Raffi Ahmad hingga Gus Miftah Dilantik Jadi Utusan Khusus Presiden, PDIP Ungkit Dokter Terawan yang Gagal

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:35 WIB
Raffi Ahmad hingga Gus Miftah Dilantik Jadi Utusan Khusus Presiden, PDIP Ungkit Dokter Terawan yang Gagal
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni terpilih Raffi Farid Ahmad (kiri), Penasihat Khusus Presiden bidang Kesehatan Nasional terpilih Terawan Agus Putranto (tengah), dan Penasihat Khusus Presiden bidang Haji terpilih Muhadjir Effendy (kanan) berbincang sebelum dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/app/aww]

Suara.com - Juru bicara PDI Perjuangan, Chico Hakim, menanggapi soal Raffi Ahmad dan Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Keduanya diketahui baru saja dilantik sebagai utusan khusus presiden.

“Kami tidak menganggap, bermaksud menganggap rendah teman-teman yang disebut tadi, tapi kan tidak semua orang itu sebenarnya cocok di jabatan-jabatan politik,” kata Chico, di Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2024).

Chico mengatakan, didapuknya seseorang menjadi orang kepercayaan presiden pasti telah mampu membuat sesuatu hal yang cukup luar biasa.

“Dia bisa sukses di satu bidang, tapi kan tidak seharusnya selalu dia kemudian berarti dia bisa jadi menteri, atau bisa jadi kepala badan,” ujar Chico.

Chico kemudian memberikan contoh dokter Terawan. Sebagai dokter profesional, Terawan sangat cerdas dan piawai.

Namun saat didapuk menjadi Menteri Kesehatan di era Presiden Joko Widodo, Terawan dianggap gagal oleh banyak pihak.

“Kita memberikan contoh saja, kita pernah punya dokter Terawan, dokter yang tidak diragukan lagi kecerdasannya, kepiawayannya sebagai dokter, cuma dianggap gagal sebagai menteri kesehatan,” jelas Chico.

Chico memberikan catatan khusus. Menurutnya jika ingin menunjuk seseorang sebagai pejabat negara maka sewajarnya telah memiliki rekam jejak.

“Nah ini kan juga menjadi catatan khusus, apalagi orang-orang yang memang belum pernah memegang tampu pimpinan, tidak punya rekam jejak yang jelas di bidang birokrasi, atau bidang aktivis, aktif di politik, dan lain-lain,” ucapnya.

baca juga

“Tapi yaudah, kita khusnuzon aja, kita beri kesempatan, nanti pada saatnya nanti yang pasti kenal kita,” tambahnya menandaskan.

Dilantik Prabowo

Sebelumnya Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto melantik tujuh Utusan Khusus Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (22/10/24). 

Salah satu sosok yang dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden yakni Rafi Ahmad. Dia dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Adu Gaya Mama Rieta dan Mama Amy di Pelantikan Raffi Ahmad Menjadi Utusan Khusus (Instagram)
Adu Gaya Mama Rieta dan Mama Amy di Pelantikan Raffi Ahmad Menjadi Utusan Khusus (Instagram)

Utusan Khusus Presiden ditetapkan melalui Keputusan Presiden. Sosok yang ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden dapat berasal dari Pegawai Negeri Sipil maupun non-Pegawai Negeri Sipil (PNS), tergantung pada kebutuhan dan bidang tugas yang diberikan oleh Presiden.

Baik Staf Khusus Presiden maupun Utusan Khusus Presiden, nantinya mereka akan berada di bawah koordinasi Sekretaris Kabinet yang saat ini dijabat oleh Mayor Teddy Indra Wijaya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Sehari Dilantik, Gaya Ngeles Raffi Ahmad Dibilang Sekelas Jokowi: Tanya Pihak Sana...

Baru Sehari Dilantik, Gaya Ngeles Raffi Ahmad Dibilang Sekelas Jokowi: Tanya Pihak Sana...

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2024 | 20:11 WIB

Raffi Ahmad Gagap Disinggung Soal LHKPN, Gestur Nagita Slavina Digunjing: Kok Nunduk-Nunduk?

Raffi Ahmad Gagap Disinggung Soal LHKPN, Gestur Nagita Slavina Digunjing: Kok Nunduk-Nunduk?

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2024 | 19:48 WIB

Gelagat Nagita Slavina Dampingi Raffi Ahmad Temui Media Disorot, Netizen: Tahan Ketawa?

Gelagat Nagita Slavina Dampingi Raffi Ahmad Temui Media Disorot, Netizen: Tahan Ketawa?

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2024 | 19:43 WIB

Sepak Terjang Mari Elka Pangestu, 'Kena Gusur' Raffi Ahmad saat Dilantik Jadi Utusan Khusus Presiden

Sepak Terjang Mari Elka Pangestu, 'Kena Gusur' Raffi Ahmad saat Dilantik Jadi Utusan Khusus Presiden

Entertainment | Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:05 WIB

Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Masa Kecil Nagita Slavina dan Dony Oskaria yang Masih Kerabat

Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Masa Kecil Nagita Slavina dan Dony Oskaria yang Masih Kerabat

Entertainment | Selasa, 22 Oktober 2024 | 20:30 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×