Cawagub Banten Dimyati Sebut Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita, Kementerian PPPA: Itu Kekerasan Verbal

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:27 WIB
Cawagub Banten Dimyati Sebut Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita, Kementerian PPPA: Itu Kekerasan Verbal
Cawagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Banten Dimyati Natakusumah menyebut bahwa perempuan tidak perlu diberi pekerjaan berat seperti menjadi gubernur. Pernyataan itu disampaikan saat debat perdana cagub-cawagub Banten pada Rabu (16/10/2024) malam.

Ucapan Dimyati tersebut merespon pertanyaan dari rivalnya, Cawagub Ade Sumardi yang bertanya tentang cara menangani kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di Banten.

"Oleh karena itu, wanita itu jangan terlalu dikasih beban berat apalagi jadi gubernur. Itu berat lho, luar biasa. Maka oleh sebab itu, laki-laki lah harus membantu memaksimalkan bagaimana Banten ini maju," kata Dimyati.

Menurut Dimyati, cara itu sebagai salah satu upaya memuliakan perempuan dengan tidak menyerahkan pekerjaan berat seperti menjadi pemimpin daerah.

Merespons pernyataan tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menilai ucapan Dimyati sudah termasuk kekerasan verbal kepada perempuan.

"Itu kan yang dikatakan termasuk kekerasan juga ya, karena secara verbal itu mendomestikasi. Perempuan dari berbagai aspek bisa juga menduduki berbagai hal," kata Plt Deputi Bidang Kesetaraan Gender KPPPA Rini Handayani kepada Suara.com ditemui di kantor KPPPA, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Rini menegaskan bahwa perempuan juga memiliki kebebasan dalam aktif berpolitik. Setiap orang bahkan dijamin oleh undang-undang untuk boleh berpolitik. Dia juga tidak setuju dengan anggapan Dimyati yang menyebut cara itu sebagai bentuk memuliakan perempuan.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada publik untuk ikut mengawasi para calon kepala daerah agar tidak melontarkan pernyataan-pernyataan yang justru menyudutkan perempuan.

"Ini harus terus kita suarakan, jangan sampai ada kecendungan-kecendungan yang seperti itu lagi. Karena kita dijamin untuk berpolitik, dijamin juga untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan di dalam berpolitik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andra Soni Janjikan 'Banten Cerdas' Lewat Program Sekolah Gratis

Andra Soni Janjikan 'Banten Cerdas' Lewat Program Sekolah Gratis

Kotak Suara | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:00 WIB

Andra Soni Sebut 'Banten Begini-begini Saja' Selama 24 Tahun Karena Korupsi

Andra Soni Sebut 'Banten Begini-begini Saja' Selama 24 Tahun Karena Korupsi

Kotak Suara | Selasa, 15 Oktober 2024 | 18:48 WIB

Andra Soni Janji Bangun Pemerintah Tanpa Korupsi dan Dinasti

Andra Soni Janji Bangun Pemerintah Tanpa Korupsi dan Dinasti

Kotak Suara | Senin, 14 Oktober 2024 | 11:51 WIB

Penerima Bansos Beras Kemensos di Banten Yel-yel Andra Soni-Dimyati dan Dewi-Iing

Penerima Bansos Beras Kemensos di Banten Yel-yel Andra Soni-Dimyati dan Dewi-Iing

Kotak Suara | Kamis, 10 Oktober 2024 | 07:50 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB