Jokowi Minta Tak Dipaksa Pindah Ke IKN, Menko PMK Akui Banyak Fasilitas Belum Siap

Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:26 WIB
Jokowi Minta Tak Dipaksa Pindah Ke IKN, Menko PMK Akui Banyak Fasilitas Belum Siap
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang pindah ke Ibu Kota Nusantara sulit dilakukan diamini oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Berdasarkan kunjungannya beberapa kali ke IKN, ia menyebut bahwa masih perlu dilakukan berbagai persiapan hingga pemerintahan bisa dipusatkan ke IKN.

"Ya pastilah (susah pindah). Karena banyak dibutuhkan piranti-piranti pendukung untuk bisa di sana, termasuk kesiapan. Saya yang sudah beberapa kali adakan rapat di sana belum bisa gunakan kantor Kemenko PMK," kata Muhadjir ditemui di kantornya di Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Muhadjir mengakui kalau kementeriannya masih meminjam gedung dari Kemenko lain lantaran kantornya sendiri di IKN belum siap huni. Di sisa jabatannya sebagai menteri, Muhadjir memastikan kalau tidak akan ada aktivitas pindah kantor ke IKN dalam waktu dekat.

"Saya secara informal sudah berada di sana, wara-wiri, kan banyak acara di IKN. Saya sudah gelar rakor tiga kali, internal maupun lintas kementerian. Bahkan membahas tentang pemberdayaan masyarakat dan juga siapkan SDM di sekitar IKN," tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengakui bahwa banyak hambatan yang harus dilalui dalam proses pindah ibu kota tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut hambatan yang dimaksud.

"Banyaklah hambatan. Tapi jangan lihat hambatan saja, tapi juga penunjangnya," pungkasnya sambil berlalu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta publik tidak mengejar-ngejar pemerintah soal perpindahan ke IKN. Dia menyampaikan bahwa memindahkan ibu kota memang butuh persiapan ekstra. Jokowi kemudian membuat analogi dengan pindah rumah yang menurutnya juga sulit dilakukan.

"Pindah rumah saja ruwet kayak gitu, ini memindah ibu kota. Jadi jangan kejar-kejar sehingga belum siap kita paksakan, akhirnya enggak baik," kata Jokowi usai membuka Nusantara TNI Fun Run di IKN, Kalimantan Timur, Minggu (6/10/2024), sebagaimana dilansir Antara.

la menambahkan bahwa pemindahan ibu kota memang seharusnya berjalan normal dan natural hingga seluruh fasilitas terbangun, seperti rumah sakit, sekolah sehingga ekosistem akhirnya terbentuk.

Baca Juga: PN Jakpus Tunda Sidang Gugatan Rizieq Shihab Rp5,246 Triliun ke Jokowi, Istana Bilang Begini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI