SOLAT Desak Kapolri Ungkap Kasus Teror Bom di Kantor Media Jubi di Jayapura Papua

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Sabtu, 19 Oktober 2024 | 19:31 WIB
SOLAT Desak Kapolri Ungkap Kasus Teror Bom di Kantor Media Jubi di Jayapura Papua
Aksi Solidaritas Anti Terorisme (SOLAT) Papua di Lampu Merah Abepura, Kota Jayapura (Elias Douw)

Suara.com - Kasus teror bom yang menimpa Kantor Redaksi Media Jubi, pada Rabu, (16/10/2024), telah menjadi sorotan dari berbagai komponen masyarakat. Untuk itu, para pegiat kemanusian yang tergabung dalam Solidaritas Anti Terorisme menggelar aksi turun jalan dan menuntut Kapolri dan Kapolda Papua untuk mengusut, siapa pelaku dan motif teror bom di Media Jubi.

Aksi Solidaritas Anti Terorisme (SOLAT) Papua itu digelar di Lampu Merah Abepura, Kota Jayapura pada Sabtu, (19/10/2024).

Para pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam SOLAT Papua ini menilai, saat ini aksi teror di Tanah Papua cenderung meningkat, terutama teror terhadap kebebasan pers, seperti yang terjadi di Kanor Media Jubi.

Menurut Koordinator aksi, Mesak Dogomo, media merupakan salah satu elemen penting yang memberitakan informasi kebenaran, terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di atas tanah Papua. Untuk itu, SOLAT Papua meminta Kapolri dan jajarannya, termasuk Kapolda untuk segera memgungkap Pelaku teror bom dan aktor di balik aksi itu.

“Kami meminta pihak kepolisian untuk mengungkap dan menangkap aktor di balik aksi teror itu,” ungkap Mesak Dogomo keterangan tertulis yang di terima suara.com sabtu, (19/10/2024) malam waktu Papua.

Lanjut Mesak Dogomo menegaskan, aksi teror yang terus menerus terjadi, merupakan upaya-upaya pembungkaman ruang demokrasi. 

Dalam kurun waktu empat tahun terjadi tujuh kasus teror terhadap pekerja pers dan pekerja kemanusian serta penggiat Ham, diantaranya, teror Bom di Kediaman Pemimpin Jubi Viktor Mambor di Angkasa di Kota Jayapura, kasus Fundalisme mencoret Kaca Mobil Viktor Mabor, Aksi pembakaran Mobil LBH Papua di garasi, aksi Penembakan Advokad HAM dan Direktur LP3BH Manokwari Yan Cristian Warinusi, serta teror Bom Molotov di Kantor Redaksi Jubi.

“Ini sesuatu yang tidak boleh dibiarkan, dan pelaku teror harus segara ditangkap” tegas Kordinator Aksi itu.

Mesak Dogomo berharap, Kapolri harus menjadikan kasus ini sebagai atensi khusus, guna mengungkap kasus teror yang terjadi, dan siapa pelaku untuk segara ditangkap supaya ada kepercayaan dari rakyat terhadap penegakan hukum di Tanah ini.

Baca Juga: Lowongan Kerja Freeport Terbaru 2024, Cek Syarat dan Cara Mendaftarnya

Usai melakukan orasi, ratusan massa langsung membubarkan diri. 

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI