Pasha Ungu Cecar Menteri Agama dengan 'Indeks Perasaan Jemaah Haji' Terkait Pelayanan Jemaah

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 28 Oktober 2024 | 18:52 WIB
Pasha Ungu Cecar Menteri Agama dengan 'Indeks Perasaan Jemaah Haji' Terkait Pelayanan Jemaah
Anggota DPR Pasha Ungu saat mencecar Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Kerja Kementerian Agama bersama dengan Komisi VIII DPR RI membahas soal evaluasi pelaksanaan ibadah haji di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Tangkapan layar]

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Sigit Purnomo alias Pasha Ungu mendesak Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji tahun 2025. Pernyataan itu disampaikannya, meski Pasha mengaku belum pernah melaksanakan ibadah haji.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Kementerian Agama bersama dengan Komisi VIII DPR RI membahas soal evaluasi pelaksanaan ibadah haji di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2024).

"Mungkin di ruangan ini pimpinan saya satu antaranya yang sedikit belum memiliki gelar haji pak menteri, maka itu lah salah satu alasan saya. Kenapa saya menjadikan komisi 8 sebagai pilihan pertama saya pak menteri? Agar mudah-mudahan diberikan umur panjang, sehat-sehat bisa menjadi bagian daripada calon jemaah haji akan datang begitu, mudah-mudahan," kata Pasha.

Kendati belum mempunyai pengalaman berhaji, Pasha tetap memberikan catatannya kepada menag. Terutama ia menakankan soal pelayanan terhadap calon jemaah haji ke depan.

"Tadi ada indeks kepuasaan jemaah haji tapi tidak dituangkan indeks perasaan jemaah haji yang tidak mendapatlan fasilitas layanan terkait dengan hak yang sudah seharusnya didapatkan oleh jemaah haji yang berangkat setiap tahun, pak," katanya.

Menurutnya, para calon jemaah haji yang sudah masuk syarat harus diberikan pelayanan maksimal. Tak boleh lagi ada embel-embel tak perlu.

"Calon jemaah haji yang memenuhi syarat pak tentunya mestinya tanpa lagi ada embel-embel yang lain pak, harusnya betul-betul bisa mendapatkan fasilitas layanan yang terbaik dari pemerintah pak, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam regulasi pemerintah itu sendiri," katanya.

Ia juga menyoroti soal calon jemaah haji yang harus menunggu bertahun-tahun untuk bisa melaksanakan ibadahnya.

"Kita rapat ya, panja pansus dan sebagainya ini bahkan tujuannya satu agar supaya masyarakat ini dalam melaksanakan ibadah haji khusus yang perorangan ini pak, ini betul-betul mendapatkan kesan yang baik, karena pelaksanaan ini pak kita tau sendiri pak ngantrinya cukup panjang pak menteri," katanya.

"Kemarin, pak pimpinan kasih bocoran ke kita, bahkan di Malaysia ada yang kurang lebih 70 tahun menunggu luar biasa. Di Indonesia sendiri sudah 28 tahun, bayangkan kalau saya mendaftarkan haji sekarang pak, usia saya 45 pak menteri berarti mungkin saya harus menunggu kurang lebih 30 tahun artinya mungkin di usia 75 tahun baru bisa melaksanakan haji," sambungnya.

Untuk diketahui, ia pun berharap ke depan masyarakat yang menjadi calon jemaah haji bisa kembali bersuka cita.

"Kita tentu khususnya dari Fraksi PAN, pak. Berharap seluruh jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji ini kembali dengan suka cita kembali dengan rasa gembira, kembali dengan bahagia sehingga meskipun pelaksanaan haji yang mereka lakukan sebut saja mungkin kalau bisa kita asumsikan satu kali seumur hidup pak untuk itu tidak bisa kita lupakan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPKH Mau Optimalkan Penggunaan Dana Haji Indonesia Demi Keberlanjutan

BPKH Mau Optimalkan Penggunaan Dana Haji Indonesia Demi Keberlanjutan

Bisnis | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 22:07 WIB

Siapa Irfan Yusuf? Kepala Badan Haji dan Umrah Punya Garis Keturunan Ulama Besar

Siapa Irfan Yusuf? Kepala Badan Haji dan Umrah Punya Garis Keturunan Ulama Besar

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:37 WIB

Dobel Jabatan! Selain Urus Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak Jabat Jubir Presiden Prabowo

Dobel Jabatan! Selain Urus Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak Jabat Jubir Presiden Prabowo

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:30 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB