihentikan," ujarnya dalam sebuah konferensi di Moskow pada Kamis (3/10).

Ia menekankan dampak yang sangat mendalam dari krisis saat ini, yang dipicu oleh kebijakan destruktif yang diterapkan oleh Israel dan Amerika Serikat.

Ryabkov menjelaskan bahwa Moskow tidak melakukan komunikasi dengan Washington mengenai situasi di Timur Tengah, mengingat kedua negara memiliki "pendekatan yang berbeda," tetapi Rusia menjalin "hubungan yang sangat dekat" dengan Iran.

"Kami (Rusia dan Iran) memiliki pengalaman kerja sama yang sangat baik di berbagai bidang. Saya percaya saat ini adalah waktu yang penting untuk hubungan ini," katanya.

Malam pada 1 Oktober, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), unit elit Angkatan Bersenjata Iran, melancarkan serangan rudal balistik dan hipersonik yang masif ke Israel sebagai reaksi atas pembunuhan pemimpin kelompok Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah.

Teheran mengklaim bahwa 90 persen dari rudal yang diluncurkan berhasil mencapai sasaran, sementara Israel menyatakan bahwa sebagian besar rudal tersebut berhasil dicegat.

Namun, verifikasi independen atas klaim-klaim tersebut sulit dilakukan karena konflik yang sedang berlangsung.

Menanggapi keputusan Israel yang menempatkan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebagai persona non grata, Ryabkov menyatakan bahwa tindakan tersebut menunjukkan pengabaian terhadap sistem internasional.

"Kita sedang melihat pengabaian yang arogan terhadap prinsip-prinsip mendasar dari fungsi sistem internasional. Ini sangat disayangkan," tegasnya.

Pada 2 Oktober, Israel Katz, kepala urusan luar negeri Israel, melarang Guterres masuk ke negara tersebut dan menyatakan dia sebagai persona non grata akibat kurangnya kecaman terhadap serangan Iran terhadap Israel. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Serang Beirut, Israel Incar Pimpinan Hizbullah Lainnya

Kembali Serang Beirut, Israel Incar Pimpinan Hizbullah Lainnya

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:12 WIB

Singgung Rezim Zionis, Presiden Iran Kecam Keras Campur Tangan Asing di Timur Tengah

Singgung Rezim Zionis, Presiden Iran Kecam Keras Campur Tangan Asing di Timur Tengah

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:05 WIB

Tragis! 28 Petugas Medis Tewas dalam 24 Jam di Tengah Serangan Israel ke Lebanon

Tragis! 28 Petugas Medis Tewas dalam 24 Jam di Tengah Serangan Israel ke Lebanon

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 11:13 WIB

1,2 Juta Warga Lebanon Mengungsi, AS Tetap Dukung Serangan Israel

1,2 Juta Warga Lebanon Mengungsi, AS Tetap Dukung Serangan Israel

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 11:04 WIB

Demi Sekutu, Biden Didesak Percepat Pengiriman Senjata ke Israel

Demi Sekutu, Biden Didesak Percepat Pengiriman Senjata ke Israel

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 10:59 WIB

Iran Kecam PBB: Bisu Saat Israel Menyerang, Tak Kunjung Berikan Hukuman

Iran Kecam PBB: Bisu Saat Israel Menyerang, Tak Kunjung Berikan Hukuman

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 10:55 WIB

Terkini

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:02 WIB

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:49 WIB

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:40 WIB

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan

Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:08 WIB