Donald Trump Janji Akhiri Perang Ukraina jika Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika

Bella

Rabu, 06 November 2024 | 10:36 WIB
Donald Trump Janji Akhiri Perang Ukraina jika Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika
Donald Trump ditembak saat berpidato di Pennsylvania, Sabtu (13/07/2024) (Twitter/DonaldTNews)

Suara.com - Kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump baru-baru ini mengumumkan janjinya untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina jika kembali menduduki Gedung Putih. Meskipun banyak yang mendukung pendekatan Trump yang dikenal sebagai "ahli negosiasi," langkah ini memicu kekhawatiran tentang dampak potensial bagi stabilitas keamanan Eropa dan kekuatan posisi Kyiv.

Trump mengklaim dapat segera mencapai kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, meski ia belum mengungkapkan bagaimana bentuk kesepakatan tersebut atau apa konsekuensi politiknya bagi Kyiv. Selain itu, ia kerap meremehkan dukungan besar Amerika Serikat untuk Ukraina, menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai penjual ulung yang berhasil mengamankan miliaran dolar bantuan dari Washington.

Pernyataan Trump berpotensi menimbulkan perubahan besar dalam kebijakan luar negeri AS, khususnya terkait aliansi NATO. Di masa jabatan sebelumnya, Trump pernah mengancam untuk menarik AS dari NATO, meskipun hal ini turut mendorong negara-negara anggota meningkatkan anggaran pertahanan mereka.

Tim penyelamat bekerja di samping bangunan yang rusak akibat serangan udara, saat serangan Rusia ke Ukraina terus berlanjut. [Dok.Antara]
Tim penyelamat bekerja di samping bangunan yang rusak akibat serangan udara, saat serangan Rusia ke Ukraina terus berlanjut. [Dok.Antara]

Namun, ancaman serupa dalam periode kedua Trump dapat memengaruhi daya tawar NATO, terutama dalam menghadapi ancaman dari Rusia.

Selain Ukraina, Trump mengisyaratkan kebijakan yang lebih agresif dalam menangani konflik yang berkembang antara Iran dan Israel. Di periode pertamanya, Trump hampir terlibat langsung dalam konflik dengan Iran.

Dengan ketegangan antara Iran dan Israel yang terus meningkat, pendekatan Trump yang lebih keras terhadap Tehran dan upaya mencegah ambisi nuklir Iran diprediksi akan berdampak besar pada kawasan Timur Tengah. Hal ini berpotensi membuka jalan bagi keterlibatan langsung AS dalam serangan terhadap target-target Iran, terutama mengingat hubungan erat antara Trump dan sekutunya di Israel.

Tantangan Keamanan dari China dan Korea Utara

Di luar Timur Tengah dan Eropa, Trump juga dihadapkan pada tantangan jangka panjang dari China dan ancaman yang meningkat dari Korea Utara. Meskipun sebelumnya Trump mencoba untuk menjalin hubungan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, upayanya tidak berhasil menghentikan program nuklir Korea Utara. Kemenangan Trump berpeluang membawa pendekatan baru yang lebih keras terhadap Korea Utara, terutama dalam menghadapi aktivitas nuklir negara tersebut.

Kemenangan Trump diperkirakan akan memiliki dampak signifikan terhadap aliansi NATO. Selama masa jabatan pertamanya, Trump mengkritik keras sekutu-sekutu Eropa yang dianggapnya terlalu bergantung pada perlindungan militer AS. Retorika ini berhasil membuat anggota NATO meningkatkan pengeluaran militer, namun Trump tetap menyuarakan kekhawatiran akan masa depan aliansi tersebut.

baca juga

Sementara itu, Kamala Harris, Wakil Presiden AS yang juga mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Demokrat, memiliki pandangan yang bertolak belakang. Harris menekankan pentingnya dukungan terus-menerus bagi Ukraina, yang menurutnya sejalan dengan kepentingan AS dan sekutu Barat.

Kebijakan ini menggemakan dukungan yang solid di antara negara-negara NATO, berbeda dengan pendekatan Trump yang lebih ingin memperbaiki situasi dengan cara yang mungkin lebih pragmatis namun kurang diprediksi.

Kedekatan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menambah lapisan kompleksitas dalam kebijakan luar negerinya. Selama masa jabatan pertamanya, Trump mendapat kritik karena mempercayai pernyataan Putin atas masalah campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Di sisi lain, kedekatan ini dipandang sebagian pihak sebagai potensi untuk menjembatani hubungan antara AS dan Rusia, meskipun sebagian besar sekutu NATO khawatir hal tersebut justru memperkuat pengaruh Rusia di kawasan Eropa.

Dengan pemilu yang semakin mendekat, kebijakan luar negeri Trump kembali menjadi sorotan, dan janji untuk mengakhiri konflik global akan diuji oleh para pemilih Amerika yang mempertimbangkan pengaruhnya terhadap keamanan dan stabilitas global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump dan Kamala Harris Beradu Ketat dalam Pemilu AS, Hasil Awal Penuh Kejutan

Donald Trump dan Kamala Harris Beradu Ketat dalam Pemilu AS, Hasil Awal Penuh Kejutan

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:25 WIB

Trump Unggul di 5 Negara Bagian Kunci, Perebutan Gedung Putih Memanas!

Trump Unggul di 5 Negara Bagian Kunci, Perebutan Gedung Putih Memanas!

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:15 WIB

Update Terkini Hitung Cepat: Trump dan Harris Saling Kejar Suara Elektoral!

Update Terkini Hitung Cepat: Trump dan Harris Saling Kejar Suara Elektoral!

News | Rabu, 06 November 2024 | 09:47 WIB

Yakin Menang, Trump Juga Siap Akui Kalah: Jika Pemilihan Adil

Yakin Menang, Trump Juga Siap Akui Kalah: Jika Pemilihan Adil

News | Rabu, 06 November 2024 | 08:05 WIB

Kamala Haris Serukan Warga AS Keluar Rumah dan Memilih di Hari H Pemilu: Kita Harus Menyelesaikannya

Kamala Haris Serukan Warga AS Keluar Rumah dan Memilih di Hari H Pemilu: Kita Harus Menyelesaikannya

News | Rabu, 06 November 2024 | 07:25 WIB

"Siapapun yang Menang, Hentikan Perang!" Warga Palestina di Gaza Bersuara di Pilpres AS

"Siapapun yang Menang, Hentikan Perang!" Warga Palestina di Gaza Bersuara di Pilpres AS

News | Rabu, 06 November 2024 | 07:05 WIB

Demokrasi Terancam? 73% Pemilih Khawatir Jelang Hasil Pilpres AS

Demokrasi Terancam? 73% Pemilih Khawatir Jelang Hasil Pilpres AS

News | Rabu, 06 November 2024 | 06:30 WIB

Kejutan! Kamala Harris Ungguli Trump di Hari Pemilihan AS

Kejutan! Kamala Harris Ungguli Trump di Hari Pemilihan AS

News | Rabu, 06 November 2024 | 06:05 WIB

Jutaan Warga AS Padati TPS!  Perebutan Kursi Presiden Memasuki Babak Penentuan

Jutaan Warga AS Padati TPS! Perebutan Kursi Presiden Memasuki Babak Penentuan

News | Rabu, 06 November 2024 | 05:36 WIB

Ancaman Bom Rusia Ganggu Pemilu AS, FBI Selidiki Sumbernya

Ancaman Bom Rusia Ganggu Pemilu AS, FBI Selidiki Sumbernya

News | Rabu, 06 November 2024 | 05:18 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×