Terpaksa Hidup Seperti Vampir: Wanita Ini Tak Bisa Makan Bawang Putih Seumur Hidup

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2024 | 03:25 WIB
Terpaksa Hidup Seperti Vampir: Wanita Ini Tak Bisa Makan Bawang Putih Seumur Hidup
Ilustrasi bawang putih (Unsplash/sanjaydosajh)

Suara.com - Seorang ibu berusia 32 tahun dari Minnesota, AS, telah menjadi wajah dari kondisi langka dan menyakitkan yang sering disebut sebagai "penyakit vampir."

Phoenix Nightingale memiliki alergi parah terhadap sulfur – senyawa yang ditemukan dalam bawang putih – yang dapat menyebabkan reaksi yang berpotensi fatal jika tertelan. "Orang-orang menyebutnya penyakit vampir," jelasnya dalam sebuah wawancara dengan Jam Press.

Gangguan yang tidak biasa ini, yang dikenal sebagai porfiria intermiten akut, dapat menyebabkan nyeri hebat, migrain, sembelit, dan muntah selama berhari-hari jika dipicu. Kondisi ini memiliki hubungan historis dengan Count Dracula yang legendaris, karena diduga bahwa Vlad III, inspirasi bagi Dracula, juga menderita porfiria.

Kondisi ini telah menyebabkan munculnya mitos tentang keengganan vampir terhadap bawang putih, sinar matahari, dan penampilan mereka yang pucat. Nightingale berkata, "Itu berasal dari legenda tentang mereka yang harus menghindari bawang putih, harus menjauhi sinar matahari, tampak pucat, dan memiliki gigi yang mulai surut."

Ia menambahkan bahwa efek samping neurologis dari gangguan tersebut dapat menyebabkan orang keliru menganggap mereka yang terkena dampak sebagai "monster atau kerasukan," menurut NY Post.

Karena kondisinya, Nightingale terpaksa menghindari makanan yang mengandung sulfur. "Mengonsumsi dalam jumlah banyak atau dalam jangka waktu lama bisa berakibat fatal," katanya. Gejalanya dapat muncul tiba-tiba atau berkembang selama berminggu-minggu, sehingga sulit baginya untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

"Saya sangat berhati-hati dengan apa yang saya masukkan ke dalam tubuh saya. Saya menghindari banyak makanan. Saya berpegang pada apa yang saya tahu aman. Saya bahkan tidak bisa minum sebagian besar obat," ungkapnya.

Sejak didiagnosis, ia tidak makan bawang putih, katanya, "Saya tidak bisa makan roti bawang putih. Itu bisa membuat saya kena serangan." Serangan yang melemahkan ini dapat berlangsung selama berhari-hari, di mana ia mungkin muntah hingga 60 kali, dan juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

“Saya telah mengalami lebih dari 480 serangan dalam hidup saya, mencari jawaban, putus asa untuk mendapatkan diagnosis yang baru keluar tahun lalu,” katanya, seraya menambahkan bahwa rasa sakitnya lebih buruk daripada melahirkan.

“Saya pernah mengalami satu serangan di mana saya tidak pergi ke rumah sakit, dan itu berlangsung selama 40 jam. Saya muntah terus-menerus, kehilangan kesadaran, menjerit, dan menangis.”

Makan di luar merupakan tantangan tambahan bagi Nightingale, karena bawang putih merupakan bahan umum dalam banyak hidangan. Ia menghindari makanan lain yang kaya akan sulfur, termasuk anggur merah, kedelai, alkohol, dan kopi.

"Ketika saya makan malam di luar, kecuali jika saya makan di tempat yang saya kenal, saya melihat menu dan menangis karena tidak tahu apa yang bisa saya makan," akunya.

Nightingale memilih untuk membagikan kisahnya kepada publik guna meningkatkan kesadaran tentang kondisinya dan untuk mendukung orang lain yang mungkin berjuang dengan gejala serupa yang tidak terdiagnosis.

"Butuh waktu 31 tahun untuk mendapatkan diagnosis, dan saya harus membayar sendiri dan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menjalankan analisis tentang kondisi tersebut," jelasnya.

"Sulit bagi orang yang sudah terdiagnosis untuk tidak dapat menemukan dokter yang dapat membantu. Ketika saya menemui dokter atau pergi ke rumah sakit, mereka harus mencari tahu kondisi tersebut di Google." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Akui Ada Siswa Alergi Menu Makan Bergizi Gratis, Apa Solusinya?

Gibran Akui Ada Siswa Alergi Menu Makan Bergizi Gratis, Apa Solusinya?

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 14:49 WIB

Ulasan Novel 'Air Mata Bulan', Menghadapi Teror Vampir di Kota Tua

Ulasan Novel 'Air Mata Bulan', Menghadapi Teror Vampir di Kota Tua

Your Say | Kamis, 03 Oktober 2024 | 10:10 WIB

Dibintangi Michael B. Jordan, Film Vampir 'Sinners' Merilis Trailer Perdana

Dibintangi Michael B. Jordan, Film Vampir 'Sinners' Merilis Trailer Perdana

Your Say | Rabu, 25 September 2024 | 08:05 WIB

Viral di TikTok Karena Celotehannya, Ini Penyakit Zehan Almira

Viral di TikTok Karena Celotehannya, Ini Penyakit Zehan Almira

Health | Rabu, 18 September 2024 | 14:54 WIB

Digigit Laba-laba Janda Palsu, Pria Ini Alami 'Penyakit Pemakan Daging' hingga Nyaris Meregang Nyawa

Digigit Laba-laba Janda Palsu, Pria Ini Alami 'Penyakit Pemakan Daging' hingga Nyaris Meregang Nyawa

News | Selasa, 17 September 2024 | 04:30 WIB

Berpacu Dengan Waktu, Ayah Ini Kalahkan Perusahaan Farmasi dan Temukan Obat untuk Selamatkan Anaknya

Berpacu Dengan Waktu, Ayah Ini Kalahkan Perusahaan Farmasi dan Temukan Obat untuk Selamatkan Anaknya

News | Sabtu, 07 September 2024 | 18:58 WIB

Terkini

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:07 WIB

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:03 WIB

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:52 WIB

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:46 WIB

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:44 WIB

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:30 WIB