Gunung Lewotobi Masih Terus Erupsi, BNPB Tambah Lokasi Pengungsian

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 10 November 2024 | 11:44 WIB
Gunung Lewotobi Masih Terus Erupsi, BNPB Tambah Lokasi Pengungsian
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Foto: PVMBG)

Suara.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores sejak Sabtu ((9/11/2024) pagi.

Menyikapi kondisi itu, PVMBG menyatakan, perubahan zona rekomendasi yang sebelumnya radius 8 kilometer untuk sektoral barat daya – barat laut menjadi 9 kilometer.

Artinya, masyarakat atau pengunjung tetap tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari puncak erupsi Gunung Lewotobi Lak-Laki dan radius 9 kilometer untuk sektoral barat daya – barat laut.

Dari catatan PVMBG, Gunung Lewotobi Laki-Laki beberapa kali mengalami erupsi eksplosif besar dalam dua hari terakhir pada Jumat, 8 November 2024. Diawali dengan erupsi pada pukul 01.25 WITA dengan tinggi kolom erupsi sekitar 5000 meter dari atas kawah G. Lewotobi Laki-Laki dan diikuti dengan awan panas sejauh 3000 meter ke arah timur laut.

Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 07.48, 10.23, 10.44 dan 13.14 WITA dengan tinggi kolom erupsi berkisar 1.000 sampai dengan 2.500 meter. Masih di hari yang sama, pada pukul 13.55 WITA kembali terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi kolom mencapai 8.000 meter, intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut.

Kemudian pada Sabtu, 9 November 2024, pukul 04.47 WITA terjadi erupsi dengan kolom erupsi mencapai 9.000 meter. Kolom berwarna coklat kelabu tebal dan condong ke barat daya, barat dan barat laut. Erupsi itudiikuti juga dengan kejadian Awan Panas dengan jarak luncur lk. 2.000 meter dari pusat erupsi ke arah barat laut.

Kemudian erupsi terus berulang hingga Sabtu (9/11) malam dengan tinggi kolom erupsi berkisar 1.000 sampai dengan 6.000 meter.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, melihat aktivitas juga cakupan radius zona bahaya bertambah luas, BNPB kembali membuka beberapa titik lokasi pengungsian.

"Ini dilakukan karena titik-titik lokasi pengungsian yang terletak di Kabupaten Flores Timur sudah tidak cukup menampung pengungsi yang terus bertambah," ucap Abdul.

Satu tempat pengungsian terbaru yang sudah mulai menampung masyarakat yang menungsi sejak Sabtu sore ialah SDK Eputobi yang berada di Kecamatan Titehena. Apabila pengungsi masih terus bertambah, maka akan kembali disiapkan titik-titik pengungsian lainnya.

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto selaku koordinator perwaklian BNPB yang bertugas di titik tersebut melaporkan data pada sabtu (9/11) pagi, sebanyak 1.049 masyarakat dari tujuh desa mulai mengungsi sejak sore kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Komodo Tutup Sementara

Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Komodo Tutup Sementara

News | Sabtu, 09 November 2024 | 18:25 WIB

Korban Kritis Akibat Gunung Lewotobi Laki-laki Harus Amputasi Kaki dan Alami Tangan Patah

Korban Kritis Akibat Gunung Lewotobi Laki-laki Harus Amputasi Kaki dan Alami Tangan Patah

News | Kamis, 07 November 2024 | 11:21 WIB

BRI Peduli Bergerak Cepat Bantu 10.295 Jiwa Terdampak Letusan Gunung Lewotobi

BRI Peduli Bergerak Cepat Bantu 10.295 Jiwa Terdampak Letusan Gunung Lewotobi

Bri | Rabu, 06 November 2024 | 11:06 WIB

Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:41 WIB

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

News | Selasa, 05 November 2024 | 21:10 WIB

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Video | Rabu, 06 November 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB