Elon Musk Dituding Sebarkan Informasi Menyesatkan Terkait Pemilu AS di X

Bella

Selasa, 05 November 2024 | 11:30 WIB
Elon Musk Dituding Sebarkan Informasi Menyesatkan Terkait Pemilu AS di X
CEO SpaceX, Elon Musk. [Instagram/@elonmuskh]

Suara.com - Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah laporan dari kelompok non-profit Center for Countering Digital Hate mengungkap bahwa klaim-klaim palsu atau menyesatkan yang disebarkan oleh miliarder ini tentang pemilu Amerika Serikat telah mencapai dua miliar tayangan di media sosial X (sebelumnya Twitter) sepanjang tahun ini.

Platform yang diakuisisi Musk ini disebut berperan signifikan dalam menyebarkan informasi palsu, terutama terkait negara-negara bagian yang diprediksi menjadi penentu hasil pemilu presiden.

Pengurangan moderasi konten dan pemutusan hubungan kerja ribuan karyawan sejak Musk mengambil alih X telah menuai kritik keras.

Musk sendiri mendukung mantan Presiden Donald Trump yang kini bersaing ketat dengan kandidat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, dalam pemilihan mendatang.

"Platform X adalah saluran yang memungkinkan konten berpindah dari satu platform ke platform lain, seperti Reddit dan Telegram," kata Kathleen Carley, pakar disinformasi dari Carnegie Mellon University.

Jaringan luas Musk dengan hampir 203 juta pengikut memperbesar dampak network effects, di mana konten di X dapat dengan cepat menyebar ke berbagai media sosial lainnya.

Laporan tersebut menemukan setidaknya 87 unggahan Musk tahun ini memuat klaim yang dinilai palsu atau menyesatkan oleh pemeriksa fakta.

Salah satu isu yang disorot adalah misinformasi terkait pemilu di Pennsylvania, salah satu negara bagian kunci dalam pemilu AS.

Beberapa pengguna X menyalahartikan proses administratif terkait formulir pendaftaran pemilih yang tidak lengkap, menyebarkannya seolah-olah sebagai bukti kecurangan pemilu.

“Kami tahu bahwa para pejabat pemilu di Pennsylvania menjalankan aturan dengan ketat. Hanya pemilih yang memenuhi syarat yang diperbolehkan memberikan suara,” jelas Philip Hensley-Robin, direktur eksekutif Common Cause Pennsylvania, sebuah organisasi nirlaba yang mempromosikan pemerintahan yang bertanggung jawab dan hak memilih.

Cyabra, perusahaan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi disinformasi online, mengidentifikasi bahwa sebuah akun X dengan 117 ribu pengikut menjadi aktor utama dalam menyebarkan video palsu yang mengklaim surat suara melalui pos untuk Trump dihancurkan.

Video palsu ini kembali memicu kekhawatiran publik tentang integritas proses pemilu.

Meski demikian, pihak X belum memberikan tanggapan resmi atas laporan ini. Tuduhan disinformasi yang melibatkan Musk ini semakin memanaskan perdebatan mengenai peran media sosial dalam menjaga demokrasi dan kejujuran informasi di tengah proses pemilu yang kritis di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral TikToker Tampan Disebut Mirip Gibran Rakabuming, Netizen: Versi Lebih Glowing

Viral TikToker Tampan Disebut Mirip Gibran Rakabuming, Netizen: Versi Lebih Glowing

Tekno | Selasa, 05 November 2024 | 08:10 WIB

"Tembak Saja Lewat Berita Palsu", Trump Tanggapi Upaya Pembunuhan Terbaru terhadap Dirinya

"Tembak Saja Lewat Berita Palsu", Trump Tanggapi Upaya Pembunuhan Terbaru terhadap Dirinya

News | Selasa, 05 November 2024 | 09:20 WIB

Peta Keunggulan Trump dan Harris di 7 Negara Bagian Kunci, dari Nevada hingga Pennsylvania

Peta Keunggulan Trump dan Harris di 7 Negara Bagian Kunci, dari Nevada hingga Pennsylvania

News | Selasa, 05 November 2024 | 07:45 WIB

Akankah Hak Aborsi Tentukan Kemenangan Kamala Harris?  Suara Perempuan India Amerika Jadi Kunci

Akankah Hak Aborsi Tentukan Kemenangan Kamala Harris? Suara Perempuan India Amerika Jadi Kunci

News | Selasa, 05 November 2024 | 06:45 WIB

5 Fakta Pilpres AS yang Digelar Hari Ini

5 Fakta Pilpres AS yang Digelar Hari Ini

News | Selasa, 05 November 2024 | 06:15 WIB

Trump Klaim Unggul di 7 Negara Bagian Kunci: Saya Akan Muncul pada Waktu yang Tepat

Trump Klaim Unggul di 7 Negara Bagian Kunci: Saya Akan Muncul pada Waktu yang Tepat

News | Selasa, 05 November 2024 | 05:45 WIB

'Donald Trump Pilihan Yang Lebih Baik', Nikki Haley: Biden-Harris Membuat Dunia Jadi Bahaya

'Donald Trump Pilihan Yang Lebih Baik', Nikki Haley: Biden-Harris Membuat Dunia Jadi Bahaya

News | Selasa, 05 November 2024 | 02:05 WIB

Momen Tak Disangka Pilpres AS Hingga Hasil Survei Kamala Harris Beda Tipis dengan Donald Trump

Momen Tak Disangka Pilpres AS Hingga Hasil Survei Kamala Harris Beda Tipis dengan Donald Trump

News | Selasa, 05 November 2024 | 01:10 WIB

Trump vs. Harris: Perebutan Hati Pemilih Perempuan di Pilpres AS 2024

Trump vs. Harris: Perebutan Hati Pemilih Perempuan di Pilpres AS 2024

News | Selasa, 05 November 2024 | 04:10 WIB

Dukung Kubu Berbeda, Cardi B Semprot Elon Musk: Kau Tak Paham Perjuangan Amerika!

Dukung Kubu Berbeda, Cardi B Semprot Elon Musk: Kau Tak Paham Perjuangan Amerika!

News | Selasa, 05 November 2024 | 03:10 WIB

Terkini

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:10 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:59 WIB

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:54 WIB

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:29 WIB

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:28 WIB

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:06 WIB

Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi

Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:02 WIB

Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain

Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:58 WIB