AS Kucurkan Dana Lebih dari Rp200 Triliun untuk Israel

Bella | Suara.com

Selasa, 08 Oktober 2024 | 10:02 WIB
AS Kucurkan Dana Lebih dari Rp200 Triliun untuk Israel
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan pandangannya dalam sesi Partnership for Global Insfrastucture and Investment dalam rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym/aa.

Suara.com - Pemerintahan Biden telah memberikan setidaknya $17,9 miliar (sekitar Rp277,45 triliun) bantuan militer kepada Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu, menurut laporan baru yang dirilis pada Senin.

Selain itu, AS juga menghabiskan setidaknya $4,86 miliar (sekitar Rp75,33 triliun) untuk operasi militernya melawan kelompok Houthi di Yaman.

Namun, laporan ini tidak mencakup biaya tambahan yang akan dikeluarkan setelah Pentagon mengumumkan pengerahan pasukan dan aset tambahan ke Timur Tengah pekan lalu, serta dimulainya invasi baru Israel ke Lebanon. Langkah ini diperkirakan akan menelan biaya ratusan juta hingga miliaran dolar AS.

Operasi Pertahanan Israel dan Bantuan AS

Ilustrasi peluru artileri. (KCNA / KCNA VIA KNS / AFP)
Ilustrasi peluru artileri. (KCNA / KCNA VIA KNS / AFP)

Salah satu bagian penting dari bantuan militer ini termasuk pengiriman amunisi seperti peluru artileri, bom penghancur bunker seberat 2.000 pon, serta bom presisi. Pengisian kembali sistem pertahanan rudal Iron Dome dan David’s Sling Israel juga menjadi bagian besar dari bantuan yang diberikan AS.

Laporan dari Universitas Brown ini mencatat bahwa, laporan pemerintah AS mengenai bantuan militer ke Israel tidak selengkap laporan serupa untuk Ukraina, di mana detail seperti jumlah bantuan dan sistem senjata yang disuplai dilaporkan secara rutin.

Pengerahan Pasukan AS ke Timur Tengah

Ilustrasi tentara Amerika Serikat saat ditugaskan dalam misi di Irak. (AFP)
Ilustrasi tentara Amerika Serikat saat ditugaskan dalam misi di Irak. (AFP)

Dalam pekan terakhir, Pentagon mengumumkan pengiriman lebih banyak pasukan ke Timur Tengah sebagai tanggapan atas meningkatnya ketegangan antara Hezbollah dan Israel.

"Menghadapi meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, kami mengirim sejumlah kecil personel militer tambahan untuk memperkuat pasukan yang sudah ada di kawasan tersebut," kata Juru Bicara Pentagon, Maj. Gen. Pat Ryder.

Komando Sentral AS (CENTCOM) juga mengungkapkan bahwa tiga skuadron tambahan – F-15E, F-16, dan A-10 – telah dikerahkan ke Timur Tengah, dengan satu skuadron sudah tiba pada Selasa lalu.

AS sebelumnya telah meningkatkan jumlah pasukannya dalam beberapa bulan terakhir, dengan total mencapai 40.000 personel. Namun, belum ada kejelasan berapa banyak lagi pasukan yang akan dikerahkan ke wilayah tersebut.

Operasi di Yaman dan Dampaknya terhadap Anggaran AS

Kapal induk USS George H.W. Bush. (Sumber: Wikipedia)
Kapal induk USS George H.W. Bush. (Sumber: Wikipedia)

Selain Israel, AS juga terlibat dalam operasi militer di Yaman untuk melawan serangan kelompok Houthi. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS telah memperkirakan penggunaan amunisi senilai $1 miliar (sekitar Rp15,5 triliun) untuk operasi melawan Houthi hingga Juni 2023.

Pentagon diperkirakan akan membutuhkan tambahan dana darurat sebesar $2 miliar (sekiar Rp31 triliun) dalam beberapa bulan ke depan untuk melanjutkan operasi ini.

Pengerahan kelompok kapal induk AS ke Laut Merah juga menambah beban anggaran. Laporan tersebut mencatat bahwa biaya operasional harian kelompok kapal induk yang sepenuhnya beroperasi bisa mencapai $9 juta (sekitar Rp139,5 miliar) per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Detik-Detik Warga Israel Berlarian saat Sirine Peringatan Serangan Rudal Berbunyi

Video Detik-Detik Warga Israel Berlarian saat Sirine Peringatan Serangan Rudal Berbunyi

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 04:55 WIB

Jeritan Anak Gaza Korban Israel: Dia Terus Meminta Sandal, Padahal Sudah Tidak Punya Kaki

Jeritan Anak Gaza Korban Israel: Dia Terus Meminta Sandal, Padahal Sudah Tidak Punya Kaki

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 21:41 WIB

Terseret Ombak, Turis Amerika Diduga Dimangsa Hiu di Maluku

Terseret Ombak, Turis Amerika Diduga Dimangsa Hiu di Maluku

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 05:10 WIB

Kakek Berusia 72 Tahun asal Amerika Dipenjara di Rusia karena Dituduh Sebagai Tentara Bayaran Ukraina

Kakek Berusia 72 Tahun asal Amerika Dipenjara di Rusia karena Dituduh Sebagai Tentara Bayaran Ukraina

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 20:40 WIB

Seorang Ayah Kenang Kematian Putranya yang Bersembunyi di Tempat Sampah saat Serangan Hamas 7 Oktober

Seorang Ayah Kenang Kematian Putranya yang Bersembunyi di Tempat Sampah saat Serangan Hamas 7 Oktober

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 20:13 WIB

'Mati Satu, Mati Semua' Sikap Ekstrim dalam Konflik Israel-Palestina

'Mati Satu, Mati Semua' Sikap Ekstrim dalam Konflik Israel-Palestina

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:41 WIB

Doktrin Militer Israel Dipertanyakan Setelah Serangan Rudal Iran

Doktrin Militer Israel Dipertanyakan Setelah Serangan Rudal Iran

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:11 WIB

Komunitas Yahudi Austria Tolak Palestina Merdeka

Komunitas Yahudi Austria Tolak Palestina Merdeka

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:11 WIB

Dramatis! Pria Coba Bakar Diri di Tengah Demo Membara Kecam Perang Gaza

Dramatis! Pria Coba Bakar Diri di Tengah Demo Membara Kecam Perang Gaza

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 19:02 WIB

AS dan Israel Kompak Buat Rupiah Anjlok 202 Poin Awal Pekan Ini

AS dan Israel Kompak Buat Rupiah Anjlok 202 Poin Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 17:26 WIB

Terkini

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB