Digigit Laba-laba Janda Palsu, Pria Ini Alami 'Penyakit Pemakan Daging' hingga Nyaris Meregang Nyawa

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Selasa, 17 September 2024 | 04:30 WIB
Digigit Laba-laba Janda Palsu, Pria Ini Alami 'Penyakit Pemakan Daging' hingga Nyaris Meregang Nyawa

Suara.com - Nigel Hunt, seorang pria Inggris berusia 59 tahun dari Kepulauan Scilly, berhasil lolos dari kematian setelah gigitan laba-laba yang tampaknya kecil yang berubah menjadi cobaan yang mengancam jiwa. Saat berbaring di tempat tidur di rumah pada tanggal 30 Agustus, Tn. Hunt digigit laba-laba yang berpotensi mematikan di perutnya.

Awalnya, ia tidak merasakan sakit dan tidak menganggapnya serius. Namun, hanya empat hari kemudian, dalam perjalanannya untuk berlibur di Sharm El-Sheikh, Mesir, ia jatuh sakit parah, BBC melaporkan. Ia dilarikan ke rumah sakit, di mana dokter mengoperasi perutnya setelah mencurigai adanya abses.

Namun, diagnosis lebih lanjut mengungkapkan sesuatu yang jauh lebih serius - necrotising fasciitis, kondisi langka dan mematikan yang dikenal sebagai "penyakit pemakan daging." Ia kemudian menjalani operasi darurat, yang menyelamatkan hidupnya.

Berbicara tentang cobaan itu, ia menceritakan, ''Saat tiba di bandara dan melakukan check-in, kami menuju ke keberangkatan. Pada titik ini, semuanya tampak memburuk dengan cepat, dari sakit di ruang tunggu keberangkatan hingga kepala saya di dalam kantong plastik selama sebagian besar perjalanan. Setibanya di Sharm El Sheikh, kami mengumpulkan barang-barang kami dan pergi ke apotek untuk membeli antibiotik atau sesuatu untuk membantu mengatasi sakit. Mereka meresepkan beberapa obat dan keesokan harinya kami pergi ke rumah sakit untuk diberi resep obat yang sama.''

''Dua hari berikutnya kondisi saya mulai memburuk, jadi kami pergi ke rumah sakit lain di Hadaba, di mana saya langsung menjalani tes darah dan pemindaian ultrasound. Kemudian kami menunggu beberapa jam hingga dokter memeriksa hasilnya. Ia menelepon kami dan mengatakan bahwa kami telah datang dengan selamat karena gigitan itu berasal dari laba-laba janda palsu atau laba-laba pertapa cokelat,'' tambahnya.

Menurut situs web NHS, necrotising fasciitis adalah infeksi langka dan mengancam jiwa yang dapat terjadi jika luka terinfeksi dan perlu segera dirawat di rumah sakit.

Tn. Hunt menganggap kunjungan kedua ke rumah sakit telah menyelamatkan hidupnya. Ia mengenang, "Jika saya tidak kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan kedua dalam rentang waktu kritis 6-10 hari itu, saya tidak akan hidup hari ini."

Meskipun ia sedang dalam proses pemulihan, Tn. Hunt masih menghadapi perjalanan panjang di depan. Lukanya masih terbuka, sehingga memerlukan penggantian perban secara teratur setiap beberapa hari.

Ia juga telah mengeluarkan peringatan keras kepada sesama penduduk di Kepulauan Scilly. "Saya merasa penting untuk mengingatkan semua orang agar berhati-hati dan memeriksa laba-laba," tegasnya.

Baca Juga: Ceritakan Penyakitnya Melalui Film Bertajuk "I Am: Celine Dion," Celine Dion Dipuji Banyak Pihak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI