Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 08 Oktober 2024 | 20:05 WIB
Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel
Adu kekuatan militer Hizbullah vs Israel. [Wikipedia]

Suara.com - Meski mendapatkan serangan terus menerus dari Israel, Wakil ketua Hizbullah Naim Qasim mengatakan dengan tegas, bahwa kelompoknya itu hingga detik ini masih utuh.

Menurut Naim, kelompok yang didukung Iran saat ini masih utuh dan para pejuang terus melakukan serangan darat ke Lebanon, meski ada klaim bahwa pihaknya mendapatkan pukulan menyakitkan dari Israel.

Bersumpah Untuk Melanjutkan Perlawanan.

Qasim mengatakan akan semakin banyak warga Israel yang mengungsi dari wilayah utara Israel ketika kelompok militan tersebut memperluas serangan roketnya.

“Kami menembakkan ratusan roket dan puluhan drone. Sejumlah besar pemukiman dan kota berada di bawah serangan perlawanan,” tambahnya dilansir dari Arabnews, Selasa (8/10/2024).

Dalam pidatonya sehari setelah peringatan satu tahun serangan 7 Oktober yang memicu pemboman Israel di Gaza dan kemudian Lebanon yang menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan orang mengungsi.

“Kemampuan kami baik-baik saja dan pesawat tempur kami dikerahkan di garis depan.”

Dia berkata, “Israel mengatakan akan mengembalikan pemukimnya ke Israel utara, tetapi kami berjanji akan membuat ribuan orang lagi mengungsi.”

Qasim mencatat bahwa pengungsian satu juta orang Lebanon di tengah meningkatnya kekerasan merupakan “beban dan pengorbanan bagi perlawanan.”

“Musuh berpikir bahwa hal itu akan melemahkan kami dengan menargetkan warga sipil yang tidak bersalah, jadi satu-satunya solusi bagi kami adalah melawan dan bertahan,” kata Qasim.

Dia juga mengatakan pasukan Israel belum bisa maju setelah melancarkan serangan darat ke Lebanon pekan lalu. Militer Israel mengatakan divisi keempat kini mengambil bagian dalam serangan tersebut, yang telah meluas ke barat, namun operasi tampaknya masih terbatas pada jalur sempit di sepanjang perbatasan.

Dukungan Untuk Upaya Gencatan Senjata

Qasim menekankan bahwa kelompok tersebut mendukung upaya Ketua Parlemen Nabih Berri – sekutu Hizbullah – untuk mengamankan gencatan senjata.

“Bagaimanapun, setelah isu gencatan senjata terbentuk, dan setelah diplomasi dapat mencapainya, semua rincian lainnya dapat didiskusikan dan keputusan dapat diambil,” kata Qasim.

“Jika musuh (Israel) melanjutkan perangnya, maka medan peranglah yang menentukan,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas

Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 19:39 WIB

Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan

Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:24 WIB

AS Ikut Campur Saat Israel Hancurkan Gaza, Ada Kesedihan Warga Amerika Serikat: Perlu Ada Perubahan

AS Ikut Campur Saat Israel Hancurkan Gaza, Ada Kesedihan Warga Amerika Serikat: Perlu Ada Perubahan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:02 WIB

Terkini

JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan

JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:44 WIB

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:35 WIB

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:34 WIB

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:27 WIB

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:26 WIB

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:22 WIB

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:20 WIB

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:17 WIB