Kasus Pertama! Babi Terjangkit Virus Flu Burung di AS, Berpotensi Pandemi Baru?

Riki Chandra

Jum'at, 01 November 2024 | 11:55 WIB
Kasus Pertama! Babi Terjangkit Virus Flu Burung di AS, Berpotensi Pandemi Baru?
Ilustrasi babi. [Dok.Antara]

Suara.com - Virus flu burung H5N1 untuk pertama kalinya terdeteksi pada babi di Amerika Serikat (AS). Kasus ini ditemukan di sebuah peternakan di Oregon, dan memicu kekhawatiran akan potensi penyebaran virus antar spesies.

Menurut laporan dari Medical Daily pada Kamis (31/10/2024), dari lima babi yang diuji di peternakan tersebut, satu dinyatakan positif tertular flu burung H5N1.

Meski tidak menunjukkan gejala sakit, kelima babi tersebut diuji oleh Departemen Kesehatan Oregon dan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) sebagai langkah pencegahan, mengingat penyebaran H5N1 yang telah terdeteksi pada hewan lain di lokasi yang sama.

Untuk mempermudah analisis diagnostik, babi-babi tersebut akhirnya disuntik mati, sebagaimana diumumkan oleh USDA.

Di peternakan itu, babi-babi berada dalam kandang yang berdekatan dan berbagi sumber air yang sama, sehingga kemungkinan terjadi kontak melalui peralatan yang sama cukup besar.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah segera melakukan karantina peternakan tersebut dan mengawasi dengan ketat semua hewan lain di sana, termasuk domba dan kambing.

Pejabat USDA memastikan bahwa peternakan ini bukan bagian dari pemasok makanan komersial, sehingga kasus ini tidak memengaruhi keamanan pasokan daging babi di AS.

"Tidak ada perubahan genom virus H5N1 yang menunjukkan kemudahan penyebaran ke manusia," katanya.

Namun demikian, penularan virus H5N1 pada babi tetap memicu kekhawatiran karena babi dapat terinfeksi virus flu burung dan flu manusia secara bersamaan, yang berpotensi memicu mutasi virus yang lebih mudah menular ke manusia. Untuk saat ini, belum ada bukti bahwa virus H5N1 mengalami mutasi menjadi lebih menular.

Minggu lalu, kasus flu burung H5N1 juga ditemukan pada kawanan unggas di halaman belakang peternakan yang sama, sehingga mendorong otoritas untuk melakukan eutanasia terhadap 70 ekor unggas. Lokasi tersebut kini dalam status karantina.

Marie Culhane, profesor kedokteran hewan di University of Minnesota, menyebut bahwa temuan ini seharusnya mendorong peternak babi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap infeksi.

"Babi sangat pandai tertular virus influenza," ujarnya. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lomba Tangkap Babi Buta ala Warga Dayak Palangka Raya yang Bikin Ngakak!

Lomba Tangkap Babi Buta ala Warga Dayak Palangka Raya yang Bikin Ngakak!

Video | Senin, 18 Agustus 2025 | 08:05 WIB

Darurat Flu Burung! California Umumkan Status Darurat Setelah Kasus pada Sapi

Darurat Flu Burung! California Umumkan Status Darurat Setelah Kasus pada Sapi

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 09:57 WIB

Pertama Kali, Jepang Biakkan Babi untuk Cangkok Organ Manusia

Pertama Kali, Jepang Biakkan Babi untuk Cangkok Organ Manusia

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 17:38 WIB

Terkini

Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari

Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 16:50 WIB

Cara Menghitung Luas Tembereng Lingkaran Jika Diketahui Sudut Pusat

Cara Menghitung Luas Tembereng Lingkaran Jika Diketahui Sudut Pusat

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 16:49 WIB

Rencana Pemerintah Buka 200 Juta Rekening Dikhawatirkan Jadi Celah Transaksi Judol

Rencana Pemerintah Buka 200 Juta Rekening Dikhawatirkan Jadi Celah Transaksi Judol

News | Minggu, 13 September 2026 | 16:49 WIB

Respon Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu-Minggu, Pramono Anung Buka Suara

Respon Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu-Minggu, Pramono Anung Buka Suara

News | Minggu, 13 September 2026 | 16:43 WIB

Kuliner Sunda Naik Kelas, Bumi Lembur Kuring Hadir di Tengah Kawasan Premium Jakarta Selatan

Kuliner Sunda Naik Kelas, Bumi Lembur Kuring Hadir di Tengah Kawasan Premium Jakarta Selatan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 16:38 WIB

Nikmati Cashback 10 Persen di MANARAI Lewat QRIS BRImo, Cek Syaratnya

Nikmati Cashback 10 Persen di MANARAI Lewat QRIS BRImo, Cek Syaratnya

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 16:36 WIB

Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung

Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:28 WIB

Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah

Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:17 WIB

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 16:14 WIB

×