Kepala Suku Besar Moni Tolak Keras Provokasi Perang Suku

Chandra Iswinarno

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 23:50 WIB
Kepala Suku Besar Moni Tolak Keras Provokasi Perang Suku
Ilustrasi. [Tangkapan layar video]

Suara.com - Kepala Suku Besar Moni dari Kabupaten Intan Jaya, Musa Kobogau menegaskan bahwa masyarakat dari Kabupaten Paniai, khususnya empat distrik yaitu Distrik Duma-Dama, Distrik Dogomo, Distrik Bibida, dan Distrik Youtadi, tidak seharusnya terlibat dalam konflik yang melibatkan suku Moni dan suku Mee.

Hal tersebut disampaikannya, merespons pernyataan sekelompok orang yang mengancam akan melakukan perang suku apabila suara Suku Mee tidak mendapatkan perhatian.

"Sebagai Kepala Suku Besar Moni, saya menegaskan bahwa kami tidak pernah mengajak masyarakat untuk berperang. Kami memiliki keakraban, adat istiadat, dan cara hidup yang telah terjalin dengan baik antara masyarakat suku Moni dan suku Mee di Kabupaten Paniai," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (4/10/2024).

Musa menambahkan bahwa Kabupaten Intan Jaya terdiri dari empat suku besar, yaitu suku Wolani, Moni, Duga, dan Dani.

Ia menekankan bahwa perbedaan budaya dan adat istiadat antara suku Moni di Intan Jaya dan suku Mee di Paniai sangat jelas.

"Suku Moni di Intan Jaya memiliki kabupaten dan adat istiadat sendiri. Kami tidak terlibat dalam perang dengan suku lain, dan kami tidak akan membiarkan konflik ini mempengaruhi hubungan antar suku di sini," katanya.

Musa menyatakan penolakannya terhadap tindakan provokatif dari pihak yang mengatasnamakan suku Moni.

"Kami tidak ingin hal-hal seperti ini menciptakan kerusuhan di masyarakat. Intan Jaya memiliki hak suara yang besar dan pemilih yang telah terdaftar," ungkapnya.

Ia berharap masyarakat Kabupaten Intan Jaya tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pernyataan yang tidak jelas.

baca juga

Intelektual dari Kabupaten Intan Jaya, Septinus Tipagau, juga memberikan tanggapan mengenai isu ini. Ia menjelaskan bahwa meskipun ada kesamaan dalam beberapa aspek kehidupan, suku Moni di Intan Jaya memiliki budaya, bahasa, dan adat istiadat yang sangat berbeda dari suku Mee di Paniai.

"Pernyataan yang mengajak perang suku dari pihak-pihak tertentu sangat keliru. Kami, suku Moni dari Intan Jaya, tidak pernah mengajak orang untuk berperang," tegasnya.

Kedua tokoh ini berharap agar masyarakat Kabupaten Intan Jaya dapat menyambut Pemilu Gubernur dan Bupati dengan cara yang damai dan bermartabat. Musa Kobogau menekankan pentingnya menjaga suasana yang kondusif dan menghindari konflik yang dapat merusak demokrasi.

"Kami ingin pemilihan ini berjalan dengan adil dan jujur, tanpa adanya kerusuhan yang merusak," katanya.

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga 4 Distrik Di Kabupaten Paniai Sepakat Dukung MeGe Di Pilgub Papua Tengah

Warga 4 Distrik Di Kabupaten Paniai Sepakat Dukung MeGe Di Pilgub Papua Tengah

Kotak Suara | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:02 WIB

Jadwal Kampanye Pilkada Papua Tengah 2024 Resmi Dirilis, Nabire dan Timika Jadi Medan Panas

Jadwal Kampanye Pilkada Papua Tengah 2024 Resmi Dirilis, Nabire dan Timika Jadi Medan Panas

Kotak Suara | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 11:44 WIB

Musa Boma Desak Pemerintah Segera Bantu Warga Wakia di Pengungsian

Musa Boma Desak Pemerintah Segera Bantu Warga Wakia di Pengungsian

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 03:00 WIB

Terkini

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

×