Banjir Dikritik usai Lengser Presiden, Ketua Relawan Gibran Bela Jokowi: Jangan Terprovokasi Opini Tak Jelas

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 03 November 2024 | 18:47 WIB
Banjir Dikritik usai Lengser Presiden, Ketua Relawan Gibran Bela Jokowi: Jangan Terprovokasi Opini Tak Jelas
Banjir Dikritik usai Lengser, Ketua Relawan Gibran Bela Jokowi: Cuma Opini Segelintir Orang Tak Akui Karya Besar Beliau (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pembina Gibran Fans Garuda Indonesia, Sulistio Dharmawan menanggapi perihal kritik deras yang datang dari sejumlah kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo dan keluarganya. Kritik dari beberapa pihak itu menggelinding pasca Jokowi lengser dari jabatan sebagai presiden.

Menanggapi itu, Sulistio menilai jika kritik terhadap Jokowi hanya sekedar opini belaka. Bahkan, dia menyebut jika para pengkritik itu tidak menghargai kinerja Jokowi selama menjabat presiden dua periode.

“Ini hanya opini segelintir orang yang enggak paham, mereka hanya bisa mengoreksi kekurangan pak Jokowi, tapi sekelompok orang ini tidak berani mengakui karya besar Pak Jokowi untuk bangsa ini,” kata Sulistio, Minggu (3/11/2024).

"Bahkan orang yang buat opini dan narasi yang menyudutkan pak Jokowi dan keluarganya, belum pernah menorehkan karya sedikitpun kepada bangsa ini,” sambungnya.

Terkait kritik yang disebut hanya pelampiasan kekecewaan segelitir pihak kepada Jokowi, Sulistio meminta agar publik tidak turut terprovokasi dengan isu-isu yang menyudutkan Jokowi dan keluarganya.

“Jangan sampai terprovokasi dengan opini yang gak jelas. Ayo kita bersama-sama bersatu membina kerukunan supaya bangsa ini aman kondusif," katanya.

Pembina Gibran Fans Garuda Indonesia, Sulistio Dharmawan. (ist)
Pembina Gibran Fans Garuda Indonesia, Sulistio Dharmawan. (ist)

Menurutnya, siapa pun bisa melayangkan kritik, asalkan narasinya tidak menyebarkan fitnah. Dia pun berpesan agar kritik itu juga bisa disampaikan secara santun.

“Ke depan kan etika sebagai bangsa timur, menghargai karya para pemimpin, kita harus saling menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, karena keutuhan adalah aset dan investasi demi keberlangsungan anak cucu kita kelak,” tandasnya.

Pasca Jokowi lengser dari jabatan presiden, sejumlah tokoh bergerak untuk menagih sejumlah laporan kasus dugaan korupsi Jokowi dan keluarganya ke KPK pada Kamis (31/10/2024) lalu.

Sederet tokoh yang menanyakan kasus dugaan korupsi keluarga Jokowi di KPK itu di antaranya, Abraham Samad (mantan Ketua KPK), Roy Suryo (pakar telematika), Saut Situmorang (mantan Wakil Ketua KPK), Refly Harun (Pakar Hukum Tata Negara) dan Said Didu (Mantan Sekretaris Kementerian BUMN).

Sejumlah kasus yang ditagih oleh Abraham Samad dkk di antaranya seperti perkembangannya laporan dari dosen UNJ Ubaidillah Badrun, laporan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) soal dugaan nepotisme, dan laporan dari Marwan Batubara yang menyebut bahwa Jokowi terlibat kasus korupsi saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Sedih Pilkada Jakarta  2024 Tak Ada Anies-Ahok, Bintang Emon Malah Diledek: Lu Kesambet Apa?

Curhat Sedih Pilkada Jakarta 2024 Tak Ada Anies-Ahok, Bintang Emon Malah Diledek: Lu Kesambet Apa?

News | Minggu, 03 November 2024 | 18:02 WIB

Koar-koar "Jangan Suka Nge-klaim Didukung Pak Prabowo dan Pak Jokowi", RK Sindir Siapa?

Koar-koar "Jangan Suka Nge-klaim Didukung Pak Prabowo dan Pak Jokowi", RK Sindir Siapa?

Kotak Suara | Minggu, 03 November 2024 | 13:42 WIB

Kaesang Blak-blakan: Jokowi Siap Turun Gunung Kampanyekan Paslon Jagoan PSI di Pilkada Bali, Prabowo Ikut Dukung

Kaesang Blak-blakan: Jokowi Siap Turun Gunung Kampanyekan Paslon Jagoan PSI di Pilkada Bali, Prabowo Ikut Dukung

Kotak Suara | Minggu, 03 November 2024 | 12:04 WIB

Anies Mendadak Pamer Satu Kamar Hotel Bareng Prabowo, Netizen Auto Ngakak: Masak Terus Pak...

Anies Mendadak Pamer Satu Kamar Hotel Bareng Prabowo, Netizen Auto Ngakak: Masak Terus Pak...

News | Minggu, 03 November 2024 | 11:25 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB