Komnas Perempuan Ungkap Fenomena Alih Peran Orangtua, Istri Cari Nafkah tapi Suami Ogah Asuh Anak

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Jum'at, 25 Oktober 2024 | 19:29 WIB
Komnas Perempuan Ungkap Fenomena Alih Peran Orangtua, Istri Cari Nafkah tapi Suami Ogah Asuh Anak
Kantor Komnas Perempuan. [Antara]

Suara.com - Komnas Perempuan mengungkap adanya fenomena perubahan peran antara laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga.

Pada sebagian masyarakat ditemuan bahwa pencari nafkah utama menjadi tanggung jawab istri. Kondisi tersebut, terutama terjadi pada perempuan yang bekerja di luar negeri.

Namun yang disayangkan, hanya peran perempuan yang berganti. Sementara suami, yang seharusnya menggantikan peran istri di rumah, tidak menjalankan peran domestik seperti mengurus anak.

"Secara fisik ada perubahan peran antara perempuan dan laki-laki, khususnya suami dan istri, tetapi dari sisi ideologinya tidak berubah," kata komisioner Komnas Perempuan Maria Ulfa dalam diskusi Media Talk di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) di Jakarta, Jumat (25/10/2024).

"Jadi istri mencari nafkah ke luar negeri, dengan alasan untuk kesejahteraan keluarganya, tetapi seringkali suami menganggap bahwa peran domestik itu menjadi sesuatu yang sepertinya 'asing'," 

Sehingga, istri melakukan peran perubahan mencari nafkah, tetapi suami yang ditinggal masih enggan melakukan urusan domestik, urusan pengasuhan dan lain-lain.

Ulfa menekankan, seharusnya ada penagasan terhadap persoalan pengasuhan anak pada rumah tangga dengan istri bekerja di luar negeri.

Sebab, dari beberapa kasus yang terjadi, anak yang ditinggal ibunya jadi diasuh oleh neneknya. Akan tetapi, bila nenek meninggal, pengasuhan anak terus dipindah-pindah ke sanak saudara lain.

"Tapi kemudian ayahnya tidak ditemukan di situ. Jadi peran ayah itu juga menjadi kehilangan, sehingga kami menyebutnya 'anak lapar ayah'," kata Ulfa.

baca juga

Data yang diambil dari laman resmi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), pada periode Januari-April 2024 menunjukan peningkatan orang Indonesia yang bekerja di luar negeri sebanyak 3.792 atau 30,17% dari 16.362 pada April 2023 menjadi 29.803 pada April 2024.

Bila dilihat dari jenis kelamin, penempatan pekerja migran Indonesia bulan April 2024 didominasi perempuan.

Dari total penempatan pekerja migran perempuan pada April 2024, mencapai 20.812 orang atau naik 4 persen dari bulan sebelumnya yaitu 20.011 perempuan. Sedangkan, penempatan untuk pekerja migran laki-laki pada April 2024 adalah sebanyak 8.991 laki-laki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Kekerasan Oleh Cherry Lai Melapor ke Komnas Perempuan, Dinas Tenaga Kerja Diminta Ikut Terlibat

Korban Kekerasan Oleh Cherry Lai Melapor ke Komnas Perempuan, Dinas Tenaga Kerja Diminta Ikut Terlibat

News | Jum'at, 13 September 2024 | 14:25 WIB

Cari Keadilan untuk Anaknya, Orangtua MHS Sambangi Komnas HAM, KPAI hingga Komnas Perempuan

Cari Keadilan untuk Anaknya, Orangtua MHS Sambangi Komnas HAM, KPAI hingga Komnas Perempuan

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 08:43 WIB

Tak Ada Tempat Bagi Predator Seksual, Komnas Perempuan Dorong Para Korban Berani Speak Up: Laporkan!

Tak Ada Tempat Bagi Predator Seksual, Komnas Perempuan Dorong Para Korban Berani Speak Up: Laporkan!

News | Minggu, 14 Juli 2024 | 16:05 WIB

Terkini

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 19:45 WIB

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

×