Ungkit Kasus Sadbor, Komisi III Minta Polisi Tak Tebang Pilih Berantas Judol: Jika Ada Indikasi Ordal Berarti Darurat!

Jum'at, 08 November 2024 | 17:36 WIB
Ungkit Kasus Sadbor, Komisi III Minta Polisi Tak Tebang Pilih Berantas Judol: Jika Ada Indikasi Ordal Berarti Darurat!
Ungkit Kasus Sadbor, Komisi III Minta Polisi Tak Tebang Pilih Berantas Judol: Jika Ada Indikasi Ordal Berarti Darurat. (TikTok/sadbor86)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKB, Abdullah, berharap kepada aparat penegak hukum tak tebang pilih dalam menindak kasus Judi Online atau Judol. Apalagi jika ada indikasi orang dalam bermain dalam kasus tersebut. 

"Harusnya (polisi) jangan tebang-tebang pilih ya," kata Abdullah ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/11/2024). 

Menurutnya, permasalahan judol ini sudah masuk dalam kategori darurat. Terlebih sudah ada kasus pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ditangkap terkait hal itu. 

"Karena kalau sudah ada indikasi orang dalam yang bermain, itu kan bagi kita ini sudah darurat, darurat sekali. Karena kalau orang dalam itu kan tau celahnya, tahu pola permainannya, jangan-jangan yang ditangkap kemarin itu hanya sebagian kecil. Hanya sebagian kecil yang bermain ataupun yang sengaja dikorbankan," ujarnya. 

Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKB, Abdullah. (Suara.com/Bagaskara)
Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKB, Abdullah. (Suara.com/Bagaskara)

Sebenarnya, kata dia, kebijakan pemerintah soal pemberantasan judol sudah sangat bagus. Hanya saja dinilai akan jadi percuma jika ada oknum tertentu melindungi. 

"Sebenarnya political will dari pemerintahan kita sudah bagus ya, perketatanya kemarin kasus para marketing judi online ini kan dulu kan masih gampang lah, link gacor-gacor, sekarang kan pakai kayak (Gunawan) Sadbor kemarin kan enggak secara terbuka marketing-nya, dia cuma disawer sama akun judol, disisipin dikit, sudah sebegitunya sebenarnya pemerintah," katanya. 

"Dari sisi regulasi dan sosialisasi terkait literasi digital juga sudah luar biasa, tapi kan lagi-lagi percuma kalau memang literasi digital dan sosialisasi terkait bahaya judi ini lain-lain terus dijalankan, tetapi internal sendiri yang melindunginya," imbuhnya. 

Untuk itu, ia mendukung aparat penegak hukum serius dalam memberantas judol. 

"Penegakannya harus serius, jangan tebang pilih, jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah," pungkasnya.

Baca Juga: Kasus Promosi Judol Artis Mangkrak, Legislator Gerindra Sentil Polri: Jangan Cuma Keras ke Orang Kecil Seperti Sadbor!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI