57 Tahun Kematian Che Guevara, Tragis Namun Meninggalkan Legasi

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 09 Oktober 2024 | 14:30 WIB
57 Tahun Kematian Che Guevara, Tragis Namun Meninggalkan Legasi
Tokoh Revolusi Kuba Che Guevara. [AFP]

Suara.com - Ernesto "Che" Guevara dikenal dan dikenang sebagai tokoh revolusioner terkenal asal Argentina. Namanya harum usai meninggal pada 9 Oktober 1967, di Bolivia mengingat perjuangannya yang mengilhami banyak pemikiran.

Kematian Guevara tidak hanya mengakhiri hidup seorang pemimpin revolusioner, tetapi juga menandai berakhirnya era perjuangan yang penuh dengan ketegangan dan harapan bagi banyak orang di penjuru dunia.

Che Guevara lahir pada 14 Juni 1928, di Rosario, Argentina.Ia pernah menepuh pendidikan dokter namun hiatus pada 1951 untuk memulai petualangan di Amerika Latin melewati Argentina, Chili, Peru, Kolombia, dan Venezuela. Ia juga sempat berada di Guatemala, negara yang dinamikanya memengaruhi pemikiran Guevara sebagai seorang Marxis yang berdedikasi.

Guevara kemudian menjadi terkenal karena perannya dalam Revolusi Kuba yang berhasil menggulingkan rezim Fulgencio Batista pada tahun 1959.

Bersama Fidel Castro, Guevara memainkan peran kunci dalam membentuk pemerintahan baru di Kuba dan mengembangkan kebijakan sosial yang menekankan pada kesetaraan dan keadilan. Namun, ia juga memahami bahwa perjuangan revolusioner tidak dapat dibatasi hanya pada satu negara.

Setelah merasa frustrasi dengan arah politik Kuba, Guevara memutuskan untuk berjuang di negara lain untuk menyebarkan revolusi. Pada tahun 1966, ia tiba di Bolivia dengan harapan untuk membangkitkan revolusi di sana.

Guevara mengorganisir kelompok kecil yang beranggotakan para gerilyawan, dengan harapan menginspirasi rakyat Bolivia untuk melawan pemerintah yang didukung Amerika Serikat. sayangnya, misi ini tidak berjalan sesuai rencana.

Terhadap kekuatan militer yang lebih baik dan perang yang tidak terorganisir, Guevara dan pasukannya menghadapi kesulitan besar. Selain itu, dukungan dari rakyat lokal tidak semudah yang diharapkan, dan banyak yang tidak memahami tujuan perjuangan Guevara.

Tokoh Revolusi Kuba Che Guevara (Screenshot Marca)
Tokoh Revolusi Kuba Che Guevara (Screenshot Marca)

Penangkapan dan Eksekusi

baca juga

Setelah berbulan-bulan berperang dalam keadaan jauh dari tempat asalnya, Guevara ditangkap oleh pasukan Bolivia pada 8 Oktober 1967. Penangkapannya didukung oleh CIA, yang telah memberikan pelatihan dan intelijen kepada tentara Bolivia. Keesokan harinya, pada tanggal 9 Oktober, Guevara dieksekusi tanpa pengadilan di sekolah militer La Higuera.

Salah satu momen yang selalu dikenang ialah detik-detik eksekusi yang membawa Guevara pada akhir perjuangannya. Ia menantang eksekutornya untuk segera menjalankan tugas, mengingat orang tersebut sempat meragu.

“Aku tahu kau akan membunuhku.Tembaklah aku, Pengecut! Kau hanya akan membunuh seorang manusia,” katanya dengan tenang.

Selama penangkapannya, Guevara menunjukkan keberanian dan ketenangan yang luar biasa. Ia diyakini mengucapkan kata-kata yang terkenal, "Saya tidak ingin mati. Tetapi jika saya harus mati, saya ingin mati seperti seorang revolusioner."

Kematian Guevara tidak hanya mengakhiri kehidupan seorang revolusioner, tetapi juga mengubahnya menjadi simbol perjuangan bagi banyak orang di seluruh dunia.

Setelah eksekusi oleh tentara Bolivia, ia dianggap sebagai pahlawan martir oleh generasi kiri di seluruh dunia, dan citranya menjadi ikon radikalisme kiri dan anti-imperialis.

Legasi

Kematian Che Guevara membangkitkan gelombang protes di Kuba dan di sejumlah negara lainnya. Banyak orang menganggapnya sebagai martir yang memberikan inspirasi untuk terus melawan penindasan dan ketidakadilan. Gambar ikonik Guevara yang tersenyum, terutama foto yang diambil oleh Alberto Korda, menjadikannya simbol revolusi dan perlawanan.

Legasi Guevara terus hidup di dalam buku-buku, film, dan gerakan sosial yang mendukung keadilan sosial dan perubahan politik. Gagasan dan filosofi Guevara tentang perang gerilya dan perjuangan anti-imperialis masih menjadi referensi dalam diskursus politik di berbagai belahan dunia.

Kematian Che Guevara, meski tragis, telah menempatkannya sebagai salah satu ikon paling dikenal dalam sejarah dunia modern, simbol perlawanan yang tak akan terlupakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI: Ancaman atau Masa Depan? Mengungkap Rahasia Kecerdasan Buatan

AI: Ancaman atau Masa Depan? Mengungkap Rahasia Kecerdasan Buatan

Video | Selasa, 20 Agustus 2024 | 12:05 WIB

Uruguay Pesta Gol di Copa America 2024, Bolivia Dibuat Tak Bisa Berkutik!

Uruguay Pesta Gol di Copa America 2024, Bolivia Dibuat Tak Bisa Berkutik!

Your Say | Jum'at, 28 Juni 2024 | 17:34 WIB

Hasil Copa America 2024: Uruguay Melaju ke Perempat Final Usai Pesta Gol ke Gawang Bolivia

Hasil Copa America 2024: Uruguay Melaju ke Perempat Final Usai Pesta Gol ke Gawang Bolivia

Bola | Jum'at, 28 Juni 2024 | 11:33 WIB

Kepemimpinan Christian Pulisic Dipuji Saat AS Kalahkan Bolivia di Copa America 2024

Kepemimpinan Christian Pulisic Dipuji Saat AS Kalahkan Bolivia di Copa America 2024

Bola | Senin, 24 Juni 2024 | 17:45 WIB

Hasil Copa America 2024: Amerika Serikat Mudah Bekuk Bolivia Lewat Gol Kilat Christian Pulisic

Hasil Copa America 2024: Amerika Serikat Mudah Bekuk Bolivia Lewat Gol Kilat Christian Pulisic

Bola | Senin, 24 Juni 2024 | 08:22 WIB

Berandai-andai, Anies Ingin Makan Malam dengan Nabi Muhammad hingga Nelson Mandela

Berandai-andai, Anies Ingin Makan Malam dengan Nabi Muhammad hingga Nelson Mandela

Kotak Suara | Sabtu, 02 Desember 2023 | 15:28 WIB

Terkini

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

×