Pengakuan SBY Tak Pernah Selingkuhi Konstitusi Dinilai Bentuk 'Tamparan Keras' Pemerintah Sekarang

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 15:42 WIB
Pengakuan SBY Tak Pernah Selingkuhi Konstitusi Dinilai Bentuk 'Tamparan Keras' Pemerintah Sekarang
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY saat di Kota Jogja. [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Pemegang kekuasaan di Indonesia saat ini seharusnya 'tertampar' dengan pernyataan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang menyelingkuhi konstitusi.

Analisa dari Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan pernyataan SBY itu sebagai pengingat kepada setiap pejabat agar selalu taat terhadap aturan negara.

"Yang disampaikan SBY adalah warning bahwa sejatinya pemimpin tidak boleh menyelingkuhi konstitusi. Ketaatan terhadap konstitusi harus dijaga sebagai bagian daripada tanggungjawab menjaga bangsa. Artinya, elit bangsa harus patuh dan tunduk kepada konstitusi," jelas Ujang saat dihubungi Suara.com, Jumat (11/10/224).

Sebagai mantan presiden, SBY juga dinilai telah memberikan pembelajaran sekaligus pengingat kepada rakyat tentang menjaga konstitusi, bukan justru dirusak untuk kepentingan pribadi. Menurut Ujang, pernyataan SBY memang sulit dilepaskan dari situasi politik akhir-akhir ini yang dinilai berpotensi merusak konstitusi.

Situasi tersebut tak lepas juga dari sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memimpin negara.

"Misalnya Jokowi ingin 3 periode, Jokowi ingin pemilu diundur karena alasan Covid dulu, juga ingin perpanjangan masa jabatan presiden. Itu kan terjadi ingin mengubah konstitusi. Itu artinya konstitusi jangan diselingkuhi. Oleh karena itu, siapa pun pemimpin Indonesia, konstitusi harus dijaga, dihormati, harus dipatuhi," katanya.

Meskipun SBY tidak secara gamblang menyebut nama tertentu, tetapi pernyataannya dinilai juga sebagai bentuk kritik keras terhadap pejabat yang sewenang-wenang terhadap aturan negara.

"Tentu ini kritik keras pak SBY kepada siapa pun pihak yang kadang menyelingkuhi konstitusi. Oleh karena itu, kita harus sadar diri bahwa bernegara acuannya konstitusi, kita harus taat konstitusi. Bukan karena kepentingan elit, kepentingan orang tertentu lalu konstitusi diubah-ubah," ujar Ujang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa yang Disindir SBY Telah Selingkuhi Konstitusi? Begini Analisis Pengamat Politik

Siapa yang Disindir SBY Telah Selingkuhi Konstitusi? Begini Analisis Pengamat Politik

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:18 WIB

SBY Akui Banyak Kekurangan Selama Jadi Presiden Tapi Tidak Pernah Selingkuhi Konstitusi, Sindir Jokowi?

SBY Akui Banyak Kekurangan Selama Jadi Presiden Tapi Tidak Pernah Selingkuhi Konstitusi, Sindir Jokowi?

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:39 WIB

SBY Akui Tidak Sempurna Selesaikan Tugas Kenegaraan: Tapi Kita Tidak Berselingkuh pada Konstitusi

SBY Akui Tidak Sempurna Selesaikan Tugas Kenegaraan: Tapi Kita Tidak Berselingkuh pada Konstitusi

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 10:56 WIB

Digandeng Kemenkes buat Perangi Nyamuk Malaria, SBY Curhat Temui Prabowo, Kenapa?

Digandeng Kemenkes buat Perangi Nyamuk Malaria, SBY Curhat Temui Prabowo, Kenapa?

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 22:15 WIB

Fedi Nuril Dicolek Akun Bocor Alus TEMPO usai Soroti Bantahan SBY Cawe-cawe Gelar Doktor AHY: Diajak Collab?

Fedi Nuril Dicolek Akun Bocor Alus TEMPO usai Soroti Bantahan SBY Cawe-cawe Gelar Doktor AHY: Diajak Collab?

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

×