Perbedaan El Nino dan La Nina: Siapa yang Bikin Angin Kencang Melanda Indonesia?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 04 November 2024 | 14:49 WIB
Perbedaan El Nino dan La Nina: Siapa yang Bikin Angin Kencang Melanda Indonesia?
Ilustrasi angin kencang karena el nino atau la nina? [Envato/twenty20photos]

Suara.com - Pernahkah Anda mendengar istilah El Nino dan La Nina? Dua fenomena cuaca ini memiliki dampak signifikan terhadap kondisi iklim di Indonesia. Lalu apa perbedaan El Nino dan La Nina? Mari kita pelajari lebih dalam tentang kedua fenomena ini dan pengaruhnya terhadap kehidupan kita.

Mengutip situs resmi BMKG, Senin (4/11/2024), El Nino, yang dalam bahasa Spanyol berarti "anak laki-laki", awalnya adalah istilah yang digunakan oleh nelayan Peru untuk menggambarkan arus laut hangat yang muncul menjelang Natal. Mereka menyebutnya "El Nino de Navidad", mengacu pada kelahiran Kristus. Fenomena ini tidak hanya mempengaruhi perairan Peru dan Ekuador, tetapi juga menyebabkan pemanasan di Samudera Pasifik bagian timur hingga ke Pasifik tengah.

Berbeda dengan El Nino, La Nina ditandai dengan suhu permukaan laut yang lebih dingin dari normal di Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur. Fenomena ini mempengaruhi sirkulasi Walker di atmosfer dan dapat berlangsung selama beberapa bulan hingga dua tahun.

Dampak El Nino dan La Nina Terhadap Indonesia

El Nino dan La Nina memberikan pengaruh yang kontras terhadap curah hujan di Indonesia. Selama La Nina, curah hujan cenderung meningkat, terutama pada periode Juni-Juli-Agustus (JJA) dan September-Oktober-November (SON) di sebagian besar wilayah Indonesia. Curah hujan juga lebih tinggi pada Desember-Januari-Februari (DJF) dan Maret-April-Mei (MAM) di wilayah timur Indonesia.

Sebaliknya, El Nino biasanya menyebabkan penurunan curah hujan, terutama pada periode JJA dan SON di sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini bisa menimbulkan kekeringan yang parah, seperti yang terjadi pada tahun 1997, ketika banyak daerah di Indonesia mengalami penurunan curah hujan secara drastis.

El Nino Bikin Indonesia Tak Dapat Hujan?

Meskipun El Nino identik dengan penurunan curah hujan, bukan berarti hujan tidak akan terjadi sama sekali. Pada beberapa wilayah dan periode seperti DJF dan MAM, hujan masih mungkin terjadi meskipun dalam intensitas yang lebih rendah. Di beberapa wilayah, curah hujan dapat menurun lebih dari 40%, terutama di musim kemarau, tetapi tetap ada kemungkinan hujan, meskipun jumlahnya berkurang secara signifikan.

La Nina Bikin Tak Ada Musim Kemarau?

Sementara itu, La Nina seringkali meningkatkan curah hujan hingga 20-40% pada periode JJA dan SON, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan musim kemarau. Musim kemarau pada saat La Nina disebut “kemarau basah” karena hujan tetap terjadi dalam jumlah lebih banyak dibanding tahun-tahun normal. Namun, beberapa wilayah barat Indonesia masih mengalami hujan intens pada musim DJF dan MAM.

Potensi Bencana Akibat El Nino dan La Nina

Fenomena El Nino dan La Nina membawa risiko bencana hidrometeorologi yang berbeda. Saat La Nina, peningkatan curah hujan meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Sebaliknya, El Nino meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan/lahan. Dampak kekeringan dapat mempengaruhi sektor pertanian dan ekonomi, terutama di wilayah yang rentan terhadap perubahan curah hujan.

Fenomena El Nino dan La Nina terus dipantau secara global karena pengaruhnya yang signifikan terhadap cuaca dan kehidupan di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, memahami pola ini dapat membantu mempersiapkan masyarakat menghadapi dampaknya, baik di sektor pertanian, kesehatan, hingga mitigasi bencana.

Itulah perbedaan El Nino dan La Nina yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Erupsi Gunung Lewotobi Tambah Jadi 10 Orang, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 7 Km

Korban Erupsi Gunung Lewotobi Tambah Jadi 10 Orang, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 7 Km

News | Senin, 04 November 2024 | 10:49 WIB

Detik-detik Pohon Tumbang di Situs Mattabulu Soppeng, 9 Orang Meninggal Dunia

Detik-detik Pohon Tumbang di Situs Mattabulu Soppeng, 9 Orang Meninggal Dunia

Video | Minggu, 03 November 2024 | 20:05 WIB

Indonesia Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Waspada 6 Gangguan Kesehatan Ini!

Indonesia Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Waspada 6 Gangguan Kesehatan Ini!

Health | Rabu, 30 Oktober 2024 | 19:20 WIB

Terkini

Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!

Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 09:10 WIB

Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya

Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:59 WIB

Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut

Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:49 WIB

Tak Terima Ditegur 'Ngintip' Adik Ipar Mandi, Pemuda di Cakung Bacok Kepala Kakak Kandung!

Tak Terima Ditegur 'Ngintip' Adik Ipar Mandi, Pemuda di Cakung Bacok Kepala Kakak Kandung!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:45 WIB

Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:35 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:23 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:17 WIB

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB